HAI.. MALAIKAT MAUTKU

HAI.. MALAIKAT MAUTKU
Anak Omura Oni "Ryuta"


__ADS_3

Rose yang di targetkan oleh malaikat maut telah terselamatkan oleh pengkhianatan Omura Oni. Kini Omura Oni tidak dapat kembali ke akhirat dan harus menjaga gadis yang dicintainya dari ancaman malaikat lain juga Hades. Omura Oni membuatkan sebuah gubuk dan kamar untuk Rose tempati sementara. Malam pun telah tiba. Omura Oni berjaga di luar kamar Rose dan Rose beristirahat di dalamnya.


"Ccrekkk" suara pintu kamar terbuka. Omura Oni yang tengah berjaga di depan pintu pun kaget. Dari balik pintu kamar munculah sosok Rose.


"Ohh ternyata kamu Rose. Ada apa?" tanya Omura Oni setelah melihat sosok Rose yang muncul.


"Sa.. Saya takut sendirian." ucap Rose.


"Bukankah kamu biasa juga tinggal sendiri? Kenapa kamu takut sendirian?" tanya Omura Oni lagi kepada Rose.


"Itu berbeda. Ini kan kita sedang berada di tengah hutan. Bagaimana jika nanti ada harimau atau serigala yang muncul dari atas gubuk. Gubuk ini hanya terbuat dari jerami. Bisa-bisa saya dimakan binatang buas dan kamu tidak sempat menolongku." ucap Rose dengan raut wajah cemasnya.


"Rose, jangankan binatang buas. Saya rasa nyamuk juga tidak sudi untuk mengigitmu." ledek Omura Oni.


"Apa kau bilang???" ucap Rose yang mencubit lengan Omura Oni.


"Aduhh.. Duh.. Sakit Rose." ucap Omura Oni sambil mengusap-usap bekas cubitan Rose tadi.


"Sini... Temani saya di dalam." ucap Rose sembari menarik tangan Omura Oni masuk ke dalam kamar.


"Kamu disini saja! Jagain kamarku dari dalam. Dilarang ambil keuntungan dariku ya." ucap Rose yang mendudukkan Omura Oni di samping tempat tidurnya.


"Sudah saya katakan. Jangankan binatang buas. Nyamuk saja tidak sudi mengigitmu, apalagi saya." ledek Omura Oni lagi.


Rose tidak menghiraukan lagi ledekan Omura Oni. Rose beristirahat di samping Omura Oni. Dia tidur dengan sangat nyenyak. Sampai-sampai tubuhnya bergerak ketika tidur.


"Hmm" ngigau Rose sembari mengangkat tangannya ke bahu Omura Oni dan merangkulnya.


Omura Oni hanya diam membiarkan tangan Rose. Omura Oni menatap wajah Rose dengan seksama. Sinar bulan menyinari tembus dari balik celah-celah jerami atap gubuk, menambahkan kecantikan wajah Rose.


"Dasar... Kenapa wajahmu begitu indah." gumam Omura Oni.


Tak beberapa lama kemudian Rose semakin aktif. Kali ini tangannya memeluk leher Omura Oni.


"Kamu lucu sekali. Sini biarkan saya menciummu." ucap Rose yang sedang mengigau.


Rose tanpa sadar bersiap-siap mencium Omura Oni.

__ADS_1


"Rose.. Rose..." panggil Omura Oni berusaha memyadarkan Rose.


Rose tersadar, perlahan-lahan dia membuka matanya. Kini wajah Rose dan Omura Oni sangatlah dekat. Bibir mereka hampir bersentuhan. Mereka berdua saling memandang dalam waktu yang lama. Setelah itu...


"Mmmhhh" Omura Oni mencium bibir Rose yang lembut.


Rose tidak melawan sama sekali. Rose menikmati ciuman yang diberikan Oleh Omura Oni.


Suasana semakin memanas. Ditemani sinar bulan yang menyinari gubuk yang mereka tempati. Mereka melakukan hubungan yang membuat mereka semakin intim dan akrab.


Pagi telah tiba. Terlihat tubuh putih mulus Rose yang tidak terbalut sehelai benang pun sedang terbaring di samping Omura Oni.


"Omura, bagaimana ini? Ini pertama kalinya bagiku." ujar Rose melihat wajah Omura Oni.


"Ayo kita menikah!" ajak Omura Oni yang melihat kembali ke arah Rose.


"Ta.. Tapi. Ini terlalu tiba-tiba. Saya tidak tahu caranya menjadi seorang istri." ucap Rose yang mulai beranjak dari tidurnya dan mengambil pakaiannya untuk dipakai kembali.


"Kamu sudah menjadi istri yang sempurna untukku. mulai hari ini kamu adalah istriku." ujar Omura Oni yang langsung memutuskan.


"Akan kucintai kamu setiap hari. Akan kuisi kehidupanmu dengan penuh kasih. Saya berjanji." lanjut Omura Oni.


Omura Oni dan Rose hidup damai dan tenang sebagai suami istri di hutan. Hades dan para malaikat lainnya tidak dapat melacak keberadaan Omura Oni. Mereka berdua selalu menyembunyikan kehadiran mereka.


1 tahun telah berlalu semenjak pengkhianatan Omura Oni. Terlihat perut Rose yang membesar. ternyata Rose telah HAMIL dan mengandung anak dari Omura Oni. di tengah kebahagiaannya, Rose juga cemas akan anaknya.


"Omura, apakah anak kita akan baik-baik saja? Kamu adalah malaikat sedangkan saya adalah manusia biasa." ucap Rose kepada Omura Oni penuh dengan rasa khawatir.


"Tenanglah. Saya yakin semua akan baik-baik saja." ucap Omura yang berusaha menenangkan istrinya.


Hari yang dinantikan telah tiba.


"Aduhhh perutku sakit." teriak Rose yang memegang perutnya yang besar.


"Sepertinya kamu akan melahirkan. Ayo kita ke rumah sakit." ucap Omura Oni yang panik melihat istrinya kesakitan.


Dengan segera Omura Oni membawa Rose terbang ke rumah sakit. Tetapi karena semua orang tidak dapat melihat Omura Oni. Mereka mengira Rose datang tanpa seorang suami.

__ADS_1


Rose sampai di depan rumah sakit. Terlihat seorang bidan menghampirinya.


"Sepertinya kamu mau melahirkan. Ayo cepat masuk." ucap bidan tersebut sambil membantu Rose berjalan.


"Oekk.. Oekk.." suara tangisan bayi terdengar.


Akhirnya Rose dapat melahirkan dengan selamat ditemani Omura Oni disampingnya. Bayi yang di lahirkan Rose adalah anak laki-laki.


"Selamat bu. Anaknya laki-laki. Dia tampak sehat." ucap bidan yang mengendong bayi Rose.


"Apakah ada yang aneh pada bayiku?" tanya Rose kepada bidan.


"Aneh?? Saya rasa tidak ada. Lihatlah bayimu sangat sehat dan kuat." ucap bidan yang memberikan bayi kepada Rose.


Rose mengendong anaknya dan terlihat matanya yang berkaca-kaca.


"Syukurlah kamu sehat nak." ucap Rose yang akhirnya meneteskan air mata kebahagiaannya.


"Akan diberikan nama apa putramu ini?" tanya bidan kepada Rose.


Rose melihat kearah Omura Oni. Tampak Omura Oni berjalan ke arah Rose dan berbisik kepadanya.


"Ryuta. Itulah namamu sekarang nak." ucap Rose yang melihat ke arah putranya yang sedang tertidur pulas.


Tampak Omura Oni juga menahan air mata bahagianya, tetapi takdir berkata lain. Kebahagiaan mereka tidaklah bertahan lama.


Beberapa hari setelah Rose melahirkan. Kini mereka bersiap kembali ke rumah. Namun...


Hades dan beberapa malaikat lainnya berada di rumah sakit tersebut saat itu. Hades dan malaikat lainnya sedang mencabut nyawa beberapa pasien disana. Tanpa sengaja Hades melihat Omura Oni dan Rose.


"Hai... Omura, lama tidak berjumpa?" sapa Hades di sertai tawa jahatnya.


Melihat Hades muncul, Omura Oni bergegas melindungi istri dan putranya.


"Lawanmu adalah saya Hades. Tidak akan kubiarkan kau menyentuh mereka." ucap Omura Oni yang siap bertarung.


"Sayang sekali. Lawanmu bukan saya, tapi mereka. Ha.. Ha..." ucap Hades disertai datangnya 4 malaikat lainnya ke hadapan Omura Oni.

__ADS_1


Bersambung...


Halo teman-teman. Terima kasih sudah membaca novel saya. Mohon like dan comentnya agar saya dapat mengembangkan karya menjadi lebih baik lagi. 🙏


__ADS_2