Hammersmith Servant

Hammersmith Servant
Maria dan saingan beratnya


__ADS_3

Maria yang mendapati peristiwa itu. Cemburu. Ia tidak pernah datangi konperensi. Hanya menerima panggilan bisnis. Semata untuknya. Amanda yang sekarang sudah naik dengan Shelly. Maria tersingkirkan. Maria tidak pernah ramah lagi. Ia merindukan juga Amanda. Meski sendirinya tidak pernah mengerti perasaan bocah itu. Tetapi Maria sudah menganggap puterinya sendiri.


Shelly yang merasa tinggi, sekarang lebih memberanikan diri, selamat datang di jaman baru, semboyan luarbiasa bukan semata kebebasan, tetapi syarat-syarat menggunakannya. Sudahkah kalian tahu? Persaudaraan hanya ada jika kebebasan mewakili satu manusia untuk sama jadi satu pribadi, yang menggerakan jantung dan hatinya, keseimbangan itulah kita butuhkan. Katanya menuding ke depan dengan mata menggarang.


Langkah-langkah besar Shelly dimulai dari sesuatu kecil, ia menjual donat yang tidak laku, kemudian jadi murid kemudian guru—seterusnya orasi, meneruskan jejak kaki Cecil dan Gladys.


Kesempatan luarbiasa itu dibukanya dengan mendirikan gedung uji coba, pallidium, tidak ada kurban kita masukan untuk jadi tikus kandang, tetapi melihat langsung lapangan. Mengirim tiga perempuan ke rumah-rumah pelacuran. Termasuk Shelly. Ia banyak bicara dengan pemilik bengkel mesum, perempuan diketahui pimpinan bengkel, menyatakan; setidaknya ada lima pegawai kami keluarkan. Mereka tidak gunakan pengaman. Shelly seterusnya mengunjungi perempuan baru putus sekolah, orangtuaku saja tidak peduli dengan putrinya, bagaimana kami bisa makan? Satu perempuan menambah kesaksian: kami tidak punya kuasa untuk menolak kemiskinan. Maka dengan masuk bengkel, mungkin hidup ada di sana.


Shelly menyimpulkan, ekonomi ibukota jauh lebih merosok, sebaliknya kampung-kampung perempuan umumnya sudah dikawinkan, maka mereka tercukupi juga dari suaminya. Kenyataan-kenyataan lain; orangtua mereka tidak bisa memberikan nafkah dalam garis kutip, bimbingan moral, konsekuensi atas semua sikap menyimpang, **** kotor dan semacamnya. Mungkin aku pernah merasakan ke sana, kata Shelly.


Beruntungnya, Tuhan mencintaiku. Shelly merumuskan, tidak jarang bercinta tanpa pengaman sering bahkan terjadi, tanpa ketahuan, dan pallidium cepat mengganasi sendirinya. Dengan stampel hewan seperti anjing, suntikan hormon diambil Shelly, dituangkan ke tabung ventrikuler, hitung kandungan kuman. Shenna dengan giatnya membantu perkembangan. Penelitian tidak menyulitkan. Justru kami dapat suara pimpinan pusat. Kata Shenna. Mereka terus mendukung.


Shelly: Aku hanya hendak menyembuhkan, memang aku tertinggal, setidaknya hasilnya kalian sendirinya nantinya nikmati.

__ADS_1


Maria yang ketika itu baru berkunjung dari istana. Didatangi Shenna dan Shelly. Maria jengkel tetapi masih berusaha tenang seperti adiknya. “Bagaimana kau bisa kuat bercinta? Tanpa takut terimbas.” tanya Shenna.


Shelly mencatat ke dalam perekam suara.


“Aku sering gunakan pengaman. Itu dulunya. Kalau tidak pernah. Pernah juga. Tetapi mereka yang memaksaku. Aku bisa saja menolak. Tetapi hati perempuan pasti cepat kena juga. Jadi aku mudah terangsang.”


“Kau luarbiasa sekali.” Shelly menggoda dengan tawanya.


Shelly dan Shenna saling tertawa.


Maria mengadukan itu pada Amanda. Amanda mengerti. Kau bisa tutup penelitian perempuan itu. Tetapi Shelly sudah punya surat-surat hukum. Balas Maria. Amanda mengajak Maria ke Leidsche Amandas Plein. Maria mengatakan; sesuatu tidak beres bisa saja dilakukan perempuan itu. Perempuan itu membawa kelamin ke dalam studinya. Aku kuatir. Amanda terkekeh menidurkan kepala ke pundak sudarinya. “Shelly akan mengubah dunia sebentar lagi.”


Maria tidak mengerti maksudnya. Ia hanya mengusap rambut Amanda.

__ADS_1


***


Permintaan untuk meluaskan pemikiran dan perkembangan penelitian, semakin tidak terhingga banyaknya. Shelly putuskan menerbitkan majalah, Simtology, seminggu muncul, kekuatannya mampu memakan suratkabar lain. Pembrita Fajar merosok lima prosen. Sedangkan Simto menduduki suara terbanyak, jika diambil perbandingan bola, maka golongan Shelly menggeser jauh golongan-golongan tukang dan ilmu alam, yakin kaum servant 3-4, kaum terpelajar 2-4.


Shelly sendiri tidak pernah memperkeruh keadaan. Munculnya persaingan dianggapnya umum. Bahkan ia mendukung terpelajar untuk lebih berkembang di tempatnya sendiri-sendiri. Suksesnya Shelly mempersatukan golongan-golongan terpelajar, kini diambil penuh di tangannya, kerajinan emas atau perak, menurun dua prosen, pembikinan kasut atau perabotan rumahtangga terkendala.


Simto menjadi rumah kedua untuk terpelajar, mengajarkan juga moral-moral Kristen, membimbing mereka pada Rohul Kudus. Shelly menyanyikan puji-pujian Tuhan. Tidak seorang pun berkeberatan. Bahkan Maria sendiri hampir-hampir sukar percaya. Menambahnya anggota ke dalam gedung, perempuan luarbiasa itu mengajarkan bahkan turun langsung ke lapangan, itulah warna tajam yang melingkupi nurani dan ketajaman pikiran, Shelly. Di mana Maria merasa kekurangan dengan masuknya perempuan itu. Shelly dinilai cepat berkembang, terasa janggal baginya.


Maria kumpulkan akte perempuan itu, di sana Shelly dikatakan putus sekolah, kerjanya hanya dikedai roti, anehnya perempuan itu mengubah isi dunianya seperti kejayaan dalam satu malam. Tetapi Shelly mampu memperpanjang pengaruhnya untuk tak putus. Justru hanya membiarkan murid kelilingnya, hidup dengan pribadinya, tanpa larangan ketat sama halnya londo godong, perempuan itu mampu mencapai segala-galanya tanpa aral berarti.


Shelly peranakan juga seperti Maria. Maria tetap merasa tidak terima. Amanda terlalu bersikap manis padanya. Tetapi jika Maria membersihkan pengaruh-pengaruh perempuan itu. Sama saja dengan peluru dibalas peluru. Tidak. Maria berjanji akan membuka dinding kepala Shelly yang sebenar-benarnya. Meski benar tidaknya. Ia sendiri pun belum tahu.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2