
Dalam layar komputer menunjukan adanya perubahan. Dalam berapa koordinat bintang, batu itu semakin mendekati bumi, meski skala valium juga kepadatan dan berat sudah diketahui. Tidak membahayakan. Tetapi dampak tidak lain langsung binasakan satelit-satelit. Lydia yang baru dapat kabar: Shenna sendirinya kembali dari seberang. Maka ia diperintahkan untuk laksanakan kerja lapangan. Perempuan itu langsung menugaskan kesepuluh awak. Mereka hanya diberikan perijinan untuk mengirim satelit pengawas.
Selama itu; keterangan-keterangan terus bermunculan ke dalam gulungan perekam sirkum bintang. Stimulasi membutuhkan lima minggu untuk perkembangan-perkembangan berikutnya.
Sementara itu Arnita yang mengerjakan garapan-garapan di daerah-daerah Asia merasa sesuatu kurang beres. Cecil pada akhirnya ketahuan memberi sokongan-sokongan kaum satanian. Arnita tidak tega memusuhi karibnya. Ia dengan komisinya mencabut surat-surat ijin perempuan diplomat itu.
Bahwa Cecil tidak diperkenankan mengubah ketetapan-ketetapan organisasi, ia sudah melanggar syarat-syarat dengan menyumbang kebutuhan-kebutuhan bukan semestinya; penanaman modal berupa sarana-sarana kosong di beberapa perusahaan, maskapai perdagangan, pengoperasian kapal tanpa seijin dewan pusat, menyalahi ketentuan-ketentuan pasal dan menyalahi larangan-larangan komuni keluarga dunia.
Cecil benar-benar marah namanya terpampang di koran Pembrita Fajar. Ia mengurus hak-hak suaranya untuk melawan dewan-dewan perwakilan. Akhir daripada demikian. Konperensi diadakan dengan suaranya yang menyambar-nyambar pimpinan pusat:
__ADS_1
Aku harus meluruskan sumber manusianya, bukan berarti asasi mereka mampu mudahnya patah, mereka-mereka tetap butuhkan penghidupan. Tidak pernah jaman maju bersikap jauh lebih berlawanan dari jaman tengah. Kalian hendak membesarkan kekuatan-kekuatan rust en ordo? Kebijakan mengada-ngada berdasar kemauan pembesar dan budak-budaknya.
Selesainya sidang protes itu Cecil punya dukungan juga kungkungan, yang belakang ini bukan lain golongan-golongan kanan. Arnita sebuahnya; ia melawan pendapat-pendapat Cecil melalui pemberitaan. Bahwa tindakan Cecil sudah menyebar luaskan pemahaman-pemahaman liberal versi satanian, ia terkena angin kebebasan tanpa batas, dan bukan mustahil pecahnya batas itu merenggut kebebasannya sendiri. Manusia yang tidak terikat ketentuan-ketentuan golongan satanian.
Cecil dengan geram melacak siaran-siaran menyudutkan itu, sampai ketemukan sendiri pelakunya, malam-malam berikutnya ia memintakan pertemuan dengan Arnita. Arnita bersikap tenang, kenapa kau tidak membiarkanku berikan pembelaan, mereka tidak perlu dibatasi. Cecil memegang kedua tangan Arnita. “Tidak bisa, semua kami lakukan sekarang tak lain kelangsungan manusia juga, mereka memang punya ketentuan tetapi tidak dibolehkan meluas melebihi keluarga dunia. Sekarang hentikan seruanmu, kau sudah temukan titik peluru dengan menemuiku.”
Tidak ada jalan selain memintakan Amanda untuk pulihkan hak bersuara miliknya. Cecil berusaha menetralkan posisinya, ia sudah pernah merasakan golongan jalanan, jadi ia tahu keadaan mereka yang membikin manusia-manusia itu bersikap gila harta dan kehormatan. Tidak ada salahnya mengimbangi ketimpangan kelompok itu. Cecil menuliskan argumen-argumen tentang kesangsian Arnita. Sedangkan Arnita merencanakan pindahkan Cecil untuk tidak harus mencampuri induksi pusat. Dengan kelima kendaraan garnisun, kediaman Cecil di perumahan dinas dibekuk, perempuan itu diasingkan dengan lima komisi wawancara. Cecil memberikan keterangan yang tidak sesuai hingga akhirnya, Arnita memilih membuang Cecil lebih jauh dari kekuasaan Ordo Phantom.
Amanda belum mengetahui kegemparan itu. Ia melakukan kunjungan-kunjungan serutin mungkin, bahkan tidak pernah kembali ke kamar kantor miliknya, selama lima hari itu pergerakan-pergerakan tidak diketahui menyasar komuni. Beberapa murid setiakawan Cecil melayangkan suara-suara pembebasan untuk perempuan itu. Arnita yang termakan pitam berusaha menyeteril organisasi untuk tetap lempang dan lurus. Imperium kita harus terus bertahan, jangan seperti Tsar Nicolas II yang tidak becus meredam amukan rakyatnya.
__ADS_1
Dengan semburan pena darinya Arnita memberikan sengatan luarbiasa besar dan tajam, yaitu penetapan undang-undang baru, ultimatum keras yang melarang orang-orang asrama untuk berdekatan dengan prodak satanian. Arnita didatangi beberapa wartawan koran Phantom dan ia memberikan penjelasan, bahwa tindakan kotor kaum penyesat harus dipatahkan, mereka semakin membebani ekonomi dengan membuang-buang pemukanya, tumpas atau binasa dengan perjanjian darinya sendiri.
Maria yang tidak pernah muncul tiba-tiba memberikan dukungan diam-diam, ia merencanakan juga pembangunan kelas keagaman Katholiek akan diperluas dan diperbesar pengaruhnya ke seluruh lapisan terpelajar luar sana.
Menyadari kerincuhan menyengat di perut organisasi, Amanda menitahkan lima orang untuk membebaskan Cecil, terlepasnya perempuan itu ke alam Ordo Phantom. Maka penyambutan hangat terjadi sendirinya, mereka tidak lagi mematuhi larangan-larangan Arnita, bahkan semua murid-murid Cecil berkostum drakula selama sebulan penuh. Termasuk Cecil sendiri berdandan seperti Bram Stoker.
Pemboikotan terhadap pemikiran-pemikiran Arnita terjadi, ia memilih tetirah dalam sekian pekan, mendengar itu Maria memberikan ancaman diam-diam ke Cecil. Cecil membuka siaran-siaran teguran itu dalam kertas matrai, ia meremat kertas sampai terbakar.
Bersambung ....
__ADS_1