
Shelly benar-benar berada di puncaknya:
Hari itu minggu kedua, ia menerima sumbangan atas jasa-jasanya selama sepekan, mungkin baru sebulan, pemerintah swasta bersedia memberikan tunjangan sebesar lima juta untuk sebulan seterusnya. Shelly tidak terlalu tertarik. Tetapi ia terus juga mengembangkan symtologi. Datang pengamat padanya: nona sadari juga, keselamatan perempuan sekarang terancam, mereka kesulitan mendapatkan perhatian semestinya, dan nona justru pemecah kesukaran-kesukaran itu. Shelly tersanjung. Ia jadi meletakan tangan untuk membantu kemalangan-kemalangan. Perempuan bernasib kupu-kupu malam. Pada badan dinas-dinas sosial, sebanyak tuna susila sudah ditarik keluar atas rumah-rumah pelacuran, mereka diajarkan niaga dan tukang, memang ringan-ringan saja. Kata Shelly.
Sepuluh hari menuju seminggu pertama bulan kedua, Shelly mendapatkan pemberitahuan, bahwa uji cobanya berhasil, ia melaksanakan juga suara-suara ke ibukota sampai kampung-kampung untuk hentikan kejahatan seksual dalam bentuk dan tindakan apa pun. Orasinya berlangsung seminggu tanpa henti. Tentu dukungan-dukungan banyak diberikan padanya. Amanda sampai-sampai terharu. Shelly akhirnya diangkat jadi presiden organisasi, sebelumnya Arnita, kini diunggulkan Shelly. Arnita mengalah.
Sementara Shelly semakin menyemarak luarbiasa organisasi, pengaruhnya tertiup sampai ke kuping-kuping perempuan jalanan, mereka juga bisa menjadi seperti perempuan hebat itu. Semakin sedikit kuman, semua karena kalian sudah hidupkan kesetaraan, tidak ada miskin atau kaya, negerimu kaya berarti semua harus sama kayanya.
__ADS_1
Maria yang melihat luarbiasa peristiwa itu, ia hanya menggigit bibir, perempuan itu bisa membawa pelacur lebih terhormat daripada aku dulunya. Maria hampir memutuskan mutasi. Tetapi Amanda melarang keras dirinya. Akhirnya Maria disuruh jadi ajudan setia Amanda. Maria senang dengan itu, tetapi ia tetap harus bekerja, adiknya menyetujuinya, meski Maria sebaliknya. Membenci sesuatu pun tentang Shelly ....
Shelly sendirinya tidak pernah libur, ia semakin terpacu untuk membantu perempuan malang keluar dari perut setan, kau punya hari depan lebih nyata dan terang daripada memuaskan hasrat setan. Katanya suatu kali kesempatan. Shelly mendorong perubahan besar-besaran yang jika diibaratkan, perintisan hidupnya, sama saja sebagai halnya Tenno Heika. Meiji Tenno! Keterpelajaran itulah senjata kita. Negeri-negeri besar suka merampas akibat mereka lebih tahu hukum daripada mereka yang memberontak. Kata Shelly. Semua pendekatan dilakukannya, tidak lain penumbuhan kesadaran-kesadaran baru, intelektual sebagai titik temu peradaban, ia yang mempersatukan dunia dan manusianya, tanpanya hidup fana belaka. Sekali lagi Shelly menjelaskan. Pada pertemuan cabang ia seringkali paterikan ini:
Tidak bakal manusia menemui kekalahan. Semua yang pernah menyakiti dan mengecewakan menuntun ke dalam satu penyempurnaan; kemanusiaan dimenangkan sang waktu. Manusia itulah penentunya. Kemenangan dan akibatnya. Kemenangan dan pertanggung jawabannya.
Kata-katanya kadang seperti mata pedang, melibas, menyayat;
__ADS_1
Kekurangan ekonomi menggilas pemukiman-pemukiman untuk cerai berai binasa, tetapi satu yang luput, mereka tidak berikan tempat semestinya siapa-siapa saja punya kemauan mengubah nasibnya. Ijasah lambang satu pribadi belaka. Kebanggaan semu tanpa tindakan. Tempatnya belumlagi tahu harus bagaimana. Bangsa yang kempes ini. Suatu kali, ya, suatu kali akan besar kembali, hanya jika kesadaran konstitusi dapat diperkuat, pemerhatian besar terhadap terpelajar, memberikan suluh yang berarti, pendidikan dan tempat semestinya.
Memasuki peradaban modern, bukan pembangunan terus dibesarkan, tetapi manusianya juga butuh makan, pakaian, sandang dan pangan, kecukupan dan kenyataan untuk melaksanakannya. Memang manusia berternak tidak butuh modal? Modal dibutuhkan untuk terus hidup. Sementara penanam modal justru buntungi manusia-manusia penyemainya, kekurangan lapangan kerja, harus dipunahkan dengan satu pribadi revolusioner. Pimpinan tegas dan berani menindak kekeliruan bawahan. Revolusi bukan saja perang dan darah, revolusi berpikir dengan kepentingan semua umat, harus dinyatakan sesuai asasi manusia itu.
Shelly melambaikan tangan hormat. Konperensi menentukan: pusat penelitian akan digunakan untuk membiayai asrama perempuan, yang diajarkan jadi lebih mawas dan kuat, karir dan hasilnya, tidak membutuhkan ******* sebagai ganti nafas dan hidupnya.
Shelly benar-benar mengubah dunia seperti dikatakan Amanda ....
__ADS_1