Hanya Cinta Sesaat

Hanya Cinta Sesaat
Ikut Ari Pulang Kampung


__ADS_3

Esok harinya Di kantor Ari mau ikut Davit Rapat,karena akan membahas proyek baru dan Davit akan sangat butuh bantuan Ari.


Sekitar satu jam lebih rapat selesai,Davit menyuruh Luna dan Ari masuk ke ruangannya karena ada yang akan di bicarakan.


"Ari,,Aku harus pergi ke luar negri selama satu Minggu,mungkin Luna akan Aku ajak karena Aku butuh orang untuk membantuku,Aku ngga ajak kamu karena Aku ingin kamu di sini mengurus kerjaan dan menjaga istriku juga,"


"Kenapa istri bapak ngga di ajak aja Pak,saya kan mau pulang kampung,gimana dong,"Davit diam sambil berfikir.


"Aku kan mau kerja,kalau bawa istri suka ribed maunya jalan jalan lah,ini lah itu lah,,jadi Gimana kalau kamu ajak aja Istri ku ke kampung mu,biar dia juga jalan jalan,"Ari dalam hatinya tersenyum karena memang ini yang di harapkan,tanpa harus pusing cari alasan.


"Kalau gitu Saya sih ngga papa,kalau istri bapak mau ayo,,"


"Nanti Aku akan bilang pada istriku,"Ari hanya mengangguk.


"Kita kapan perginya Pak,?"tanya Luna.


"Besok lusa,kita akan pergi pagi hari,biar sampai sana siang jadi lebih enak,"


"Iya Pak,,baik,,"


"Lun kamu harus siapkan semua berkas yang harus di bawa,dan apa saja yang di perlukan di sana,soalnya kita di sana juga harus melihat ke lapangan,"


"Iya Pak siap,,"


"Ya sudah kalian lanjut bekerja lagi,"


Ari dan Luna lalu keluar dari ruang kerja Davit,dan Davit mulai kerja lagi.


Malam harinya Davit bicara pada Desi prihal dirinya yang akan pergi ke luar negeri karena ada kerjaan.

__ADS_1


"Lama banget sih Mas perginya,,?"


"Iya Sayang,,soalnya Mas harus lihat lapangan,"


"Desi ikut aja ya Mas,,"


"Jangan,,kalau kamu ikut nanti yang Ada Mas malah jadi ngga Kosen kerja,pasti kamu nanti minta belanja belanja, jalan jalan,,udah kamu di rumah aja yah,"Desi terlihat cemberut.


"Jangan cemberut gitu,kamu ikut Ari pulang kampung aja yah,nanti kamu bisa jalan jalan di sana,gimana,,,masalah uang ngga usah kuatir,kamu boleh belanja dan ngapain aja di sana,"Desi lalu berfikir,dari pada di rumah sendiri mendingan ikut mas Ari,ini kan memang rencana mas Ari mau ajak Aku ke kampungnya,"kata hati Desi berkata.


"Ya udah deh Desi ikut mas Ari pulang kampungnya aja,,tapi apa Mas Ari ngebolehin Desi ikut Mas,takutnya Desi malah jadi repotin,,"


"Mas udah bilang sama Ari,kata Ari ngga papa kalau kamu nya mau,,nanti Mas suruh Ari bawa mobil dan Mas juga akan kasih dia Uang,,"Desi tersenyum senang dalam hatinya.


"Ini udah deal ya sayang,kamu ngga ikut mas ke luar negri tapi ikut Ari pulang ke kampunya,"Desi mengangguk.


"Tunggu bentar Mas,,Mas kapan pergi dan Sama siapa ke luar negerinya,,?"


"Besok lusa,dan Mas pergi bersama Luna,,"


"Luna,,hanya berdua,,"


"Iya,,emang kenapa,,,kan Luna sekertaris Mas sayang,dia ya harus ikut,soalnya dia yang bisa bantu Mas,,"Desi terlihat diam.


"Jangan berfikiran macam macam,nanti malah jadi penyakit hati,,percaya sama Mas yah,,"Desi mengangguk pelan.


Keduanya pun tidur sambil saling peluk,esok harinya Davit dan Luna menyiapkan semua bekas yang akan di bawa keluar negri,sedang Ari di meja kerjanya sedang main hp,Ari sedang berkirim pesan dengan Desi.


"Tapi apa istri mas ngga keberatan,nanti takutnya curiga gimana,?apa Desi nanti tidur di Hotel aja,?"

__ADS_1


"Kamu ngga usah kuatir,nanti saya yang akan bilang pada Istri akan mengajak kamu,,"


"Kalau istri Mas ngga mau di repotkan,Desi ngga papa ngga ikut,nanti Desi pulang aja ke rumah orang tua Desi,"


"Tenang aja,kamu pasti bisa ikut,sudah dulu yah Saya lanjut kerja dulu,"


"Iya Mas,,"


Mereka berdua sudah berhenti berkirim pesan,lalu Ari lanjut kerja.


Sore harinya Ari di suruh pulang bawa mobil ,karena besok Davit minta di antar ke Bandara,Ari pun setuju.


Malam harinya Desi membantu Ari merapikan baju di masukan koper .


"Mas,,besok belikan oleh oleh yah,,


"Siap sayang,,mau tas apa sepatu apa mau perhiasan,,?"


"Ngga mau itu semuanya,,Desi mau yang lain,,?"


"Apa dong kalau ngga mau itu semuanya,?"


"Ya terserah Mas aja apa ,,"


"Ya udah nanti Mas Carikan oleh oleh yang kamu belum punya,"


Selesai merapikan koper,Desi dan Davit langsung bersiap tidur,karena Davit besok berangkat pagi.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2