
Desi tidak langsung menjawab karena sedang mengingat kapan ada kecoa di kamarnya.
"Mba kok diam,,tadi Mas Ari masuk ke kamar Mba kan buat matiin kecoak,,?"Ari yang baru masuk dengar Sari bicara kecoak langsung menatap Desi dan menyuruh jawab Iya.
"O,,oh,,,iya Mba,,tadi ada kecoa di kamar saya,saya takut soalnya,"
"Orang tinggal jawab gitu aja kok lama sih Mba,,"
"Maaf,,tadi saya kepedasan soalnya ,jadi ngga cepat jawab,"
"Ada apa Sayang,,?"tanya Ari ke Sari.
"Ngga ada apa apa kok Mas,ini mba Desi kepedasan katanya,,sinih Dedek duduk,,Ibu suapin makan yah,,"Sari mengambil anaknya dari gendongan Ari lalu keduanya duduk di bangku dan Sari menyuapi anaknya sama baso.
Desi menatap tajam ke arah Ari,karena gara gara Ari dirinya kebingungan di tanya Sari,Ari tersenyum tipis tanda minta maaf.
"Mas Ari kita akan pulang ke kota kapan yah,biar saya rapi rapi kan baju saya,,?"tanya Desi ke Ari.
"Perginya Besok Mba Desi,,iya kan Mas Ari,,?"yang jawab Sari.
"Iya,,kita perginya besok,"Desi hanya mengangguk,hp Desi lalu bunyi ternyata panggilan dari Davit.
"Mba Sari ini makasih basonya,saya mau ke kamar dulu suami saya telfon,,"
"Oh iya,,silakan,,"
Desi masuk ke kamarnya,lalu mengangkat telfon dari Davit.
"Mas,,nanti Dedek tidur di rumah Ibu aja yah,"
"Loh kenapa di tidurkan di sana,,?"
"Biar kita enak nanti malam,,jadi kita bisa main di kasur,gimana,,?"Ari langsung mengangguk.
"Terserah kamu saja ,Mas ngikut,,"
__ADS_1
Setelah Dedek selesai makan,Sari mengajaknya untuk tidur siang,"Mas ayo kita ke kamar,,"ajak Sari.
"Iya Ayo,,kita harus tidur siang dulu biar nanti malam ngga ngantuk,"
Ari dan Sari ikut tidur siang,sore harinya Sari memasak buat makan malam,Desi membantunya.
"Mba Sari benar ngga motongnya kaya gini,?"tanya Desi saat memotong wortel.
"Itu kegedean Mba,,kaya gini biar saya contoh kan yah,"Sari lalu memberi contoh.
"Mba Desi ngga pernah masak yah,?"
"Ngga mba,,? soalnya di rumah ada mba,"jawab Desi sambil senyum.
"Enak yah jadi mba Desi,pasti ngga pernah nyapu ngepel juga,"
"Iya mba ngga pernah,,"
"Pantas tanganya halus,beda sama tangan saya,"Desi hanya senyum lalu mengiris wortel lagi untuk buat sup.
"Saya mau buat sup daging kambing,mba doyan ngga,?"
"Saya ngga pernah makan mba,emang ngga bau yah kambing di sup,,"
"Ya ngga mba,,nanti deh mba cicipin yah masakan saya,ini katanya bagus untuk tambah setamina ,biar kita kuat,"
"Kuat apa mba,,?"
"Ya kan Mas Ari mau berangkat besok,jadi kita mau itu dulu lah mba,biasa suami istri itu,"Desi langsung faham arah pembicaraan Sari,dan Desi hanya diam.
Sari selesai masak ,Sari memasak sup kambing,sambal dan juga tumis sayur,setelah beres Sari mandi duluan.
Desi keluar menuju mobilnya,Desi rupanya mencari sesuatu,"Lagi cari apa,,?"tanya Ari saat melihat Desi sedang ada di dalam mobil.
"Mau cari hendet,,,"
__ADS_1
"Buat apa,,mau dengerin musik,,?"
"Ngga,,"
"Trus buat apa,,?"
"Buat persediaan nanti malam,Desi ngga mau dengar suara suara aneh nanti malam,"
"Suara aneh,semalam kamu dengar suara hantu,?"
"Ngga,,suara aneh itu dari kamar kamu mas,,"Ari yang belum paham masih berfikir.
"Oh suara itu,,apa kamu takut kepengin,,kalau kamu kepengin nanti malam selesai dengan Sari saya bisa kok ke kamar kamu,"
"Mas,,kamu tuh kalau bicara jangan sembarangan deh,,nanti ada yang dengar bahaya tau,,"Desi keluar dari mobil setelah menemukan apa yang di cari.
Malam harinya mereka makan bersama,"Mas,,supnya tambah yah,ini dagingnya masih banyak loh,"Sari mengambilkan daging kambingnya lagi.
Desi hanya diam saja,karena tau kalau Ari di suruh makan daging kambing banyak biar nanti malam bisa kuat.
Selesai makan Sari mengantarkan anaknya kerumah orang tuanya.
"Tuh makan yang banyak,biar nanti malam tenaganya ngga habis habis,,"Desi dengan jutek Menujuk mangkuk sup ke Ari,saat Sari sudah pergi,Ari hanya tersenyum,,"Jangan cemburu gitu,,jelek ah,,"
"Siapa yang cemburu,,tuh beresin,,Desi mau tidur,,"Desi bangun dari duduknya,lalu menarik tangan Desi dulu.
"Cium dulu,,,"
"Ngga mau,,lepas,,"Ari ngga mau melepasnya.
"Mba Sari,,ini,,"Ari langsung melepaskan tangan Desi padahal Desi cuman bohong,Sari belum datang.
Desi langsung lari ke kamar saat tanganya sudah di lepas oleh Ari.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1