Hanya Cinta Sesaat

Hanya Cinta Sesaat
Desi Curiga


__ADS_3

Desi melihat milik Davit yang merah dan lecet langsung kaget kenapa bisa sampai seperti itu.


"Mas,,ini kenapa kok sampai luka kaya gini,?"Desi sudah terlihat curiga.


"Mas kehabisan ****** *****,dan Mas tetap pakek yang kotor,tapi milik Mas jadi gatal dan Mas garuk jadi luka kaya gini,,"Desi tapi merasa tidak percaya.


"Kamu ngga percaya sama Mas,,kamu mikirnya Mas macam macam di sana,kamu mau percaya atau ngga itu terserah kamu,Mas udah capek dan ingin tidur,,"Desi hanya diam melihat Davit langsung menarik selimut dan langsung tidur.


Desi diam karena sedang berfikir percaya dengan omongan Davit apa tidak,karena Desi merasa aneh dengan lukanya.


Desi keluar dari kamar dan turun ke bawah saat sudah mendengar dengkuran halus dari Davit.


Desi duduk di sofa dengan lampu yang di matikan,saat ini jam menujukan jam 10 malam,rumah sudah sepi karena mba sudah pada istirahat.


Desi lalu menelfon Ari,dan tidak di angkat,Desi pun sambil berfikir.


"Apa mungkin Mas Davit berselingkuh dariku,kenapa filingku tertuju pada Luna,"kata Desi dalam hatinya.

__ADS_1


Saat Desi masih memikirkan Davit dan Luna hpnya berbunyi,Ari rupanya telfon balik.


"Halo,,"kata Ari tapi Desi masih diam.


"Kok ngga ada suara,ke pencet kali tadi,,ya dah matikan aja lah,"kata Ari karena Desi diam aja.


"Mas,,"Suara Desi dengan pelan tapi Ari masih bisa dengar.


"Ada apa,,apa ada masalah,kenapa telfon,,?"Ari langsung banyak pertanyaan.


"Ngga papa,,"


"Mas,,Desi curiga kalau Davit dan Luna ada hubungan,,mereka kalau di kantor gimana Mas,Apa mereka benar ada hubungan,Mas pasti tau dan Desi harap Mas berkata jujur dan jangan bohong,"


"Kenapa tiba tiba kamu bicara kaya gini,ada apa katakan dulu ,Biar saya tau permasalahanya,,"


"Desi curiga kalau Mas Davit dan Luna ada hubungan,karena tadi Desi melihat milik mas Davit lecet kemerahan,dan Mas Davit bilang itu karena kehabisan ****** ***** ,Mas Davit pakai yang kotor,jadi milik Mas Davit gatal jadi lecet,"

__ADS_1


"Ya mungkin memang begitu,kamu jangan curiga dulu,kamu harus percaya pada suamimu,"


"Desi tapi ngga percaya dengan perkataan Mas Davit,rasanya hati kecil Desi berkata Mas Davit berbohong,"Ari bingung mau jawab apa,mau mengatakan semua tentang kelakuan Davit tapi Davit udah bilang padanya untuk tidak mengatakan kepada siapa pun.


"Kalau kamu ingin tau tentang Davit selidiki sendiri,bukanya Saya ngga mau bantu ,tapi saya malah takut hubungan kita juga ketahuan Sayang,,maaf yah,,tapi Saya akan bantu dengan cari ide saja,gimana,,?"


"Ya udah Mas Ngga papa,Apa Mas ada ide agar bisa menyelidiki Mas Davit,?"


"Kamu datanglah ke kantor kalau siang,sekitar jam 2 atau 3 tapi jangan bilang ke Davit kalau kamu mau datang,"


"Iya Mas,,Desi akan coba besok besok,"


"Tapi kamu jangan menujukan kemarahan atau kecurigaan ke Davit,kamu harus bersikap biasa saja yah,"


"Iya Mas,,"


"Ya sudah Sanah tidur,ini sudah malam,,"Desi jawab Iya dan telfon pun di matikan.

__ADS_1


"Telfon siapa kamu malam malam gini,dan ngapain di sini,,,?"Desi yang kaget langsung menengok,dan ternyata di belakangnya ada Davit.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2