
Sore pun tiba,Ari dan Desi sedang bersiap di kamar masing masing,mereka mau pulang ke Jakarta.
Sari membantu merapikan baju Ari,"Mas,,kamu di Jakarta jaga kesehatan,juga jaga hati dan cinta Mas hanya untuk Sari yah,"
"Iya sayang,,Mas sangat mencintai kamu,dan ngga akan ada wanita selain kamu di hati Mas,,"Sari tersenyum senang.
Setelah rapi Ari mengajak Sari keluar dari kamar,tapi Ari memeluk Sari dulu dengan sayang.
"Kamu juga di rumah jangan macam macam yah,jaga anak kita dengan baik,dan doa kan Mas agar sukses,"
"Iya Mas ,semoga Mas kerjanya makin sukses,"Ari lalu mencium kening Sari,lalu kedua pipi dan terakhir bibir.
"Nanti Sari boleh nyusul Mas kan di Jakarta,"
"Boleh sayang,nanti kalau mau ke Jakarta telfon yah ,biar Mas jemput di setasiun,"
"Iya Mas,,"setelah itu keduanya keluar dari kamar .
Desi sudah menunggu ,Desi sudah rapi juga,"Mba Desi sudah siap,,?"tanya Ari.
"Sudah,,"
"Tasnya saya ambil ya mba mau saya bawa ke mobil,"
"Iya silakan,"
Ari mengambil tas Desi lalu membawanya ke mobil,"Mba Sari saya ucapkan terimakasih karena membolehkan saya tinggal di rumah mba Sari,maaf saya cuman bisa merepotkan,"
"Ngga kok Mba,Mba Desi ngga merepotkan,saya malah seneng istrinya bos mas Ari mau main ke gubug kita,"Desi tersenyum.
__ADS_1
"Lain kali mba Sari yang main ke rumah saya yah,kita nanti jalan jalan di Jakarta,"
"Iya Mba,,nanti kapan kapan saya yang akan ke Jakarta,"
Ari balik lagi ,dan mengajak Desi dan sari untuk ke rumah ibu untuk pamitan,Sari menemani dan Desi ikut pamitan.
Setelah pamitan pada orang tua Sari,Ari mengendong anaknya.
"Ayah pergi kerja dulu yah,Dedek di sini temani mamah dan jangan rewel,besok nyusul Ayah ke Jakarta sama mamah,ok,,"
"Iya,,,"jawab nya,Ari mencium anaknya cukup lama,lalu memeluk Sari dan mencium keningnya.
"Mas berangkat yah,,"
"Iya Mas hati hati,kalau sudah sampai kabari.yah,"Ari jawab Iya,Lalu Ari masuk mobil dan terlihat sedih.
Desi sudah di mobil dari tadi,Desi duduk di bangku belakang,karena ngga enak sama Sari.
"Pindah depan sinih,,"
"Ngga ah,,masih Pewe di belakang,"
"Baiklah,,tapi nanti ke depan yah,"Desi jawab iya.
Sampai masuk Tol Desi masih betah duduk di belakang,Desi sambil memainkan hpnya.
Ari menghentikan mobilnya di SPBU karena mau isi bahan bakar mobil.
"Mau ke toilet ngga,,?"
__ADS_1
"Iya,,"
"Nanti dulu yah,di isi dulu mobilnya,"Desi menurut.
Setelah di isi Ari memarkirkan mobilnya dan keduanya turun menuju toilet.
"Mas,,Desi lapar,kita makan dulu yah,"
"Baiklah kita makan dulu,"keduanya makan di restoran yang ada di situ.
Selesai makan keduanya ke mobil karena makin malam di luar sangat dingin.
AC mobil juga di kecilkan,saat Desi mau masuk pintu belakang,Ari menariknya dan membuka pintu depan,agar Desi duduk di depan.
"Masuk,,"Desi akhirnya menurut dan masuk.
Ari meninggalkan tempat peristirahatan dan melanjutkan perjalanan.
Ari mengambil tangan Desi untuk di genggamnya dan sesekali di ciumnya.
"Kalau ngantuk tidur aja,,"Desi tidak menjawab tapi melihat ke Ari.
"Mas Ari cinta ngga ke mba Sari,,?"Ari menatap Desi kenapa tiba tiba bertanya seperti itu.
"Kenapa tiba tiba tanya begitu,?"
"Jawab aja Mas,,?"
"Cinta,Saya cinta dengan Sari,,dia kan istri saya,"
__ADS_1
"Terus kenapa Mas selingkuhin mba Sari kalau Mas Ari cinta,,?"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...