
Ari dan Sari masuk ke kamar bersama anaknya juga,Dede langsung lari ke kasur dan loncat loncat karena kasurnya sangat empuk.
Ari membiarkan anaknya loncat loncat karena Dede terlihat bahagia.
Sari melihat lihat kamar tamunya,melihat ke kamar mandi juga lainya,"Mas,kamar nya bagus yah,,"
"Iya,,,Udah kamu bersih bersih Sanah,,biar tidurnya enak,,"
"Iya Mas,,Dede,,,ayo kita mandi,,biar kita tidurnya enak,,"
"Iya Bu,,"
Sari dan Anaknya mandi,Ari lalu tiduran di kasur,Ari rupanya terbayang sama Desi yang dari tadi Desi seperti menghindar darinya,dan tidak mau melihat ke wajahnya.
"Ya Tuhan,,kenapa Aku sulit melupakannya,,"kata Ari dalam hatinya berkata.
Desi dan Davit sarapan bersama,Ari dan Sari masih kenyang jadi tidak ikut sarapan.
"Mas,,hari ini kan libur Mas ngga pergi kemana mana kan,?"
"Iya ngga,,kita di rumah aja,Mas pengin nikmatin hari libur bersama kamu,"Desi tersenyum senang.
Davit memang kalau hari libur sering keluar,dan pergi bersama teman temanya,makanya saat Davit ingin menikmati liburan di rumah bersamanya,Desi sangat senang.
Ari,Dede dan Sari tidur karena mereka mengantuk,mereka tidur sangat nyenyak,sampai tidak terasa sudah jam satu siang.
Desi dan Davit turun dari kamarnya,Davit duduk di sofa sedang Desi langsung tanya ke mba yang ada di dapur,Sari sama Ari sudah bangun atau belum,
"Belum Non,,Mas Ari sama istrinya belum bangun,"
__ADS_1
"Oh,,ini sudah siang loh,Mba udah masak kan,,buat makan siang,?"
"Sudah Non,,mba sudah masak,"
"Ya udah biar Saya yang bangunin mba Sari,"
"Iya Non,,"
Desi lalu ke Davit yang sedang duduk ,"Mas Desi mau bangunkan Mba Sari dulu yah,"
"Emang Mereka belum ,,?"
"Belum Mas,,ini sudah siang udah waktunya makan,makanya Desi mau bangunkan mereka,"
"Iya udah Sanah bangunkan ,"
Desi berjalan kearah kamar tamu,lalu Desi mengetuk pintu nya.
"Mba,,bangun mba,,ini udah siang,,"kata Desi sambil terus ketuk pintu.
Sari masih tidur dengan nyenyak,lalu Ari yang dengar membuka pintunya.
"Ada apa,,,?"tanya Ari sambil mengusap matanya, Ari hanya pakai celana pendek dan tidak pakai baju,Desi langsung menunduk.
"M, Mba Sari nya sudah bangun belum Mas,,?"
"Belum,,masih tidur,,kenapa emangnya,,?"
"Ini sudah jam Satu siang,,kita makan siang bareng,,"
__ADS_1
"Oh iya,,Mba Sama Davit makan siang aja dulu,soalnya kalau nunggu kita lama,Sari sama Dede aja belum bangun soalnya,"
"Ngga papa kita tungguin,,Desi ke mas Davit dulu,,"Desi langsung pergi,Desi rupanya masih sangat canggung ke Ari,Desi dari tadi bicara juga ngga lihat wajah Ari ,Karena selalu menunduk.
Ari melihat ke Desi yang pergi,setelah Desi duduk Ari masuk ke kamar dan membangunkan Sari.
"Sayang,,bangun,,kita makan siang yuk,sudah di tungguin Mba Desi dan Davit,"
"Iya Mas,,Dede belum bangun juga,,"
"Belum,,kamu bangunkan Dede,mas mau ke kamar mandi dulu,"
"Iya Mas,,"
Setelah 10 menit Tan ketiganya keluar dari kamar,dan langsung ke meja makan,"Maaf kita kelamaan,,"
"Ngga papa,, udah cepetan duduk,,Aku dah lapar nih,,Istriku ngga membolehkan Aku makan sebelum kamu dan istrimu datang,"kata Davit.
"Iya,,ayo sayang duduk,,Dede mau di mana,sama Ayah apa sama Ibu,,?"
"Dede mau sama Tante,,"sambil menunjuk Desi.
"Dede,,ngga boleh,Tante Desi nya mau makan dulu,Dede sama Ibu yah,,"
"Ngga papa Mba,,Desi malah seneng,,Dede sinih sama Tante sayang,,"Dede melihat ke Sari setelah sari mengangguk Dede langsung ke Desi.
Setelah Dede duduk,mereka langsung makan siang bersama.
Di lain tempat ada wanita yang sedang muntah muntah,,"Akhirnya kamu hamil juga ,,"sambil membantu memijit leher si wanita yang sedang muntah itu,seorang laki laki berkata.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...