Hanya Cinta Sesaat

Hanya Cinta Sesaat
Davit Pulang Dari Rumah Sakit


__ADS_3

Davit sudah satu Minggu di rawat di rumah sakit,Suami Luna sudah di penjara,polisi kemarin sudah datang ke rumah sakit untuk meminta keterangan dari Davit.


Hari ini rencananya Davit mau pulang,Ari membantu mengurus semuanya, David sudah lebih baik sekarang.


Selesai mengurus administrasi Ari kembali ke kamar rawat Davit untuk memberi taunya semua sudah beres dan tinggal pulang.


"Biar saya aja Mas Ari yang dorong kursi rodanya,Mas bawakan barang barang saja,,"Kata Desi saat Davit sudah duduk di kursi roda.


"Oh iya baiklah,,silakan,,"Desi mendorong keluar kursi roda.


Ari berjalan di sebelah Desi,mereka menuju parkiran mobil dan langsung pulang.


Sampai di rumah Desi menuntun Davit masuk ke kamarnya,Sari dan anaknya sudah menunggu kepulangan Desi dan Davit,karena seminggu ini Desi juga tidak pulang karena menemani Davit di rumah sakit.


Sampai di kamar Davit langsung duduk di kasur,"Mas istirahat dulu yah,Desi mau buatkan Mas bubur dulu,"


"Iya,,"


Desi keluar dari kamarnya dan menuju dapur,Sari juga ada di dapur sedang membantu Mba masak untuk makan malam,Ari sedang bermain dengan anaknya di teras rumah.


"Mau masak apa Mba,,?"tanya Sari ke Desi.


"Mau buat bubur mba,buat mas Davit,"


"Oh,,biar saya aja yang bikin Mba, Mba temani suami Mba Aja,,"


"Ngga papa Mba,biar saya aja,,"jawab Desi.

__ADS_1


Lalu keduanya lanjut dengan kerjaan masing masing.


Malam harinya selesai makan malam,Ari dan Sari mau pamitan ke Desi dan Davit.


Mereka ngga enak sudah menumpang semalam dua Minggu lebih,Ari sudah dapat kontrak kan untuk dirinya tinggali bersama istri dan anaknya.


"Vit,,besok Aku sama istriku mau pamit,kita sudah dapat kontrakan buat kita tinggal,"


"Kenapa ngga tinggal disini aja sih,kenapa harus ngontrak,disini kan kamu ngga perlu bayar kontrakan,"


"Iya emang enak Vit tinggal di sini,tapi kan ngga enak kalau numpang terus,"


"Ya ngga papa ,Aku sama istriku seneng kok kamu sama istrimu tinggal di sini,"


"Iya ,tapi kita ingin mandiri aja,,Aku ngga mau ketergantungan sama kamu,"


"Di dekat kontrakan yang Aku tempatin sama teman,"


"Berapa sebulan,,?"


"Cuman satu juta saja,,"


"Dari pada kamu ngontrak satu juta,dan tempatnya kumuh juga,mending kamu tinggal di apartemen ku aja, apartemen ku nganggur ngga di tempatin,"


"Iya benar Mas Ari mba Sari kita ada apartemen yang ngga kita tempati,kalian tempatin aja,,iya kan Mas,,"


"Iya,,benar,,"

__ADS_1


Ari dan Sari saling tatap,lalu sari menyerahkan keputusan ya kepada Ari.


"Ya udah Aku mau ,dari pada bayar 1 juta kan lumayan,,"Davit jawab iya.


Sekitar jam 10 semua masuk ke kamar,Desi dan Davit masih mengobrol di kamarnya.


"Sayang,,maaf kan semua kesalahan Mas yang Mas buat yah,,Mas ngga akan lagi membuat kesalahan,,kalau memang kamu pengin punya anak,Mas akan ikut semua yang Dokter arahkan dan anjurkan untuk Mas,Mas Ingin bahagiakan kamu,,kamu mau bayi tabung pun Mas akan setuju,yang penting bahagia,,"Desi tersenyum senang.


"Iya Mas,,makasih ,,Desi bersyukur karena kejadian ini ada hikmahnya untuk kita,"Davit jawab iya dan memeluk Desi.


Sedang Ari dan Sari keduanya di kamar merapikan bajunya ke dalam koper.


"Mas,,di apartemen nanti berarti Sari dan Dedek ngga ada teman dong,"


"Ya ngga papa,,itu lebih baik,Mas malah ngga suka kalau kamu banyak teman,Mas takut nanti kamu salah bergaul,"


"Tapi kalau di dalam terus bosen tau Mas,"


"Kalau sore apa pagi kamu bisa main di taman apartemen,dan juga ada kolam renangnya juga kok,jadi nanti kamu sama Dede ngga bosen,bisa main keluar ,,"


"Oh ada taman sama kolam renangnya Mas,, syukur deh,,Mba Desi sama suaminya benar benar baik ya Mas ke kita,"Ari jawab iya.


Selesai semua baju rapih di dalam koper,Ari dan Desi memutuskan tidur,sedang Dedek anaknya sudah tidur dari tadi.


***jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih....


Dua episode lagi tamat ya kak***,,,

__ADS_1


__ADS_2