
Ari dan Sari bersama anaknya sudah Samapi di apartemen,mereka sedang merapikan barang dan baju baju mereka,hari ini hari libur jadi Ari bisa membantu istrinya pindahan.
"Ayah,,Ibu,,kita mau tinggal di sini yah,,?"tanya Dede.
"Iya Sayang,kita mau tinggal di sini,,Dede mau kan,,?"
"Dede mau,,kan ada Ayah sama Ibu jadi Dede mau,,"
"Pintar anak Ayah,nanti kalau Ayah kerja Dede jangan rewel yah,temani Ibu di rumah,,"
"Siap Ayah,,"Ari tersenyum sambil mengusap kepala anaknya.
Sedang di rumah Davit,Davit dan Desi sedang ada di kamar,walau Davit sudah sembuh tapi Davit harus banyak istirahat,karena luka bekas tusukan nya yang bagian dalam masih belum sembuh betul.
Tok,,tok,,
Pintu kamar Desi ada yang mengetuk,Desi lalu membukanya.
"Ada apa mba,,?"
"Ada tamu Non,,"
"Tamu siapa,,?"
__ADS_1
"Eemm itu mba,,mba Luna sama orang tuanya,"
"Oh,,"
"Maaf ya Non,mereka memaksa ingin masuk,dan Mba Luna juga sambil nangis,jadi kita ngga tega,,"
"Ya udah ngga papa,nanti saya akan turun,"Mba jawab iya dan pergi.
"Ada apa Yang,,?"tanya Davit.
"Ada Luna sama orang tuanya mas,"
"Mau ngapain mereka kesini ,"
"Ya ngga tau,,Mas mau ikut temuin mereka ngga,apa Desi aja,?"
Desi lalu menuntun Davit untuk keluar dari kamarnya untuk menemui Luna dan orang tuanya.
Luna dan orang tuanya melihat Davit dan Desi datang langsung berdiri.
"Mau apa kalian datang kesini,,belum puas kalian ingin buat masalah,,"
"Tidak Pak,kita kesini tidak ingin buat masalah,kita ke sini ingin minta maaf dengan semua perbuatan saya lakukan bersama orang tua saya, kita benar benar menyesal,"
__ADS_1
"Syukur kalau kalian minta maaf dan mengakui kesalahan kalian,,karena perbuatan kalian bisa membuat rumah tangga saya hancur,"
"Kita juga ingin minta maaf atas nama suami saya,saya tau dia salah karena telah menusuk bapak dengan pisau ,tapi saya mohon pada bapak untuk membantu suami saya bukan untuk bebas tapi untuk meringankan hukuman nya,,"
"Saya tidak mau,,hukuman dua taun juga itu bagi suami kamu terlalu ringan,"Davit langsung bicara.
"Saya sedang hamil ,dan kasihan anak saya kalau nanti saya lahiran ayahnya masih di penjara Pak,,"
"Saya tidak peduli,semua itu kan kesalahan suami kamu sendiri,"
"Suami saya berbuat begitu karena kecewa rencana untuk mendapatkan uang dari bapak gagal,karena suami saya tidak terima saya sering di pakai oleh bapak,jadi dia menyuruh saya untuk melakukan semua rencananya agar dapat uang dari bapak,,"Desi terus mendengarkan perkataan Luna.
"Kita akan datang ke kantor polisi nanti siang untuk bicara pada polisi agar hukuman buat suami kamu di ringankan,,sekarang kamu pulang saja,,"
"Sayang,,apa yang kamu katakan, Mas ngga mau,,"
"Mas,,sudah,,Luna kamu silakan pulang,nanti kamu tinggal tunggu kabar saja,"
"Makasih Bu Desi,,ibu sangat baik,semoga Tuhan membalas semua kebaikan ibu,,kami permisi,,"
Luna dan orang tuanya lalu pamit pulang,Davit tidak mau untuk pergi ke kantor polisi.
"Mas,,kasihan Luna sedang hamil,lagian mereka sudah insaf dan minta maaf,sekarang coba bayangkan kalau keadaan di balik,apa Mas tidak akan marah dan kesal kalau istri Mas di tiduri oleh orang lain,suami mana yang tidak marah saat tau istrinya di tiduri oleh laki laki lain,yang penting sekarang kita sekarang baik baik saja,jadi kita bantu ringankan hukuman suami Luna yah,,kasihan Luna sedang hamil,,"Davit diam karena sedang berfikir.
__ADS_1
Sekitar jam 2 siang akhir nya Davit di temani Luna datang ke kantor polisi,Davit meminta polisi untuk meringankan hukuman suami Luna menjadi 1 tahun.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...