
Ari langsung kaget saat Sari tiba tiba buka pintu,,Ari langsung berusaha untuk tidak grogi dan kaget.
"Oh itu tadi di kamar Mba Desi ada kecoak ,Mba Desi takut jadi Mas bantu matiin,,"
"Trus mana kecoak nya Mas,,?"Ari bingung mau jawab apa lagi.
"Mampus Aku,,"Mata Sari sudah penuh selidik.
"Tadi Mas buang lewat jendela,,sudah yuk kita lanjut sarapan,, Mas masih lapar nih,,"Ari sambil merangkul pundak Sari.
"Dedek mana Sayang,,?"
"Di rumah Ibu,,"
"Oh,,ayo kita makan,,Yang kita nanti ke pasar yuk buat beli kalung Mas,,"Ari rupanya mencoba mengalihkan pikiran Sari.
"Bener nih Mas mau belikan kalung buat Sari,,"
"Iya,,mau,,,?"
"Mau,,habis makan ya Mas,biar Mba Desi di rumah aja,dia kan mau urut,,biar kita bisa pergi berdua,,"
"Iya Sayang ,bener,,"
Selesai sarapan,Sari dan Ari langsung bersiap,keduanya mandi dulu,saat Sari mau pergi tukang urutnya datang.
"Bu,,masuk sinih,orang yang mau di urut ada di kamar,,"
__ADS_1
"Oh iya Mba Sari,,"
Sari lalu mengetuk kamar Desi,Desi pun keluar dan Sari langsung bilang kalau tukang urutnya sudah datang.
"Iya Mba,suruh masuk aja yah,,"
"Iya,,oh iya Mba,,saya sama Mas ari mau pergi dulu yah,,mba di rumah aja mau urut kan,,"Bicara Sari seperti di buat buat,Desi hanya mengangguk dan bilang iya.
Sari pun pergi bersama Ari menuju pasar,Anak mereka di titipkan pada Ibu dan tidak di ajak,rupanya Sari hanya ingin berdua.
Desi di mobil menyandar kan kepalanya di pundak Ari,sambil keduanya mengobrol banyak.
"Mas besok kalau Mas sudah banyak tabungan kita beli mobil yah,biar kita bisa jalan jalan gini pake mobil sendiri,"
"Iya,,makanya kamu doain biar Mas kerjanya lancar dan selalu sehat,biar Mas bisa terus kerja dan dapat uang banyak,"
"Iya Mas,,Sari selalu doakan kok buat kesuksesan Mas,kapan kapan Sari boleh ngga mas ke Jakarta,Sari ingin jalan jalan ,pengin lihat Monas,Ragunan dan lainya,"
"Iya Mas,,,"
Tidak terasa mobil sudah sampai di pasar,keduanya turun saat mobil sudah terparkir,Sari langsung mengajak Ari menuju toko Mas yang ada di dalam pasar.
Sari memilih kalung yang cukup besar,ini pertama kalinya sari beli kalung Mas semenjak menikah dengan Ari.
"Ini bagus kan Mas,,?"
"Bagus,,mau itu,,"
__ADS_1
"Iya Mas,,sekalian liontin nya kan Mas,,"
"Iya Dong,,biar tambah bagus,"
Sari sangat senang di belikan kalung,lalu setelah beli kalung Mas,Sari mengajak Ari makan baso di pasar itu,Ari menuruti semua keinginan Sari,Ari ingin Sari benar benar lupa tentang kejadian tadi.
Selesai makan baso keduanya pulang,Sari juga membungkus baso buat kedua orang tuanya dan juga Desi,Ari rupanya yang menyuruh Sari untuk membelikan Desi baso.
Sampai di rumah,Desi baru selesai di urut,dan Mba yang mengurutnya juga sudah pulang.
"Mba,,saya belikan baso nih,ayo di makan,basonya enak loh,,"
"Iya Mba makasih,"Sari dan Desi menuju meja makan,Sari memberikan plastik baso ke Desi.
Ari sedang ke rumah mertuanya di sebelah,untuk mengambil Dede dan memberikan bungkusan baso.
"Mba,Saya habis di belikan kalung loh sama Mas Ari, lihat bagus ngga,,?"
"Bagus,,bagus banget,pasti mahal yah,,"
"Iya Dong,,nih lihat harganya aja 3 juta an,"Desi tersenyum saat dengar 3 juta,karena Kalung milik Desi rata rata harganya 10 jutaan.
"Oh iya Mba,,itu mahal,,"kata Desi tidak ingin membuat istri Ari malu.
"Iya jelas,,baksonya gimana ,,enak ngga,,"
"Hemm,,ini enak,,makasih ya Mba,,mba tau aja kalau Desi lagi pengin yang seger seger,,?"
__ADS_1
Ari masuk sambil gendong Dedek dan masuk ke dapur,"Mba,,tadi emang di kamar Mba ada kecoa nya,,,?"tanya Sari pada Desi.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...