Harapan diatas Doa

Harapan diatas Doa
Episode 24


__ADS_3

Bram masuk kedalam ruangannya dan duduk dikursi kerjanya "Kira-kira Rina Ngapain yah dateng kesini? Apa dia pengen buat kekacauan disini? Asstagfirullah'alazim gua gak boleh berprasangka buruk dengan orang lain." ucapnya dalam hati


 


°°°°°°°


 


Rina sedang bersantai disalah satu cafe terkenal yang berada dijakarta "Arghhh bisa-bisanya mas Bram memperlakukan aku seperti ini! Aku seperti permen karet baginya, habis manis langsung dibuang." ucapnya dengan kesal "Pokoknya aku harus lakukan sesuatu untuk menghancurkan rumah tangga mereka dan merebut Bram kembali dan selamanya akan menjadi milikku. Kali ini gak boleh gagal!" ucapnya dengan tatapan sinis sambil meminum minuman yang dipesannya


 


°°°°°°


 


*Hanna://"Assalamu'alaikum ada apa mas?" Tanya Hanna dalam telfon pada Bram


Bram://"Hmm gak ada apa-apa sih." ucap Bram pada Hanna


Hanna://"Terus kalo gak ada apa-apa kenapa kamu telfon aku?" tanyanya sambil mengerutkan dahinya


Bram://"Aku cuma mau bilang I miss you." ucap Bram dengan senyum*


Hanna yang mendengar ucapan Bram merasa seperti anak muda yang baru saja mengenal cinta, ucapan Bram membuat hati Hanna berbunga-bunga dan merasa menjadi wanita beruntung yang ada dimuka bumi ini


*Hanna://"Miss you to." ucap Hanna dengan senyum malu-malu


Bram://"Yaudah aku tutup telfonnya dulu yah, soalnya aku harus meeting sama client." ucap Bram


Hanna://"Yaudah jangan lupa makan siang sama shalat dzuhurnya." ucap Hanna dengan senyum


Bram://"Iyah makasih yah udah ingetin aku, I love you somach."


Hanna://"Love you to." jawab Hanna sambil mematikan telfonnya yang tersambung pada Bram*


 


°°°°°°°


 


"Ok jadi meeting kita sampe sini aja, nanti kalo ada yang kurang atau apa silahkan hubungi lewat sekertaris saya Linda namanya." ucap Bram pada cliennya saat meeting diruang meetingnya

__ADS_1


"Ok nanti kalo ada yang kurang atau lebih saya langsung hubungi sekertaris pak Bram." ucap client tersebut pada Bram


"Yah, hmm terimakasih atas waktunya semoga kerja sama kita dapat berjalan dengan baik dan bisa mendapatkan keuntungan yang memuaskan." ucap Bram dengan senyum kepada cliennya


"Aamiin.." ucap client Bram sambil memberikan tangannya untuk bersalaman pada Bram


Bram pun membalas salaman pada cliennya "Terimakasih sekali lagi atas waktunya pak Sukma dan rekan kerja yang lainnya." ucap Bram dengan senyum


Setelah menjalani meeting bersama clientnya, Bram menuju ruangannya dan membuka ponselnya. Saat membuka ponselnya ternyata ada pesan masuk dari Rina untuknya "Ada apa Rina ngirim message?" tanyanya dengan bingung


Bram langsung membuka pesan tersebut


Rina


"Mas Bram mungkin sekertaris kamu udah ngasih tau kalo aku tadi dateng ke kantor kamu, aku cuma mau kasih tau kamu tolong temui aku dicafe biasa kita ketemu malam ini. This is important."


Isi pesan Rina pada Bram "Rina ngajak gua ketemuan, ada apa ini? Apa dia merencanakan sesuatu untuk merusak hubunganku dengan Hanna?" ucapnya sambil memasang wajah bingung


 


°°°°°°


 


"Gua yakin Bram pasti datang untuk menemui gua." ucap Rina dengan senyum


Bram pun menuruti keinginan Rina yang ingin bertemu dengannya dan dia menuju cafe tempat biasa ia menghabiskan waktu bersama Rina saat masih berpacaran dengannya "Semoga dia tidak melakukan macam-macam, gua harus selesaikan masalah gua dengan Rina." ucap Bram sambil menyetir mobilnya menuju cafe untuk menemui Rina


Rina datang lebih awal dari Bram, ia menunggu Bram sejak beberapa menit yang lalu. Setelah menunggu kedatangan Bram, akhirnya Bram datang menemuinya "Sorry aku datangnya agak lama, soalnya tadi harus berhenti dipom bensin." ucap Bram pada Rina


Rina langsung menoleh kearah Bram yang baru saja sampai "Iyah gapapa kok lagi juga aku belum lama nunggunya, pom bensin? Emang kenapa sama mobil kamu? Mogok? Oiyah silahkan duduk." tanyanya dengan mengerutkan dahi sambil mempersilahkan Bram untuk duduk


Bram langsung duduk dikursi yang sudah disediakan cafe tersebut "Terimakasih." ucapnya dengan senyum "Hmm mobil aku gapapa kok, cuma tadi bensinnya mau habis jadi aku harus drop dulu ke pom bensin." ucapnya dengam mengarahkan kearah Rina


"Ogitu, hmm aku udah pesenin makanan kesukaan kamu jadi tinggal tunggu pelayannya datang bawa makanannya." ucapnya pada Bram


"Iyah makasih, oiyah ada apa kamu ajak aku kesini?" tanyanya dengan mengerutkan dahi


Rina membenarkan posisi duduknya dan mengarahkan tubuhnya kearah Bram yang duduk dihadapannya "Sebenernya gak ada apa-apa sih, cuma aku lagi pengen makan dan ketemu aja sama kamu soalnya semenjak kita putus kita gak sempet makan berduaan kaya gini, gapapa kan?" ucapnya sambil melihat wajah Bram


"it's ok." ucap Bram dengan senyum


Rina mendekatkan tangannya ketangan Bram tapi Bram menyingkirkan tangannya agar tidak disentuh oleh Rina lagi "Maaf kita bukan muhrim." ucap Bram pada Rina

__ADS_1


Rina langsung menggeserkan tangannya ketempat semula sejak Bram menyingkirkan tangannya agar tidak disentuh olehnya "Ok sorry aku paham kok." ucapnya dengan senyum paksa


Obrolan merek terhenti sejak pelayan cafe tersebut datang menghampirinya dengan membawakan makanan pesanan yang dipesan Rina "Permisi pesanannya." ucap pelayan tersebut sambil menata makanan yang ada dinampan ditaru keatas meja "Silahkan selamat menikmati." ucapnya kepada Bram dan Hanna


"Iyah terimakasih yah mas." ucap Bram pada pelayan tersebut


"Sama-sama." ucap pelayan tersebut sambil senyum dan berjalan kembali untuk bertugas


"Silahkan mas dimakan." ucap Rina sambil menunjuk kearah makanan untuk bran


"Iyah makasih." ucap Bram dengan senyum "Oiyaah kamu belum jawab pertanyaan aku, ada apa kamu ajak aku kesini?" tanyanya dengan melihat Rina


"Oiyah aku lupa jawab, hmm gini aku datang kesini cuma mau minta maaf atas semua yang aku lakukan sama kamu termasuk Hanna istri kamu." ucap Rina


"Iyah udah aku maafin kok, oiyah aku gak bisa lama-lama disini sama kamu soalnya aku ada meet sama client." ucap Bram pada Rina


"Iyah aku paham." ucap Rina


Saat sedang menikmati makan bersama Rina tiba-tiba ponselnya berbunyi tanda telfon masuk. Bram langsung mengangkatnya


Bram://"Iyah hallo Lin ada apa? Ogitu jadi dimajuin sama clientnya? Ok sebentar lagi saya akan sampai dikantor secepatnya, iyah tolong kamu siapkan materinya saja, iyah, ok." ucap Bram dalam telfon pada sekertarisnya


"Dari Linda yah?" Tanya Rina pada Bram setelah mematikan telfonnya


"Iyah sekertaris aku kasih tau kalo aku harus balik kekantor ada meet sama client." ucap Bram padanya


"Yaudah kamu langsung kekantor aja daripada telat terus client kamu cansel meetnya entar jadi repot lagi urusannya." ucap Rina pada Bram


"Bener nih kamu gapapa aku tinggal?" Tanya Bram


Rina menganggukan wajahny dengan senyum pada Bram tanda setuju "Yaudah aku pergi dulu ya?" ucap Bram padanya


"Iyah hati-hati yah." ucap Rina


"Makasih yah untuk lunch nya, ini enak sekali." ucap Bram dengan senyum


"You're welcome." jawabnya


Bram pun langsung beranjak keluar dari cafe dan menuju parkiran mobil dan menuju kantornya


°°°°°°°


Diperjalanan Bram memikirkan pertemuannya dengan Rina ia merasa masih mencintai Rina tapi untuk kembali dengannya itu tidak mungkin karena dia juga mencintai Hanna "Kenapa aku bisa nyaman makan siang sama Rina? Padahal aku tau dia itu jahat dan hanya ingin uangku saja, kalo aku boleh jujur aku masih mencintainya tapi untuk kembali dengannya itu tidak mungkin karena aku juga mencintai Hanna." ucap Bram sambil menyetir mobilnya menuju kantor

__ADS_1


Makasih buat semuanya yang masih setia baca novel "Harapan diatas Doa" maaf yah kalo authornya jarang up. thanks for reading 🧡


Happy reading! ✨


__ADS_2