
"Saya talak kamu..! Detik ini kamu bukanlah istriku. Rumah tangga kita berakhir sampai di sini..!" Tegas pria itu. Perkataannya sangat lengkap.
"Hahahaha... Memang itu yang ku mau.." Ujar sang istri dengan kesal. Sebenarnya ia sangat mencintai suaminya itu. Tapi, ia tak sabar lagi menunggu sang suami sembuh. Empat tahun sudah ia menunggu kesembuhan sang suami. Tapi, gak ada perubahan.
"Iya, kamu berkemaslah. Aku akan antar kamu ke orang tuamu.'
Jangan tanya gimana hancurnya hati Akram saat mengucapkan kata talak pada wanita yang sangat ia cintai itu. Rasanya hidupnya hancur sudah. Wanita yang ia harapkan mengerti akan keadaaannya tak sabar lagi menunggu Kesembuhannya.
Bukannya ia tak berusaha untuk sembuh. Segala cara dan usaha telah dilakukan, baik secara pengobatan medis, pengobatan Alternatif dan spiritual. Tapi, hasilnya tetap nihil. Akram juga sebenarnya sudah pasrah dengan keperkasaannya yang tiba tiba jadi semu itu.
__ADS_1
Akram yang sedang galau itu, hanya memperhatikan sang istri dengan nelangsanya saat berkemas. Memang tak ada niat untuk menahan wanita itu lagi untuk bertahan disisinya. Karena, ia ingin sang istri bahagia. Semoga sang istri, segera mendapatkan penggantinya, yang lebih baik dan perkasa.
Hatinya Akram, hancur berkeping-keping, Ia menjadi sangat lemah dan rapuh. Akhirnya, putuskan pergi dari kehidupan sang istri.
***
Sebulan telah berlalu, permohonan cerai telah ia daftarkan ke pengadilan agama. Dan saat itu juga, ia dapat promosi jabatan di kota. Tentu saja Akram sangat senang akan hal itu. Tanpa pikir panjang ia menerimanya. Lebih baik ia pergi dari kampung. Agar tak melihat wajah sang mantan istri. Karena ia tak bisa menepis rasa sakit hati bak ditusuk tusuk jarum tatkala berpapasan dengan mantan sang istri yang bernama sisil itu.
Masalah keperkasaan ini, menjadi momok yang sangat menakutkan buat Akram. Saat ia mengetahui dirinya ada gejala impoten, seminggu menjelang pernikahannya. Sejak itu ia merasa jadi tek percaya diri lagi. Dan disaat ingin melakukan kewajibannya untuk memuaskan sang istri. Ia malah gugup dan merasa tertekan. Apalagi sang istri, ternyata tidak sabar dengan dirinya yang sedang tak baik- baik saja itu.
__ADS_1
Akram yang kini bekerja di Perusahaan BUMD, berheral di perusahaan perumahan. Dan Ia kiki dapat jabatan di marketing.
Saat bergabung dengan perusahaan baru di kota. Hari itu juga Akram dengan cepat bersosialisasi dengan para karyawan lainnya. Karena memang Akram, orangnya ramah, baik, sopan dan ditambah wajahnya juga sangat tampan serta bodynya yang sangat bagus, bak binaragawan.
"Mau dong jadi ceweknya." Goda seorang wanita berperawakan terbilang pendek, tinggi badannya sekitar 150 Cm kepada Akram. Siang ini, ia habis habis an digoda para teman kerja lainnya saat jam istirahat di kantin.
"Eemm.. Boleh, tunggu akte cerai keluar dulu." Jawab Akram santai, sembari menyedot juice pokatnya.
"Appaa...?" Teriak wanita itu histeris. Ia tak menyangka kalau akram adalah Duda. "Kamu, kamu Duda?"
__ADS_1
.TBC
Hai readers sayang dukung novel ku yang kren ini.