
Setelah penduduk mengetahui kebenaran tentang kakek Razak, mereka membakar rumah miliknya hingga rata dengan tanah, sementara buku yang kakek Razak miliki tidak terbakar, karena buku itu memang tidak ada didalam rumah.
Pada waktu itu kakek kebetulan baru saja menulis sesuatu di dalamnya tepat dihalaman belakang rumah sebelum kejadian pembunuhan Mama lalu dilanjutkan dengan pembakaran rumahnya, yang selanjutnya buku itu ditemukan oleh Papa.
Selain buku,ada juga benda yang tidak bisa terbakar sama sekali,yaitu batu yang disembah oleh kakek dan hal itu tidak diketahui oleh orang lain, kecuali kakeknya Riana,batu tersebut diambil olehnya, kemudian kakeknya Riana mencoba mencaritahu cara memusnahkannya,dan jalan keluarnya hanya dengan dikembalikan ke tempat asalnya,namun hingga ajal menjemput kakeknya Riana tidak pernah bisa menemukan jalan ke goa tempat batu itu berasal.
Kakek juga tahu bahwa Papa memiliki perjanjian dengan orang yang menuntunnya, yaitu dengan menyerahkan diriku atau Andini sebagai darah (tumbal) kepadanya yang kala itu masih dianggap sebagai roh jahat demi menghidupkan Mama dan hal itu merupakan kesalahan terbesar Papa.
__ADS_1
Tidak ada penduduk desa yang tahu Mama dihidupkan oleh roh jahat, penduduk desa hanya tahu kalau Mama mengalami yang namanya mati suri,tapi aku tahu bahwa Mama hidup kembali bukan karena roh jahat tersebut yang hanya manusia biasa melainkan atas kehendak Allah SWT.
Skip.
Kakek yang lari kedalam hutan menemui orang yang menjanjikannya keabadian, orang itu memberi kakek darah (tumbal) untuk dihabiskan, setelah darah tersebut habis kakek berubah menjadi seorang anak kecil, orang itu mengatakan kalau itu adalah tubuh baru kakek hingga dewasa nantinya, setelah dewasa kakek hanya bisa menghabiskan darah lawan jenisnya untuk bisa merasakan keabadian yang tidak sempurna sampai mendapatkan darah dari orang yang lahir pada malam gerhana bulan merah seperti diri orang yang menuntunnya tersebut yang telah abadi sejak lama berkat darah dari gerhana bulan merah.
"Kamu boleh berbicara sesuka mu,aku bisa mendengarnya meski dari hatimu" ucapnya tersenyum lalu dia melanjutkan lagi kisahnya
__ADS_1
Kakek dengan tubuh barunya pergi ke kota, menamakan dirinya Raka yang merupakan kebalikan dari namanya sendiri '*Raka (Kakek Razak)*', raka kecil bekerja pada keluarga Tuan Raja Joyoningrat, tuan Raja yang tidak memiliki anak kemudian mengangkat Raka menjadi anaknya, namanya pun diubah menjadi Raka Joyoningrat.
Setelah dewasa Raka mengajak kedua orang tuanya ke desa dengan alasan ingin menjadi tuan tanah, padahal ada niat tersembunyi didalam hatinya yaitu hanya untuk mencari batu miliknya dan juga keluargaku sekaligus membalaskan dendam kepada kakeknya Riana yang telah menyembunyikan batu itu melalui Riana sendiri.
Dengan susah payah Raka mendapatkan cintanya Riana yang lama-kelamaan akhirnya luluh juga, dan menjadi korban pertamanya setelah sekian lama tidak mendapatkan darah,dan yang lebih membuat Raka bahagia adalah saat diriku hadir diacara pernikahannya,bau darahku yang menandakan bahwa aku adalah keturunannya tercium oleh Raka, sehingga dirinya mencari celah untuk mengetahui dimana aku tinggal melalui orang-orang terdekatku sekaligus juga sebagai darah untuknya, dimulai dari Riana,mas Fardan, maya, dan berakhir pada tubuh yang dipakainya saat ini yaitu pak Presdir, kalau mengenai jam Raka tahu karena sampai saat ini orang yang menuntunnya masih meminta Raka melakukan perintahnya,orang tersebut juga keluar dari hutan larangan hanya demi mendapatkan diriku, dia berwujud seorang laki-laki yang sangat tampan.
***To be continued***
__ADS_1