
(Sebelumnya)
Aziz memerintahkan semua anak buahnya untuk menghabisi semua anggota klan Geom-eun dal, hingga tak tersisa sedikitpun, dari seorang anak kecil hingga seorang wanita semuanya dihabisi oleh anak buah Aziz sampai tak tersisa seorangpun.
Jika ada yang mencoba untuk melarikan diri maka orang tersebut akan mengalami kematian dengan sangat cepat, Aziz tahu hal yang ia lakukan sesuatu hal yang sangat mengerikan tetapi ia mengetahui jika ia melepaskan seseorang dari tempat ini, itu akan mengakibatkan masalah untuknya di masa depan.
Karena itulah mengapa ia menghabisi semua anggota klan Geom-eun dal, semua barang yang berada di dalam klan tersebut di ambil semuanya hingga tak tersisa sedikitpun.
Aziz juga mengambil barang yang berada di suatu ruangan aneh di klan Geom-eun dal, ruangan itu sangat menakutkan tetapi di dalam ruangan itu terdapat banyak barang-barang aneh, bahkan ada beberapa kuku yang entah itu kuku apa, bahkan juga ada banyak sekali jari yang berada di ruangan tersebut.
Di ruangan tersebut ada beberapa yang menarik perhatiannya yaitu sebuah buku usang berwarna hitam, sebuah kalung yang terdapat beberapa gigi yang sangat aneh dan sebuah cincin berwarna hitam yang terdapat kepala iblis yang memiliki dua buah tanduk.
Aziz tidak peduli entah bentuknya aneh dan mengerikan tetap saja barang tersebut pasti suatu saat ia butuhkan, jadi sebaiknya ia simpan semua barang ke dalam penyimpanannya.
Setelah selesai Aziz segera kembali ke dalam Dunia Energi miliknya, tetapi sebelum Aziz pergi ia menyuruh semua anak buahnya untuk membakar semua tempat ini, Aziz juga menyuruh mereka untuk mencari sisa anggota klan Geom-eun dal dan memusnahkan mereka semua dari dunia ini.
''Akhirnya kau kembali.'' Ucap Siha yang sedang duduk di bangku sambil menonton televisi.
''Tentu saja aku kembali, aku akan pergi ke kamar mandi.''
''Baiklah, ah bisakah kita mengelilingi Negara Korea selama satu hari besok?'' Ucap Siha dengan wajah yang bersemangat.
''Hem... Tentu saja.''
Setelah selesai mandi Aziz memanggil semua orang yang berada di rumahnya, Aziz mengatakan bahwa ia akan menikahi Eul dan Yuna menggunakan Hukum Dunia Roh.
Beberapa saat kemudian Aziz sekarang telah menikahi dua orang wanita cantik asal Korea, meski Aziz menganggap itu biasa-biasa saja, tetapi bagi sebagian orang itu sesuatu hal yang luar biasa, sebab sangat sulit untuk menikah dengan orang Korea tetapi Aziz dapat menikah dengan sangat mudah.
Apa lagi Aziz menikah menggunakan Hukum Dunia Roh, setelah pernikahan itu selesai semua orang mulai melakukan pesta, semua makanan di sediakan, Aziz makan dengan sangat lahap karena ada makanan kesukaannya yaitu Rendang.
Beberapa saat kemudian hari sudah mulai malam, Aziz tidur di kamarnya bersama dengan keempat istrinya, Aziz awalnya merasa takut karena ia harus bercocok tanam dengan keempat istrinya, tidak disangka-sangka bahwa ia bisa bertahan pada malam itu.
Keesokan paginya, Aziz bangun dari tempat tidurnya, Aziz mencoba untuk mengecek status yang ia miliki sekarang.
'System buka panel status.'
[Ting ~ Baik Tuan]
[Husband System]
[Nama Pemilik : Aziz Septian]
[Istri : 5]
[Level : 54]
[Poin Pengalaman (40/280)]
[Kesehatan : 285]
[Energi : 285]
[Kekuatan : 300]
[Ketahanan : 300]
[Kecepatan : 300]
[Kelincahan : 300]
[Kecerdasan : 300]
__ADS_1
[Keberuntungan : 300]
[Stamina : 300]
[Poin Status : 404]
[Skill Bertarung :
Taekwondo Tingkat Bumi (1/100)
Karate Tingkat Atas (1/100)
Silat Tingkat Atas (1/100)
Tentara Tingkat Bumi (1/100)
Pembunuh Tingkat Langit (1/100)]
[Skill Kebutuhan :
Memasak Tingkat Langit (3/100)
Berlari Tingkat Atas (5/100)
Bersih-bersih Tingkat Atas (1/100)
Bahasa Asing Tingkat Atas(3/100)]
[Skill Supranatural :
Mata Analisis Tingkat Langit (2/100)
Bola Api Tingkat Bawah (3/100)
Tubuh Energy Tingkat Atas (1/100)
Tebasan Angin Tingkat Atas (0/100)]
[Dunia Energi : (23/100)]
[Ingatan Kehidupan sebelumnya (1/100)]
[Uang : 10 Miliar Rupiah dan 138 Juta Rupiah]
[Benda :
Pedang Roh Iblis Tingkat Atas,
Cincin Regenerasi Energi Tingkat Langit,
Buku Sihir Elemen Kegelapan Tingkat Langit,
Kalung Gigi Iblis Tingkat Menengah,
Cincin Iblis Dua Tanduk Tingkat Atas,
Perabotan Klan Geom-eun dal (Bawah, Menengah, Atas),
Barang Antik Klan Geom-eun dal
(Bawah, Menengah, Atas)]
__ADS_1
[Fitur :
>>Toko
>>Grub Obrolan
>>Bawahan]
'Hem Buku Sihir Elemen Kegelapan, System bisakah aku mempelajari buku ini?'
[Ting ~ Bisa Tuan, tetapi memerlukan biaya apakah Anda mau]
'Ya tidak masalah.'
[Ting ~ Memulai proses transfer pengetahuan]
'Ahk.' Aziz mulai merasakan sakit yang amat mengerikan di kepalanya, meski begitu Aziz tidak berteriak karena itu akan membuat semua orang panik jadi ia hanya bisa menahannya hingga rasa sakit ini menghilang sepenuhnya.
Beberapa saat kemudian Aziz sudah mulai tenang kembali, 'Hoi system jika suatu saat seperti ini lagi kau harus bilang kepadaku terlebih dahulu, karena itu akan sangat merepotkan jika orang lain melihat aku sedang kesakitan seperti ini.'
[Ting ~ Baik Tuan, lain kali akan saya beritahukan kepada Anda terlebih dahulu]
"Hei, semuanya bangun kita akan mengelilingi Korea hari ini.'' Ucap Siha dengan wajah yang bersemangat.
''Uhk, kakak kedua ini masih pagi.'' Ucap Nazwa yang masih mengantuk.
''Tidak, ini saat yang sangat penting, kita harus mengunjungi semua tempat yang berada di Korea.''
''Baiklah-baiklah sebelum itu sebaiknya kau mandi terlebih dahulu, aku juga mau mandi jadi cepatlah.''
''Iya sayang.'' Ucap Siha sambil memeluk Aziz dan mencium pipi kanannya, setelah itu Siha langsung berlari menuju ke kamar mandi.
Aziz menyuruh setiap bawahannya untuk pergi ke tempat-tempat yang populer di Korea, Aziz membuat mereka sebagai Chek point untuk berteleportasi.
Aziz harus mengakui kalau para bawahannya sangat berguna, bukan hanya untuk pertarungan tetapi juga sebagai transportasi.
Setelah selesai mandi Aziz membawa semua orang menuju ke tempat-tempat terkenal di Korea dalam hitungan detik.
Aziz membawa mereka menuju ke tempat permainan, taman hiburan, tempat bersejarah dan lainnya.
Tetapi saat ia sedang bersenang-senang ia merasa aneh karena saat ini ia sedang bersenang-senang bersama istrinya, tetapi istrinya yang pertama masih berada di Indonesia, jadi ia merasa tidak enak hati setiap bersenang-senang di Korea.
Saat Aziz sedang memikirkan Hana, tiba-tiba saja ada yang menelponnya yaitu pamannya.
Aziz segera menjawab telepon tersebut, ''Halo paman ada apa?''
''Hei nak kau sedang berada di mana sekarang...''
''Ada apa paman.''
''Kakek dan Ayah dari istrimu meninggal dunia.''
''Apa, benarkah itu paman.''
''Benar karena itu aku menghubungimu, sebaiknya kau segera kembali dan temui istrimu pasti saat ini ia sedang bersedih.''
''Baik paman.''
Setelah itu Aziz segera bergegas dan membawa semuanya kembali ke Dunia Energi miliknya, beberapa saat kemudian Aziz segera bergegas membeli tiket ke Indonesia, ia tidak bisa berteleportasi karena tidak ada bawahannya yang berada di Indonesia ia juga tidak memiliki skill teleportasi jadi ia harus membeli tiket pesawat.
...________________<>________________...
__ADS_1
...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....
...Oh ya Comment lah biar lebih ramai Spam juga boleh asal tidak berkata kasar....