Husband System

Husband System
Ch 26 ~ Pertemuan Yang Tidak Terduga


__ADS_3

''Kyaa...! Aduh.''


Aziz merasa telah menabrak seseorang, dia mencoba untuk meminta maaf dan mencoba untuk membantunya berdiri.


Aziz melihat seorang wanita berambut hitam panjang, wajahnya yang cantik, dengan baju di atas berwarna putih dan rok berwarna hitam.


''Ah maaf aku tidak sengaja menabrakmu.'' Ucap Aziz sambil mengulurkan tangannya kepada wanita tersebut.


''Tidak apa-apa aku juga kurang memperhatikan jalan...'' Ucap wanita tersebut.


'Hem apakah aku pernah bertemu dengannya sebelumnya, aku merasa seperti pernah bertemu dengannya, tetapi di mana ya.' Pikir Aziz dengan wajah yang bertanya-tanya.


'Ini... Laki-laki ini, rasanya tampak tidak asing apakah aku sebelumnya pernah bertemu dengannya.' Pikir wanita tersebut.


''Anu... Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?'' Tanya wanita tersebut kepada Aziz.


Aziz yang mendengar hal itu juga berpikir hal yang sama, hanya saja dia tidak dapat mengingat siapapun wanita yang sedang berada dihadapannya.


''Aku juga berpikir seperti itu apakah kita pernah bertemu, tetapi sepertinya tidak mungkin karena saya baru saja berada di Jepang untuk pertama kalinya.'' Jawab Aziz yang sontak saja membuat wanita itu menjadi memikirkan beberapa hal.


''Apakah kamu kak Aziz...?'' Tanya wanita tersebut kepada Aziz, yang membuatnya Aziz berpikir sangat keras untuk mengingat siapa wanita yang berada dihadapannya.


Beberapa detik kemudian Aziz tersadar dari lamunannya.


''Yuki...?'' Tanya Aziz dengan wajah yang bertanya-tanya.


''Akhirnya kakak mengingat aku juga, kupikir tadi itu orang lain tidak kusangka kita akan bertemu kembali.'' Jawab Yuki dengan wajah yang ceria.


''Bagaimana kabar kakak, ah benar mengapa kakak berada di Jepang.'' Ucap Yuki yang tidak bisa menahan dirinya sendiri untuk bertanya.


'Hem tidak mungkinkan, aku mengatakan bahwa aku sedang berburu istri.' Pikir Aziz.


''Kabarku baik-baik saja, saat ini aku sedang dalam perjalanan bisnis, karena itulah mengapa aku berada di Jepang, bagaimana denganmu sendiri.'' Ucap Aziz.


''Aku juga baik-baik saja... Ah iya kakakku juga baik-baik saja...'' Ucap Yuki yang membuat suasana menjadi hening sejenak, sebelum secara tiba-tiba saja muncul seorang pria yang memanggil nama Yuki.

__ADS_1


Pria itu memiliki fitur wajah yang sangat tampan dengan rambut hitam, memakai baju lengan panjang berwarna hitam dan celana panjang berwarna biru.


''Mengapa kau lama sekali, ayo kita kembali nanti Hina memarahiku karena terlambat.'' Ucap pria tersebut.


''Ah kak Kakuzu perkenalkan ini adalah teman masa kecil aku dulu saat masih di Indonesia, kak Aziz perkenalkan ini adalah kak Kakuzu suami kak Hina.'' Ucap Yuki dengan memperkenalkan Aziz kepada seorang pria, yang merupakan suami dari teman masa kecilnya.


Aziz yang mendengar hal itu menjadi terkejut bukan main, sebab ada sebuah kenangan di masa lalunya yang memiliki sesuatu hal yang berhubungan dengan teman masa kecilnya sekaligus cinta pertamanya.


(Kenangan Masa Lalu)


Pada saat Aziz masih kecil, lebih tepatnya saat berumur sepuluh tahun, Aziz jarang bermain dengan teman-temannya, karena mereka menganggap Aziz sebagai orang aneh.


Saat Aziz sedang berjalan pulang dari sekolahnya, ia melihat beberapa anak laki-laki sedang membully anak perempuan.


Aziz yang melihat hal itu mencoba untuk menolong anak perempuan tersebut.


''Hei mengapa kau ini dasar jelek.'' Ucap anak berbadan gemuk.


''Benar pergi sana kau jelek.'' Lanjut anak berkacamata.


''Kalau tidak ada yang mau menikah dengannya maka aku yang akan menikahinya...!!'' Teriak Aziz kepada mereka semua.


''Apa? Bukankah kau ini anak aneh yang itu.'' Ucap anak berbadan gemuk.


''Benar, kalian memang cocok yang satu aneh yang satu lagi jelek, haha.'' Ucap anak berkacamata.


''Hei, bilang saja kalau kalian ini iri karena aku bisa menikah dengan wanita secantik dia.'' Ucap Aziz kepada mereka semua.


''Kenapa juga kami harus iri, ayo teman-teman kita pergi, tinggalkan saja kedua pasangan aneh ini.'' Ucap anak berbadan gemuk.


Setelah mereka pergi Aziz menolong anak perempuan tersebut.


''Terimakasih telah menolongku perkenalkan namaku Hina Airi.'' Ucap Hina kepada Aziz sambil mengulurkan tangannya.


''Namaku Aziz Septian senang bertemu denganmu.'' Ucap Aziz dengan memperkenalkan dirinya.

__ADS_1


Setelah itu Aziz dan Hina mulai berteman, mereka berada di sekolah yang sama meski berada di kelas yang berbeda, mereka sering bermain bersama.


Aziz juga sudah pernah bermain ke rumah Hina, juga sebaliknya Hina juga sudah pernah pergi ke rumah Aziz.


Sudah dua tahun mereka berteman, Aziz sering main ke rumah Hina karena orang tua Hina sangat baik kepadanya, Hina juga memiliki seorang adik perempuan, karena itulah Aziz sering bermain di sana.


Pada suatu hari setelah Aziz lulus sekolah dasar dan sedang liburan di rumah, Hina secara tiba-tiba saja main ke rumahnya dengan air mata yang berlinang membasahi pipinya.


''Ada apa Hina mengapa kau menangis, apakah ada yang menganggumu lagi.'' Tanya Aziz kepada Hina dengan wajah yang panik.


Hina tidak mengatakan apa-apa, ia hanya memeluk Aziz dengan sangat erat, Hina tidak memiliki teman sejak berada di sekolah dasar, hanya Aziz satu-satunya temannya dan merupakan teman pertamanya.


Tetapi hari ini Hina harus pergi ke Jepang, dengan kata lain akan meninggalkan Aziz sendiri di Indonesia, Hina tidak ingin pergi dari Aziz karena dia merupakan teman pertamanya dan juga orang yang dia sukai.


''Hiks... Aku... Akan pergi ke Jepang...'' Ucap Hina kepada Aziz dengan nada yang lirih dengan air mata yang masih keluar.


Aziz yang mendengar hal itu menjadi sedih karena ia akan menjadi seorang penyendiri lagi, hanya Hina satu-satunya temannya, Hina juga merupakan orang yang ia sukai tetapi Aziz tidak pernah mengungkapkan perasaannya, Hina juga seperti itu, mereka hanya memendam perasaan masing-masing.


''... Tidak apa-apa kita pasti bertemu, lagi pula kau pasti akan mendapatkan banyak teman di sana nanti, jadi berjanjilah kepadaku bahwa kau tidak akan menangis karena jika kau menangis aku juga akan menangis.'' Ucap Aziz dengan nada yang bergetar.


Hina yang mendengar hal itu mulai berhenti menangis, setelah mengatakan perpisahan Hina segera berangkat ke Jepang pada hari itu juga.


Aziz yang telah melihat Hina pergi, segera kembali menuju ke kamarnya dan mulai menangis, sejak saat itu Aziz tidak mengetahui apapun lagi tentang Hina.


(Kembali Ke Masa Sekarang)


Setelah pertemuan yang tidak terduga dengan Yuki dan informasi tentang bahwa Hina telah menikah, entah mengapa membuat Aziz menjadi sangat sedih.


[Ting ~ Mengapa Anda tidak merebutnya saja Tuan, akan saya bantu]


''Hei aku bukan pria yang akan mencuri istri orang lain, lagi pula jika dia bahagia maka aku juga akan ikut bahagia.'' Ucap Aziz yang saat ini sedang berada di taman pada saat malam hari.


(Note: Ahem sekedar informasi ada beberapa pembaca yang bertanya kepada saya apa sih itu loli legal, Ahem loli legal adalah seorang wanita bertubuh mungil yang berumur 20 tahun ke atas sementara loli ilegal adalah seorang wanita bertubuh mungil berumur 15 ke bawah, ini hanya pendapat author saja ya, ini author tahu karena sering baca komik dan novel makanya tahu, kalau salah bilang oke!)


...________________<>________________...

__ADS_1


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2