Husband System

Husband System
Ch 39 ~ Penyelidikan


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Aziz dan Hakuto saat ini sudah berada di dalam hutan, yang letaknya di gunung yang sebelumnya di ceritakan oleh Takamura.


''Pak Aziz kenapa tempat ini sangat sunyi, bukankah kata bapak bahwa tempat ini banyak Makhluk Ghaib, aku tidak melihatnya dari tadi.'' Ucap Hakuto yang memulai percakapan.


''Saat ini kita sedang berada di pertengahan, antara Ruang Dimensi dan dunia nyata, tentu saja tempat ini sangat sunyi.'' Ucap Aziz yang membalas pertanyaan Hakuto.


Beberapa menit kemudian, Aziz dan Hakuto saat ini sedang melihat sebuah gerbang yang sangat besar, yang dijaga oleh dua orang pria, keduanya memakai baju berwarna biru tua, juga memegang sebuah tongkat yang cukup panjang.


''Siapa kalian!'' Ucap salah seorang penjaga yang menghentikan Aziz dan Hakuto.


Aziz mengarahkan tangannya ke arah bajunya, lalu mengambil kartu identitas miliknya.


''Aku Aziz Septian seorang anggota Asosiasi, aku datang ke sini karena ingin menyelidiki kasus tentang hilangnya seorang manusia dan seorang Penjaga Gunung, yang berada di tempat ini.'' Ucap Aziz yang memperlihatkan kartu Asosiasi miliknya.


''Anggota Asosiasi, aku akan pergi sebentar untuk memberitahukan hal ini kepada Tuan kami, harap tetap di sini untuk sementara waktu.'' Ucap salah seorang dari mereka yang langsung berlari meninggalkan Aziz, Hakuto dan salah satu penjaga yang tersisa.


Tidak lama kemudian orang yang sebelumnya kembali.


''Anda sudah diperbolehkan, silahkan ikut dengan saya.'' Ucap orang tersebut.


Saat sesudah memasuki gerbang, Aziz dan Hakuto dibawa ke sebuah tempat layaknya sebuah kota pada zaman dahulu.


Ada banyak sekali yang melihat ke arah Aziz dan Hakuto saat mereka tiba di desa tersebut.


''Hei coba lihat itu seorang manusia, kenapa manusia bisa berada di tempat ini.''


''Aku juga tidak tahu, tunggu apakah jangan-jangan dia dari Asosiasi.''


''Kurasa kau benar buktinya coba lihat saja mereka, mereka masih tetap tenang dan mereka tidak takut kepada kita atau tempat ini.''

__ADS_1


''Hem itu benar juga, tetapi mengapa anggota Asosiasi datang ke tempat ini.''


Para penduduk yang melihat kedatangan Aziz dan Hakuto mulai berkumpul dan berbisik-bisik, mereka bertanya-tanya kenapa Aziz dan Hakuto berada di tempat ini.


Tetapi Aziz tidak terlalu mempermasalahkannya, karena menurutnya hal ini tidak mengganggunya sama sekali.


Berbeda dengan Aziz, Hakuto saat ini sedang berusaha sebisa mungkin untuk tetap tenang, karena ini baru pertama kalinya bagi Hakuto untuk dilihat oleh banyak orang.


Saat Hakuto sedang melirik ke arah para penduduk desa Hakuto melihat sesosok yang dikenalnya, Hakuto ingin bergegas dan berbicara dengannya, tetapi dihentikan oleh Aziz.


''Kau boleh bicara dengannya nanti, saat ini kau bantu saja aku, kau mengerti Hakuto?'' Ucap Aziz yang menghentikan langkah Hakuto.


''Baiklah Pak Aziz.'' Ucap Hakuto yang hanya bisa pasrah.


Lalu Aziz dan Hakuto dibawa ke sebuah bangunan yang sangat besar, kemudian Aziz dan Hakuto di bawa ke ruangan yang sangat luas dan megah.


''Salam Yang Mulia, saya membawa orang yang Anda minta.'' Ucap penjaga tersebut.


Wanita tersebut memiliki rambut berwarna hijau muda yang terurai dan mata berwarna hijau tua, dengan pakaian yang sangat indah yang cocok dengan lekuk tubuhnya.


''Namaku Aziz Septian aku adalah anggota Asosiasi, aku datang ke tempat ini untuk melakukan sebuah penyelidikan tentang hilangnya seorang manusia dan seorang Roh yang berada di wilayah ini, yang kejadiannya sekitar dua puluh sampai tiga puluh tahun yang lalu.'' Ucap Aziz yang menjelaskan identitasnya dan juga tujuannya.


''Oh mengapa anggota Asosiasi ingin melakukan hal ini.'' Ucap wanita tersebut dengan nada tegas.


''Dari sekitar tiga puluh tahun yang lalu sampai sekarang, banyak sekali Roh dan manusia yang menjalin sebuah hubungan akan menghilang begitu saja, akibatnya banyak para hibrida yang terlahir tanpa orang tua, aku datang ke tempat ini untuk menyelidiki kasus ini.'' Ucap Aziz yang menjawabnya dengan nada tegas juga.


''Hem baiklah kau kubiarkan, tetapi jangan sampai membuat masalah di wilayahku.'' Ucap wanita tersebut.


''Baik, jadi apakah di antara kalian ada yang tahu tentang cerita dari kejadian tersebut seperti apa.'' Ucap Aziz yang memandang ke semua orang yang berada di ruangan ini.

__ADS_1


''Saya yang akan menjawabnya Tuan.'' Ucap seorang pria tua yang memegang sebuah tongkat, untuk dijadikan sebagai penopang tubuhnya.


''Kalau begitu silahkan memperkenalkan diri terlebih dahulu.'' Ucap Aziz yang memandang ke arah pria tua tersebut.


''Nama saya Kazu Kuwato, saya merupakan seorang sesepuh yang sudah lama bersama dengan Raja Gunung yang sebelumnya, soal kejadiannya...'' Ucap Kazu yang mulai memperkenalkan diri dan mulai bercerita.


Raja Gunung / Penjaga Gunung yang sebelumnya bernama Takaki Wamo dia merupakan seorang Roh yang sangat dingin, bisa dikatakan dia merupakan seseorang yang susah untuk diajak berbicara.


Tidak banyak yang dekat dengannya, tetapi semua orang tahu kehebatannya, dia sangat kuat dan ahli dalam bidang politik.


Tetapi pada suatu hari dia bertemu dengan seorang manusia, pada awalnya dia berniat ingin membunuh manusia tersebut, tetapi dia segera menghentikannya saat melihat bahwa manusia tersebut sedang terluka.


Jadi diapun terpaksa membawanya dan mulai menyembuhkan luka yang diderita oleh manusia tersebut, pada awalnya manusia tersebut sangat ketakutan dengan Takaki, tetapi saat mengetahui bahwa yang menyembuhkan dirinya adalah Takaki, manusia tersebut menjadi sangat terkejut dan segera meminta maaf.


Tetapi Takaki tidak mempedulikannya, meski begitu manusia tersebut masih berniat untuk meminta maaf, pada akhirnya manusia tersebut sering mengunjungi Takaki meski begitu Takaki masih tetap dingin kepada manusia tersebut.


Lama-kelamaan hubungan mereka menjadi semakin erat, hingga akhirnya mereka saling mencintai.


Lalu manusia tersebutpun melahirkan anak dari Takaki, tetapi tiba-tiba saja saat Takaki dan manusia tersebut saat sedang tertidur di kamar mereka bersama dengan anak mereka, mereka berdua tiba-tiba saja menghilang dari kamar tersebut, padahal mereka tidak pergi keluar melainkan hanya tertidur di kamar saja.


Terdapat banyak orang yang mencoba untuk mencari mereka berdua, tetapi hasilnya selalu tidak berhasil.


''Begitulah ceritanya Tuan.'' Ucap Kazu yang menyelesaikan ceritanya dengan wajah sedih.


''Ternyata seperti itu, apakah sebelumnya mereka pernah menjalani sebuah kejadian tertentu, misalnya pernah bertemu dengan seseorang sebelumnya, meski mereka tidak mengenal orang tersebut, tetapi orang tersebut mengetahui bahwa Takaki dan manusia tersebut merupakan sepasang kekasih Roh dan manusia, yang di mana manusia tersebut tidak memiliki hubungan dengan dunia supranatural.'' Ucap Aziz yang bertanya.


Semua orang yang mendengar hal ini menjadi sangat terkejut, mereka mulai berpikir apakah kejadian tersebut pernah terjadi apa tidak.


''Ah aku ingat kejadian tersebut pernah terjadi sebelumnya.'' Ucap salah seorang dari mereka yang berseru keras.

__ADS_1


...______________<>________________...


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2