Husband System

Husband System
Ch 41 ~ Berkeliling Desa


__ADS_3

Aziz perlahan-lahan mulai membuka kedua matanya, kemudian Aziz beranjak untuk duduk.


''Hem sudah pagi ya?'' Ucap Aziz yang melihat ke sekeliling.


''Huam... Aku masih mengantuk, tetapi hari ini aku harus pergi dari tempat ini, jadi setidaknya aku harus berkeliling dan melihat-lihat tempat ini sebelum pergi.'' Ucap Aziz yang melangkah menuju ke kamar mandi yang berada di kamarnya.


Selesai mandi Aziz pergi menuju ke ruang makan, di ruang makan Aziz melihat Hakuto bersama dengan wanita yang akan ikut dalam perjalanan bersama Aziz.


''Pak Aziz kapan kita akan berangkat.'' Tanya Hakuto kepada Aziz.


''Kurasa saat sore hari sekitar jam lima, karena festival itu akan di adakan pada malam hari jadi kita akan berangkat saat festival itu akan diadakan.'' Ucap Aziz yang menjelaskan tentang keberangkatan mereka.


''Kalian bisa makan makanan yang sudah disediakan, karena kita akan berangkat saat sore hari maka aku akan pergi untuk berpamitan sebentar setelah selesai makan.'' Ucap wanita tersebut.


''Yah tidak masalah, ah benar jika saya boleh tahu siapa nama Anda Yang mulia, sebab saya belum tahu nama Anda dari kemarin.'' Ucap Aziz seraya tersenyum dan mulai bermain peran Yang Mulia dan seorang rakyat biasa.


''Hmph kau tidak layak untuk mengetahui namaku, tetapi karena kau yang akan menyelidiki kasus ini maka aku terpaksa harus memberitahukanmu namaku, ingatlah baik-baik dan jangan sampai kau melupakannya namaku Yamiko Wamo.'' Ucap Yamiko yang bertingkah layaknya seorang tuan putri yang memiliki sifat Tsundere.


'Lah kenapa dia bertingkah layaknya seorang putri Tsundere, sepertinya aku telah salah bertindak kuharap dia tidak benar-benar memiliki sifat yang seperti ini.' Pikir Aziz yang hanya tersenyum canggung.


Setelah itu mereka bertiga makan bersama-sama, selesai makan Yamiko langsung pergi meninggalkan Aziz dan Hakuto yang berada di ruangan tersebut.


''Pak Aziz aku ingin pergi keluar, untuk melihat-lihat tempat ini.'' Ucap Hakuto yang memulai pembicaraan.


''Oh benarkah hanya untuk melihat-lihat atau kau sebenarnya akan pergi untuk menemui kekasihmu.'' Ucap Aziz yang menggoda Hakuto.


Hakuto yang mendengar hal tersebut menjadi memerah, sebelum pada akhirnya dia berkata.


''Aku hanya ingin melihat-lihat!'' Ucap Hakuto yang berseru keras.


''Baik-baik, kau memang harus mengejarnya dan mengatakan perasaanmu yang sebenarnya sebelum dia nantinya di ambil oleh orang lain, ingatlah hal itu sebab aku lebih berpengalaman dari dirimu.'' Ucap Aziz yang menasehati Hakuto.


[Ting ~ Bilang saja pernah mengalaminya Tuan.]


'Kau ini system! Apakah kau tidak bisa membaca suasana coba lihat dia, dia memandangku dengan kekaguman dan kau tiba-tiba saja merusak suasana dengan mengatakan aku pernah mengalaminya, memang aku pernah terus kenapa hah?!' Pikir Aziz yang kesal dengan system karena telah merusak suasana.

__ADS_1


[Ting ~ Saya hanya ingin mengatakan hal tersebut tidak ada maksud lain Tuan, juga jika Anda merasa tersinggung Saya ingin meminta maaf.]


'Huff... Baiklah kau kumaafkan, tetapi jangan merusak suasana lagi.'


''Oh benar aku juga akan ikut denganmu, aku ingin melihat-lihat sekitar sebab hari ini kita akan pergi dari tempat ini dan ada kemungkinan bahwa kita akan ke tempat ini lagi membutuhkan waktu yang sangat lama, karena bagaimanapun juga aku memiliki banyak hal untuk dilakukan.'' Ucap Aziz yang menjelaskan tentang hal yang akan mereka lakukan.


''Baiklah jika Pak Aziz berkata seperti itu.'' Ucap Hakuto yang membiarkan hal tersebut.


Lalu mereka berdua pergi menuju ke desa, tempat yang sebelumnya Aziz dan Hakuto lewati pertama kali datang ke tempat ini.


''Baiklah kau bisa pergi mencari kekasihmu, aku akan berkeliling dan mencoba untuk melihat-lihat apakah ada barang yang bagus untuk aku beli.'' Ucap Aziz yang meninggalkan Hakuto sendirian.


Hakuto yang melihat tingkah Aziz hanya bisa tersenyum canggung, lalu Hakuto menoleh ke suatu arah.


''Huff... Kau bisa keluar sekarang Kana.'' Ucap Hakuto yang melihat ke sebuah pohon.


''Lama tidak bertemu Hakuto.'' Ucap seorang perempuan dia terlihat seumuran dengan Hakuto.


Setelah itu Kana mengajak Hakuto untuk ikut dengannya melihat-lihat sekitar desa, Hakuto yang tangannya ditarik hanya bisa pasrah.


'Hei system apakah ada makanan yang enak di tempat ini, juga kuharap makanan tersebut tidak menjijikkan.' Pikir Aziz dalam benaknya.


[Ting ~ Ada Tuan di sebelah kiri Anda Tuan, makanan tersebut berupa seekor ular.]


'Ular? Aku belum pernah makan ular tetapi apakah ular itu enak.'


[Ting ~ Tentu saja enak Tuan, makanan tersebut terdiri dari berbagai macam rempah-rempah yang berkualitas tinggi, juga makanan tersebut memiliki kemampuan yang cukup unik yaitu dapat memulihkan Energi yang telah habis.]


'Wow bukankah itu makanan yang sangat luar biasa.'


[Ting ~ Benar sekali Tuan, karena itulah mengapa makanan tersebut memiliki harga yang cukup mahal.]


'Oh berapa harganya system.'


[Ting ~ Satu miliar Tuan.]

__ADS_1


''Apa?!'' Teriak Aziz yang mengundang perhatian semua orang kepadanya.


''Apakah kau tahu ~ hidup hanya sekali ~ jadi jangan pernah kau sia-siakan lagi ooh~.'' Ucap Aziz yang mencoba untuk mengalihkan perhatian dengan cara bernyanyi, meski pada akhirnya hal tersebut malah mengundang lebih banyak perhatian, itu dikarenakan oleh nyanyian Aziz.


Orang-orang mengira Aziz sedang berlatih bernanyi jadi mereka malah melihat ke arahnya.


''Khem kurasa sudah cukup aku bernyanyi, sebaiknya ku hentikan sekarang juga.'' Ucap Aziz yang pergi menuju ke tempat lain.


Kemudian haripun mulai menjelang sore hari, setelah berkeliling Aziz pergi kembali menuju ke tempat Yamiko berada.


Selama kurun waktu tersebut Aziz pergi berkeliling untuk mencoba setiap makanan enak yang ada, Aziz juga membeli beberapa barang lainnya, seperti pakaian pernak-pernik khas desa tersebut.


Sementara untuk Hakuto dia menikmati berkeliling desa dan melihat berbagai hal baru, tetapi tentunya hal itu tidak luput dari saat-saatnya bersama dengan Kana.


''Kau ini lama sekali Hakuto, hem sepertinya kau mengikuti nasehatku, dia memang gadis yang cantik kau ternyata memiliki mata yang bagus juga.'' Ucap Aziz yang memuji Hakuto, itu disebabkan Hakuto benar-benar tidak mau meninggalkan Kana sendirian, jadi dia membawanya kehadapan Aziz.


Selama ini Kana selalu hidup seorang diri dia sudah tidak memiliki orang tua, karena itulah mengapa dia sering keluar dari gunung hanya untuk mencuri makanan dari desa manusia, tetapi pada suatu hari dia bertemu seseorang yang tidak mencoba untuk menyerangnya saat dia sedang mencuri, dan orang tersebut adalah Hakuto.


Sejak saat itu Hakuto dan Kana sering bertemu, Hakuto sering memberikan makanannya kepada Kana, karena Hakuto tidak ingin Kana mencuri sebab itulah mengapa hubungan mereka menjadi sangat dekat.


''Ha-halo nama saya Kana.'' Ucap Kana yang memperkenalkan dirinya dengan gugup, dia seorang wanita yang memiliki rambut kuning dengan mata berwarna biru muda, yang merupakan seorang Roh dari Ras Rubah.


''Pak Aziz apakah Kana boleh ikut juga dengan kita.'' Tanya Hakuto kepada Aziz.


''Oh, hoho kau menjadi sangat berani sampai-sampai mau membawa seorang wanita, aku mengijinkannya tetapi jika dia mendapatkan masalah maka kaulah yang harus menolongnya, kau mengerti?'' Ucap Aziz yang melihat ke arah Hakuto.


''Kalau hanya itu maka akan aku lakukan.'' Ucap Hakuto dengan nada bersemangat, bukan hanya Hakuto yang senang tetapi Kana juga.


''Aku telah menyiapkan semua barang yang kubutuhkan, ayo kita pergi.'' Ucap Yamiko yang baru saja keluar dari rumahnya.


Kemudian Aziz, Hakuto, Kana dan Yamiko pergi menuju ke festival lampion.


...______________<>________________...


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....

__ADS_1


__ADS_2