Husband System

Husband System
Ch 33 ~ Kebenaran


__ADS_3

Aziz melihat kerutan di wajah mereka berdua yang membuat Aziz merasa sedikit bersalah, karena mengatakan yang mungkin saja menyakiti hati mereka.


''Hem... Yah itu hanya pendapat pribadiku saja sih, terserah kalian mau mempercayainya atau tidak.'' Ucap Aziz seraya mengangkat kedua bahunya.


Mereka berdua juga merasa sedikit lega, tetapi perasaan mereka masih sedikit terganggu, mereka berdua masih merenungkan kata-kata dari Aziz.


''Ah benar juga bagaimana kalau sekarang aku akan mengantar kalian berdua, agar kalian dapat pergi menuju ke Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang dengan aman, bagaimana?'' Tanya Aziz yang menawarkan bantuan kepada mereka berdua.


''Hem... Baiklah kami akan menerimanya, karena kami setidaknya harus melaporkan tentang kejadian kali ini, juga kami ingin mengkonfirmasi apakah yang kau katakan benar atau tidak.'' Balas Ryuki yang menyetujui tawaran dari Aziz.


Kemudian mereka bertiga keluar dari Dunia Energi milik Aziz, pergi menuju ke arah Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang, mereka bertiga pergi menggunakan Ruang Dimensi, karena Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang berada di Ruang Dimensi.


Sesampainya di sana Aziz sangat terkejut, karena di sana terdapat seperti sebuah kota yang sangat besar, yang dihuni oleh manusia dan juga Roh.


Di tengah-tengah kota tersebut terdapat sebuah menara yang sangat besar, yang memiliki dua belas lantai.


Saat mereka bertiga ingin masuk ke dalam kota mereka dihentikan oleh seorang penjaga, penjaga tersebut memakai sebuah baju besi berwarna abu-abu dan memegang sebuah tombak.


''Berhenti siapa kalian?'' Tanya penjaga tersebut.


''Kami merupakan Pemburu Roh yang berasal dari Bagian Pusat, kami diperintahkan untuk membawa suatu barang menuju ke Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang, jadi cepat menyingkir jika kau tidak ingin aku berbuat kasar.'' Ucap Akarui yang terlihat kesal karena dihadang oleh seorang penjaga.


''Ah kalau begitu, silahkan lewat Tuan dan Nona.'' Ucap penjaga dengan wajah sedikit takut, karena Akarui menyebutkan tentang Bagian Pusat.


''Ayo kita segera berangkat.'' Ucap Ryuki yang juga sudah tidak sabar.


Di suatu tempat yang berada di menara, seorang pria sedang memeriksa beberapa dokumen.

__ADS_1


Tiba-tiba saja muncul seseorang dari pintu, orang tersebut terlihat sangat tergesa-gesa dan terengah-engah.


''Tuan ada sebuah berita, ada yang berhasil selamat dari misi pengalih perhatian itu, mereka sekarang sedang menuju ke sini.'' Ucap orang tersebut yang menjelaskan keadaannya.


''Apa? Ada yang berhasil selamat, kurasa dengan ini wanita itu tidak akan membuat masalah lagi di tempat ini.'' Ucap orang tersebut yang sedang duduk dan masih memegang beberapa kertas.


''Hem tempat ini cukup luas juga.'' Ucap Aziz yang memandang sekitar.


''Yah gedung-gedung Asosiasi Pemburu Roh memang sangat luas, karena itulah mengapa sebagian besar banyak yang ingin menjadi kuat, karena semakin kuat seorang Pemburu Roh semakin banyak uang juga yang dapat diterimanya.'' Ucap Ryuki yang menjelaskannya kepada Aziz.


''Permisi Tuan, Anda sekalian sudah ditunggu oleh Ketua Asosiasi.'' Ucap salah seorang yang tiba-tiba saja muncul dan segera membawa mereka bertiga menuju ke sebuah ruangan.


''Ketua, ini adalah mereka bertiga.'' Ucap orang tersebut yang sudah mengantarkan mereka bertiga ke ruangan tersebut.


''Baiklah kau sudah boleh pergi.'' Ucap seorang pria tua berambut panjang yang diikat, orang tersebut memakai sebuah kimono berwarna hitam.


''Kami datang ke sini, karena kami diberikan misi untuk mengantarkan sebuah barang ke tempat ini.'' Ucap Ryuki yang menjelaskan tujuannya.


Sebelum sempat Hayato menjawab tiba-tiba saja pintu didobrak, orang yang mendobrak pintu tersebut segera pergi menuju ke arah Akarui dan langsung memeluknya.


''Hiks... Hiks... Maafkan aku Akarui, coba saja aku tidak sedang menjalankan misi, pasti aku akan melarang para orang tua bau tanah itu, yang memberikan misi pengalih perhatian kepadamu, maafkan aku.'' Ucap seorang wanita yang sangat cantik, dia juga memiliki lekuk tubuh yang sangat ideal.


Pakaian yang di pakai oleh wanita itu cukup terbuka, yang membuat Aziz menjadi sangat terganggu.


Akarui dan Ryuki yang mendengar tentang kebenaran dari misi ini membuat mereka berdua menjadi sangat marah, karena teman-teman mereka yang ikut dalam misi kali ini mati hanya demi untuk menjadi pengalih perhatian.


''Tidak apa-apa Shoko Sensei, lagi pula aku berhasil selamat, ini juga berkat Aziz orang yang berada di sebelah sini.'' Ucap Akarui yang menunjukkan ke arah Aziz.

__ADS_1


''Eh begitukah, terimakasih banyak karena telah menolong muridku.'' Ucap Shoko yang membungkuk kepada Aziz.


Saat Shoko membungkuk seperti sebuah sengatan menuju ke diri Aziz, karena hal itu membuat bagian terbuka dari tubuh Shoko terlihat, yang membuat Aziz menjadi sangat terganggu.


''Aku sudah punya istri bahkan banyak, jadi jangan membuat nafsu mengendalikanmu Aziz, tenang Aziz, tenang Aziz.'' Gumam Aziz pelan agar dirinya tidak dikendalikan oleh hawa nafsu.


''Tidak masalah, lagi pula aku hanya numpang lewat saat itu, jadi aku hanya membantu sedikit.'' Ucap Aziz yang sudah mulai tenang.


''Ah benar juga, jika aku boleh tahu kau ini sebenarnya siapa, aku tidak pernah mendengar tentang kau sebelumnya.'' Ucap Hayato yang melihat Aziz dari atas ke bawah.


'Eh bagaimana ini, aku tidak tahu harus berbuat apa, apakah aku harus mengatakan bahwa aku bukan bagian dari Dunia Supranatural.' Pikir Aziz yang menatap semua orang.


[Ting ~ Tenang saja Tuan, Saya bisa membuat kartu identitas tentang Anda jadi Anda tidak perlu khawatir]


'Oh bagus, kalau begitu cepat buatkan untukku system, dengan begini aku tidak akan dicurigai.' Pikir Aziz yang memasukkan tangan kanannya ke kantong celana, tidak lama kemudian Aziz mengeluarkan sebuah kartu dan menyerahkannya kepada Hayato.


''Ini...! Maafkan atas kelancangan saya, jika saya boleh tahu ada urusan penting apa, yang membuat Anda berada di negara ini ataukah Anda memiliki hal lain di negara ini.'' Ucap Hayato yang menjadi lebih sopan kepada Aziz.


''Aku sedang liburan, ah benar juga apakah kau tahu sesuatu tentang salah seorang Raja Gunung yang menikah dengan seorang manusia biasa.'' Ucap Aziz yang mencoba untuk mencari sedikit informasi.


''Soal itu saya kurang tahu, tetapi ada masalah tentang Roh tersebut, karena Raja Gunung dan istri manusianya, secara tiba-tiba saja menghilang entah pergi ke mana, karena itulah mengapa anak dari Raja Gunung yang akan meneruskan menjadi Penjaga Gunung.'' Ucap Hayato yang mencoba untuk menjelaskan situasinya kepada Aziz.


''Ini...? Baiklah terimakasih banyak atas informasinya, kalau begitu aku sepertinya sudah harus pergi.'' Ucap Aziz yang mencoba untuk segera pergi, karena sudah mendapatkan informasi tentang istri selanjutnya.


''Aku juga harus segera kembali, karena memiliki sedikit urusan di Bagian Pusat.'' Ucap Ryuki yang juga ikut untuk pergi.


...______________<>________________...

__ADS_1


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2