Husband System

Husband System
Ch 34 ~ Pasangan Muda


__ADS_3

Saat diperjalanan Aziz terus-menerus melirik ke arah Ryuki yang dari tadi masih merenung, karena Aziz tidak menyukai suasana seperti ini jadi Aziz segera memulai pembicaraan.


''Hei apakah kau sekarang sudah tahu bahwa di dunia ini kekuatan adalah segalanya, jika kau lemah kau mungkin pada akhirnya akan bernasib sama seperti teman-teman...'' Sebelum Aziz dapat menyelesaikan kata-katanya Aziz melihat tatapan Ryuki yang memandang Aziz dengan serius.


Aziz yang merasa lebih bersalah, karena telah membuat suasana menjadi lebih tegang segera meminta maaf.


''Ah... Maaf aku tidak bermaksud begitu aku hanya ingin meringankan suasana saja...''


[Ting ~ Tuan, saya merasa masih ada orang yang berhasil selamat dari pertarungan itu Tuan]


Aziz mengkerutkan keningnya, kemudian Aziz mulai bertanya di mana tempat orang berhasil selamat tersebut kepada system.


[Ting ~ Berada di arah kiri Anda Tuan, yang berjarak tidak membutuhkan waktu lima menit dari tempat Anda berada]


''Ryuki ayo ikut denganku, aku merasa masih ada yang berhasil selamat.'' Ucap Aziz yang segera bergegas meninggalkan Ryuki yang terkejut dengan kata-kata dari Aziz.


Tetapi dia masih mengikutinya, tidak membutuhkan waktu yang cukup lama hingga mereka sampai di sana, seperti yang dikatakan oleh System bahwa hanya membutuhkan waktu yang kurang dari lima menit.


Di sebuah gang sempit terlantar seorang wanita yang berlumuran darah, Ryuki yang melihat wanita itu menjadi menegang sebelum Ryuki bisa memeluknya Aziz sudah terlebih dahulu menyuruh Ryuki untuk menunggu sebentar, setelah itu akhirnya Aziz segera mengeluarkan sebuah botol dan membuat wanita itu meminumnya.


''Semoga saja ini dapat menyembuhkannya.'' Ujar Aziz seraya membuat wanita tersebut meminum air dari botol tersebut.


Tidak lama kemudian wanita itu mulai mengerakkan jari-jari dari tangan kanannya, hal itu membuat Ryuki menjadi bahagia.


Saat wanita itu sudah mulai sadarkan diri Ryuki segera memeluknya dengan sangat erat, yang membuat wanita itu menjadi shock dan terkejut, juga wanita itu menjadi sedikit tersipu.


''Maafkan aku karena meninggalkanmu, aku berjanji aku tidak akan melakukannya lagi, jadi kumohon jangan melakukan hal yang berbahaya lagi, aku takut kehilanganmu aku sangat takut.'' Ucap Ryuki dengan nada gemetar.


Aziz yang menyaksikan ini merasa sedikit geli, karena biasanya yang melakukan hal seperti itu harusnya seorang perempuan saat melihat kekasihnya baru saja mengalami pertempuran hidup dan mati, tetapi ini laki-laki yang melakukan hal tersebut, tentu saja hal ini menjadi sedikit hiburan bagi Aziz.

__ADS_1


''Aku berjanji aku tidak akan melakukan hal berbahaya lagi.'' Ucap wanita tersebut dengan membalas pelukan Ryuki.


''Baik-baik pasangan muda kita harus mencari tempat yang lebih bagus, tidak enak nanti jika dilihat orang, masa bermesraan di dekat tong sampah, apa kata dunia? Jadi ayo kita segera mencari tempat yang lebih bagus.'' Ucap Aziz dengan nada bercanda seraya menyeringai.


Kedua orang tersebut yang mendengar kata-kata dari Aziz menjadi tersipu, sebelum akhirnya mereka berpindah tempat ke Dunia Energi milik Aziz.


Beberapa saat kemudian saat ini Aziz sedang menatap Ryuki yang malu-malu, kemudian Aziz menatap kepada wanita yang baru saja Aziz selamatkan.


''Jadi apakah kalian sudah melakukan hal 'itu' atau belum.'' Tanya Aziz kepada mereka berdua, mereka berdua yang mendengar hal itu menjadi terkejut dan mulai tersipu malu.


''Hei bodoh, apakah kau harus bertanya kepada mereka tentang hal tersebut.'' Balas Siha yang kesal kepada suaminya, yang secara blak-blakan bertanya tentang sesuatu hal yang memalukan.


''Aku hanya ingin tahu, lagi pula mereka adalah pasangan muda, pasti mereka belum berpengalaman jadi aku hanya ingin membantu mereka.'' Ucap Aziz yang menatap mereka berdua yang tersipu malu.


''Kami tidak melakukan hal 'itu' lagi pula kami hanya teman saja!'' Ucap Ryuki yang mencoba untuk menjelaskan situasinya kepada Aziz.


''Aku tahu kalian ini sebenarnya memiliki perasaan masing-masing, tetapi tidak mau mengungkapkan perasaan kalian, aku hanya membantu.'' Ucap Aziz yang mengangkat bahu.


''Sudah aku katakan kami tidak pernah melakukan hal itu!'' Teriak Ryuki yang menyela kata-kata dari Aziz.


''Kalau begitu apa yang aku maksud dengan hal 'itu'.'' Ucap Aziz yang kembali bertanya kepada mereka berdua.


Mereka berdua yang mendengar hal itu melirik satu sama lain, sebelum pada akhirnya mereka saling membuang muka ke arah lain, karena malu mendengar kata-kata dari Aziz.


''Hais... Kalian ini mengapa kalian hanya saling curi pandang, pada aku seusia kalian aku tidak seperti ini kalian tahu?'' Tanya Aziz kepada mereka berdua, karena pada saat Aziz seumuran mereka, Aziz tidak memiliki kekasih jadi tentu saja dia tidak curi pandang dengan seorang wanita.


''Emang umurmu berapa seperti umur kita berbeda sangat jauh.'' Ucap Ryuki kepada Aziz yang terlihat kesal karena Aziz bertingkah laku layaknya seorang pria tua, yang mencoba untuk menasehati para kaum muda.


''Umurku... Kurasa dua bulan lagi akan mencapai ke dua puluh enam, kalau tidak salah tanggal dua Juli.'' Ucap Aziz sambil menaruh tangan ke dagunya.

__ADS_1


Para istri Aziz yang mendengar tentang ulang tahun Aziz menjadi terkejut, pasalnya mereka tidak pernah ingat atau lebih tepatnya tidak pernah peduli tentang ulang tahun suami mereka.


Para istri Aziz segera berkumpul, sebelum pada akhirnya mereka semua pergi menuju ke arah kamar.


Aziz yang memperhatikan hal itu tidak terlalu mempedulikannya.


''Ternyata begitu, aku baru berumur sembilan belas tahun, yah soal 'itu' yang kau katakan adalah bahwa hal tersebut, merupakan dimana seorang pasangan akan melakukan hubungan...In...Tim!'' Ucap Ryuki yang pada akhir kalimat dia terbata-bata.


''Apa yang kau maksud, yang aku katakan adalah apakah kalian sudah pernah tidur bersama.'' Ucap Aziz sambil mengkerutkan keningnya.


''Bukankah itu sama saja.'' Ucap Ryuki dengan nada datar.


''Berbeda, kalian tidur bersama maksudnya, kalian hanya tidur di kasur yang sama, bukan berarti kalian akan melakukan itu.'' Ucap Aziz seraya menggelengkan kepalanya.


''Kalian ini adalah pasangan tipe kedua.'' Ucap Aziz kepada mereka berdua.


''Anu apa itu pasangan tipe kedua.'' Tanya sang cewek yang dari tadi diam akhirnya angkat bicara.


''Yang pertama adalah pasangan yang tidak peduli dengan sekitar dan melakukan hal itu di sembarang tempat, tipe kedua adalah pasangan yang malu-malu tetapi mereka ingin melakukannya, tentu saja kalian ini tipe kedua.'' Ucap Aziz sambil mengangguk.


''Oh iya, aku dari tadi belum mengetahui namamu.'' Ucap Aziz kepada wanita tersebut.


''Ah maafkan aku, karena membahas tentang hal 'itu' aku jadi lupa, perkenalkan namaku Yoko Azawa.'' Ucap Yoko yang memperkenalkan dirinya.


''Memang kalian ini adalah pasangan tipe kedua.'' Ucap Aziz sambil sekali lagi mengangguk.


Mereka berdua yang mendengar hal tersebut menjadi lebih memerah, kepulan asap sudah terlihat keluar dari kepala Yoko sangking malunya.


Sementara Ryuki hanya membuang mukanya dan tatapannya menjadi kosong, sangking parahnya efek dari kata-kata Aziz.

__ADS_1


...______________<>________________...


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2