
(Sudut pandang Akarui Sora)
Namaku Akarui Sora, aku merupakan seorang Pemburu Roh, penjaga dunia supranatural dan dunia manusia.
Kedua orang tuaku juga merupakan seorang Pemburu Roh, karena merekalah aku menjadi seorang Pemburu Roh, aku sudah mengetahui tentang Dunia Supranatural sejak aku berusia sepuluh tahun.
Aku mengatakan kepada kedua orang tuaku bahwa aku ingin menjadi seorang Pemburu Roh, karena itulah mengapa mereka melatihku sejak aku masih kecil.
Pada umurku yang kelima belas tahun aku sudah menjadi seorang Pemburu Roh, aku menjadi sangat bahagia tetapi kebahagiaan tersebut tidak bertahan lama.
Karena pada umurku yang ke dua puluh tahun aku mengetahui bahwa kedua orang tuaku terbunuh, saat sedang menjalankan sebuah misi dari Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang.
Aku yang mengetahui akan hal itu menjadi sedih, marah dan mulai bergegas untuk mencari Roh yang telah membunuh kedua orang tuaku.
Tetapi aku dihentikan oleh para anggota Asosiasi, karena kata mereka Roh yang telah membunuh kedua orang tuaku merupakan Roh Tingkat Atas Tahap Dua.
Hal itu membuatku menjadi frustasi dan dilema, karena aku sangat ingin membunuh Roh yang telah membunuh kedua orang tuaku, tetapi saat aku mengetahui bahwa Roh yang membunuh mereka merupakan seorang Roh Tingkat Atas aku menjadi tidak bisa berbuat apa-apa.
Meski begitu kebencian yang aku miliki terhadap Roh yang membunuh kedua orang tuaku masih tetap ada, Roh yang membunuh kedua orang tuaku merupakan Roh dari ras Roh Tanduk Berdarah yang bernama Fia Suburakku.
Setelah itu aku mulai berlatih sangat keras, aku juga telah belajar banyak hal dari semua teknik berpedang yang aku pelajari dari Perpustakaan yang ada di Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang.
Asosiasi Pemburu Roh berada di setiap negara, mereka semua hanyalah cabangnya saja, Pusat Asosiasi Pemburu Roh ada di Dunia Roh yang merupakan tempat di mana para pengguna Supranatural berada.
Meski aku sudah mempelajari semua teknik berpedang yang ada di Perpustakaan aku masih sangat lemah, karena aku hanya bisa naik ke Tingkat Menengah Tahap Lima, yang sebelumnya aku berada di Tingkat Menengah Tahap Dua.
Semua pengguna Supranatural tahu mengenai tingkat masing-masing, ada lima tingkat yang ada di dunia ini, yang masing-masing tingkatan dibagi menjadi sepuluh tahapan. Bukan hanya manusia saja yang memiliki tingkatan, Roh juga memiliki tingkatan.
Roh Tingkat Bawah selalu berada di sekitar kita, mereka kebanyakan tidak menggangu, tetapi di atas tingkatan tersebut banyak yang membuat masalah karena itulah mengapa Asosiasi Pemburu Roh dibuat.
Tingkatan dibagi menjadi lima yaitu Tingkat Bawah Tahap 1-10,
__ADS_1
Tingkat Menengah Tahap 1-10,
Tingkat Atas Tahap 1-10,
Tingkat Bumi Tahap 1-10,
Tingkat Langit Tahap 1-10.
Roh Tingkat Bumi ke atas biasanya tidak pernah menggangu manusia atau yang lainnya, mereka hanya berada di tempat-tempat tersembunyi untuk tidur panjang.
Mereka tidur bukan sembarang tidur saja, karena saat sebuah Roh sudah mencapai Tingkat Bumi ke atas biasanya mereka membutuhkan waktu yang sangat lama hingga akhirnya mereka berhasil naik tingkatan.
Jadi mereka tidur untuk membuat mereka naik tingkatan, semakin lama umur sebuah Roh semakin tinggi dan kuat pula tingkatan yang ia miliki.
Karena itulah mengapa kebanyakan pengguna Supranatural, yang memiliki kekuatan yang sangat kuat sangat dihormati dan dihargai.
Dulu kedua orang tuaku berada di Tingkat Menengah Tahap Ketujuh mereka sangat dihormati dan dihargai oleh Asosiasi, karena itulah saat aku mencoba untuk pergi menuju kepada Roh yang telah membunuh kedua orang tuaku Asosiasi menghentikanku.
Karena mereka masih sangat menghormati kedua orang tuaku dan tidak ingin aku anak mereka satu-satunya, juga ikut kehilangan nyawa bersama mereka.
Dia membuatku menjadi muridnya yang membuatku menjadi sangat bahagia, setelah berlatih dengannya dan menjadi muridnya selama dua tahun aku sudah berada di Tingkat Menengah Tahap Kedelapan.
Pencapaian tersebut merupakan sesuatu yang sangat berarti bagiku, bukan hanya aku saja yang menjadi muridnya sebelum diriku ada dua orang lagi yang merupakan muridnya.
Mereka berdua juga merupakan seorang wanita, ternyata mereka sangat sangat kuat, bahkan nama mereka sangat dihormati oleh beberapa petinggi di Asosiasi Bagian Pusat.
Yang satu bernama Miu Yagahama, seorang Pemburu Roh Tingkat Atas Tahap Dua, yang ahli dalam teknik tombak.
Yang lainnya bernama Sakura Tagakuchi, seorang Pemburu Roh Tingkat Atas Tahap Tiga, yang ahli dalam kekuatan Supranatural yaitu memiliki kekuatan Es.
Meski begitu dibandingkan dengan mereka aku masih sangat lemah, karena itulah aku terus berlatih selama setahun lagi aku berlatih masih dibawah bimbingan Shoko Hijema.
__ADS_1
Benar dia adalah guru yang membimbingku selama dua tahun terakhir, sekarang aku berlatih dengannya selama setahun. Aku berlatih di Asosiasi Bagian Pusat karena Shoko Sensei berada di sana.
Dalam setahun aku sudah menjadi lebih kuat lagi, aku telah mencapai Tingkat Atas Tahap Satu, ini kekuatan yang sangat luar biasa bagiku.
Setelah itu aku mulai menjalankan tugasku kembali, sebagai seorang Pemburu Roh, saat aku akan menjalankan misi dan kembali ke Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang.
Aku dihentikan oleh beberapa anggota Asosiasi, karena aku akan menjalankan sebuah misi yang sangat penting, aku diberi tugas untuk membawa sebuah barang yang sangat penting dan sangat berbahaya.
Aku akan bersama dengan sembilan belas orang lainnya, jadi ada total dua puluh orang.
Barang tersebut akan dikirimkan ke Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang, jadi aku harus ikut dalam misi ini karena tujuannya sama ke Asosiasi Pemburu Roh Cabang Jepang.
Saat diperjalanan kami semua diserang oleh banyak orang, kami bertarung mati-matian, aku juga terluka cukup parah.
Meski pada akhirnya kami berhasil lolos, tetapi ini agak mengecewakan kami datang membawa dua puluh orang tapi yang berhasil selamat hanya sepuluh orang.
Saat di perjalanan kami masih dikejar oleh orang-orang tersebut, jadi satu demi satu dari kami akan menghadapi mereka untuk mengulurkan waktu, bagi kami yang tersisa.
Pada akhirnya hanya tersisa dua orang dari kami, saat kami terus berlari kami dihadang oleh salah satu dari mereka.
Kami berduapun harus menghadapinya, tetapi kami sudah terluka sangat parah dan kekuatan kami juga sudah hampir habis.
Pada saat aku melihat ke arah orang yang kami hadapi, dia sedang mengeluarkan dua bola api berwarna ungu di kedua tangannya.
Lalu ia melemparkannya kepada kami yang membentuk huruf X, tetapi saat serangan tersebut hampir mengenai kami berdua tiba-tiba saja muncul seseorang didepan kami.
Orang tersebut dengan mudahnya membuat serangan tersebut menghilang, lalu ia menoleh ke arah kami dan berkata.
''Apakah kalian baik-baik saja, aku sudah cukup lama melihat kalian bertarung itu sangat luar biasa, sudah lama aku tidak menyaksikan pertarungan Live Action yang biasanya aku tonton di anime.''
''Apakah kau harus bercerita saat kami sedang dalam keadaan seperti ini...!!'' Ucapku secara bersamaan dengan orang yang bersama denganku.
__ADS_1
...______________<>________________...
...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....