
Kemudian waktu berlalu dengan cepat, hari yang di tentukan tersisa satu hari lagi, sementara Aziz terus makan bersama, berjalan-jalan, mengobrol, dan menjadi lebih dekat dengan Xian Ming, Xian Liao dan kakeknya sedang merencanakan sebuah rencana licik.
"Kakek! Apa yang harus aku lakukan!" Ucap Xian Liao yang berteriak keras kepada kakeknya.
"Tenang saja, aku akan membuatmu dapat mengalahkan bocah kurang ajar itu! Kau hanya perlu memakan pil ini, pil tersebut merupakan sebuah pil ajaib, yang dapat meningkatkan kekuatanmu sebanyak sepuluh kali lipat, kau hanya perlu memakannya tepat sebelum pertandingan di mulai." Ucap Xian Lei yang memberikan sebuah pil kepada cucunya.
"Pil... Apakah pil ini memiliki efek samping yang sangat berbahaya?" Ucap Xian Liao dengan wajah ragu-ragu.
"Tenang saja, khasiat dari pil itu hanya akan habis setelah satu hari, sementara efek sampingnya hanya membuatmu tidak dapat berjalan selama sebulan, tepat setelah khasiatnya habis dan efek samping mulai berlaku, maka aku akan segera membawa dan melindungi, lalu menempatkanmu di tempat yang aman." Ucap Xian Lei dengan tersenyum yang dipenuhi oleh amarah.
"Baiklah Kakek..." Ucap Xian Liao yang menganggukkan kepalanya.
...
...
...
Aziz melihat ke arah seberang, yang di mana tepat di depannya merupakan lawannya, orang tersebut sedikit berbeda dari terakhir kali Aziz melihatnya, Aziz merasa bahwa pria di depannya, menggunakan sesuatu untuk meningkatkan kekuatannya.
"Mata Analisis!" Gumam Aziz dengan suara pelan.
[Nama: Pil Peningkatan Sepuluh Kali: Pil yang dapat meningkatkan kekuatan Internal dan Eksternal seseorang, selama seharian penuh, setelah itu orang tersebut akan mengalami efek samping yang sangat kuat selama sebulan, dia akan merasakan rasanya seluruh terbakar, tulang dihancurkan, daging di robek, dan tidak dapat berjalan selama sebulan penuh]
"... Begitukah? Jadi kau menggunakan pil yang berbahaya, hanya untuk mengalahkanku?" Gumam Aziz sambil tersenyum tipis.
"Karena kedua kontestan sudah berada di posisi masing-masing, maka pertandingan ini akan segera di mulai!" Ucap Xian Huo yang tiba-tiba saja berbicara di atas bangunan, arena Aziz bertarung dikelilingi oleh bangunan yang berbentuk lingkaran, yang merupakan tempat untuk duduk para penonton, orang yang dapat menonton hanya orang-orang yang berasal dari Keluarga Xian, atau orang-orang penting saja.
__ADS_1
"Baiklah! Pertarungan di... Mulai!" Ucap Xian Huo yang memulai pertandingan tersebut.
Aziz yang mendengar pertarungan dimulai, hanya diam di tempat menunggu Xian Liao, yang merupakan lawannya untuk mulai menyerang lebih dahulu.
"Grr! Kau terlalu sombong! Membiarkan lawanmu menyerang lebih dulu, merupakan kesalahan terbesarmu!" Ucap Xian Liao dengan kesal sebelum akhirnya bergegas ke arah Aziz.
Xian Liao segera melesat menuju ke arah Aziz, tapi Aziz masih tetap tidak bergeming, dan hanya menatap ke arah Xian Liao dengan wajah datar.
"Rasakan ini!" Ucap Xian Liao yang mengayunkan pukulannya, dengan sekuat tenaga yang dapat dikeluarkan oleh Xian Liao.
"Bola Api!" Ucap Aziz dengan wajah santai yang membuka lebar-lebar telapak tangan kirinya, yang di mana di sana muncul sebuah bola api seukuran bola besbol, yang menahan serangan pukulan dari Xian Liao, bahkan membuat Xian Liao terhempas mundur sedikit.
"Hah?" Xian Liao yang melihat hal itu terdiam, dirinya sangat terkejut dengan perubahan suasana yang tiba-tiba saja terjadi, Xian Liao mulai memikirkan apa yang baru saja dirinya lakukan.
Xian Liao kemudian menyadari bukan hanya dirinya yang terkejut, tapi penonton juga terkejut dengan hal yang baru saja terjadi, sebab bagi mereka kekuatan yang ditampilkan oleh Aziz, merupakan kekuatan yang berada di level yang tinggi.
"Sekarang aku yang akan memulai lebih dulu." Ucap Aziz yang tiba-tiba saja menghilang, lalu muncul kembali tepat di depan Xian Liao, hal itu tidak dapat diperkirakan oleh Xian Liao, dirinya mencoba dengan tergesa-gesa untuk melindungi tubuhnya, dengan kedua tangannya.
"Tubuh Energi." Gumam Aziz dengan suara pelan, yang kemudian dirinya memberikan pukulan tepat ke kedua tangan Xian Liao.
"Buk!" Pukulan tersebut begitu keras, hingga membuat suara hantaman yang kencang.
"Krak!" Bahkan tulang kedua tangan Xian Liao sampai retak.
"Arrgg!" Xian Liao yang merasakan sakit, akibat tulang kedua lengannya retak, berteriak dengan sangat keras.
Kemudian Aziz menghantam perut Xian Liao dengan dengkul kaki kanannya, yang membuat Xian Liao menyemburkan ludah, hal itu membuat Xian Liao melepaskan posisi pertahanannya.
__ADS_1
Melihat hal itu Aziz segera memukul tepat wajah Xian Liao, para penonton tercengang dengan pertarungan sepihak tersebut, mereka tidak menyangka bahwa itu akan menjadi pertarungan sepihak yang akan dibuat oleh Aziz.
Xian Lei yang melihat semua hal itu dari atas, menjadi sangat terkejut, marah, sekaligus malu, dirinya tidak pernah menyangka bahwa Aziz akan menjadi begitu kuat, bahkan Xian Liao tidak dapat membuat sebuah lecet sedikitpun kepada Aziz.
Kemudian Aziz memukul tangan, kaki, perut, wajah Xian Liao terus-menerus, melihat adegan berdarah tersebut membuat penonton menjadi terdiam, mereka tidak menyangka bahwa Aziz akan menjadi begitu brutal.
Sebab tidak membiarkan Xian Liao untuk bernafas lega sejenak, tapi mereka juga sadar bahwa di dalam pertarungan seseorang tidak boleh membiarkan lawan mendapatkan keuntungan, sebab jika tidak maka lawan akan menyerang dengan kekuatan yang lebih besar, dan itu akan menjadi sangat merugikan.
Aziz kemudian memukul Xian Liao tepat di dadanya, yang membuat Xian Liao terhempas ke belakang, Xian Liao merasakan kesadarannya sudah mulai habis, dirinya tahu jika dirinya kalah, maka dirinya akan mati, oleh karena itu Xian Liao mencoba untuk memusatkan semua kekuatannya yang tersisa, untuk memberikan sebuah pukulan tepat ke arah Aziz.
"Pukulan Bunga Melati Berwarna-warni!" Ucap Xian Liao yang meneriakkan teknik seni beladiri yang dirinya gunakan.
Kemudian Xian Liao mengarahkan pukulannya ke arah Aziz, semacam kepala tangan astral, melayang di udara menuju ke arah Aziz, yang berwarna-warni, melihat hal itu Aziz mengeluarkan sihirnya.
"Sihir Elemen Kegelapan: Pukulan Hantu." Ucap Aziz dengan nada pelan, membuka lebar kedua telapak tangannya, lalu muncullah berbagai kepalan tangan, berwarna ungu kehitaman yang terbang menuju ke arah Xian Liao.
Tepat saat serangan Aziz akan mengenai serangan milik Xian Liao, serangan Aziz menghantam serangan Xian Liao dengan sangat kuat, fluktuasi energi berkibar ke segala arah, lalu serangan Aziz menghancurkan serangan Xian Liao, kemudian mengenai Xian Liao.
"Argghh!" Xian Liao berteriak dengan sangat keras, sebab serangan dari Aziz begitu kuat, yang membuat tubuh bagian luarnya terluka sangat parah, bahkan darah mulai keluar di seluruh tubuhnya, sementara Inti Energi yang dimilikinya hancur, akibat serangan tersebut.
Lalu Xian Liao tergeletak di tanah, dengan seluruh tubuhnya mengeluarkan banyak sekali darah, sementara itu para penonton yang melihat serangan Aziz menjadi sangat terkejut, mereka tidak menyangka bahwa Aziz akan memiliki Sihir Elemen Kegelapan.
Sebab Sihir Elemen Kegelapan, sangat merusak mental sang pengguna, sebab karena itulah kebanyakan orang yang menggunakan Sihir Elemen Kegelapan, biasanya selalu menjadi Lich atau menjadi gila, dan mencoba untuk melakukan pembantaian besar-besaran, hanya untuk sebuah eksperimen semata.
...______________<>________________...
...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....
__ADS_1