Husband System

Husband System
Ch 59 ~ Jalan-Jalan Bersama Xian Ming


__ADS_3

Aziz kemudian di bawa menuju ke sebuah ruangan, Xian Huo mengatakan bahwa Aziz dapat tidur di sana, Aziz yang mendengar hal itu hanya mengangguk dan tersenyum kecil, dan berterimakasih karena di beri tempat tinggal, yang di balas oleh Xian Huo sebuah anggukan.


Kemudian Xian Huo beserta Xian Ning pergi dari sana, melihat kepergian dari mereka berdua Aziz segera menutup pintu, lalu dirinya pergi ke arah pintu lain, yang menunjukkan bahwa ruangan tersebut adalah kamar mandi, Aziz berpikir sejenak, sebelum akhirnya memutuskan untuk pergi mandi terlebih dahulu, sebelum langsung pergi tidur.


Tidak lama setelah Aziz selesai mandi, dirinya segera berpakaian dan pergi ke arah ranjang tempat tidur, kemudian Aziz langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Lalu secara perlahan namun pasti Aziz mulai mengantuk, kemudian akhirnya Aziz benar-benar tertidur lelap.


...


...


...


Keesokan harinya, Aziz terbangun dari tidur nyenyaknya, dirinya segera pergi ke kamar mandi, selesai mandi Aziz bersiap memakai pakaian.


Tidak lama setelah Aziz selesai berpakaian, tiba-tiba saja sebuah ketukan terdengar dari arah pintu masuk kamarnya, Aziz segera membuka pintu tersebut, yang memperlihatkan seorang pelayan yang sedang menunggunya.


"Hem... Ada apa?" Ucap Aziz dengan wajah bingung.


"Tuan Aziz, Tuan besar mengundang anda untuk makan pagi bersama, silahkan ikuti saya." Ucap pelayan tersebut yang menyampaikan pesan dari Xian Huo kepada Aziz, mendengar hal itu Aziz menganggukkan kepalanya, yang menandakan bahwa dirinya setuju.


Kemudian Aziz di bawa ke sebuah ruangan, lalu pelayan tersebut mengatakan bahwa ruangan tersebut adalah ruang makan, dan Aziz harus pergi sendiri, kemudian Aziz menganggukkan kepalanya, dan mengucapkan terimakasih karena sudah di antarkan ke sana, kemudian Aziz masuk ke dalam ruang makan.


Saat Aziz masuk dirinya langsung bertatapan dengan Xian Ming, secara tidak sengaja, mereka saling menatap selama beberapa detik, seolah-olah dunia hanya milik mereka berdua saja, sampai akhirnya Xian Huo tidak dapat bertahan lebih lama lagi, lalu dirinya berdehem.


"Uhuk!" Xian Huo yang melakukan batuk palsu, langsung menyadarkan Aziz dan juga Xian Ming.

__ADS_1


Aziz kemudian segera melihat ke sekitar meja makan, di sana tidak hanya ada Xian Ming saja, tapi juga ada Xian Huo, dan Xian Ning.


"Maaf atas ketidaksopanan saya..." Ucap Aziz yang meminta maaf, sebelum akhirnya duduk di arah yang berlawanan dengan Xian Huo, Xian Ning, dan Xian Ming.


"Fufu tidak apa, lagi pula putriku sepertinya juga tidak terlalu mempermasalahkannya, benar bukan Xian Ming?" Ucap Xian Ning yang tersenyum, sambil menggoda Xian Ming.


"Ibu!" Ucap Xian Ming yang menatap ibunya yaitu Xian Ning dengan tatapan mengancam, tapi Xian Ning tidak mempedulikannya, dan malah tersenyum lebih lebar, yang membuat Xian Ming menundukkan kepalanya.


Sementara Aziz hanya tersenyum tidak berdaya, karena bertemu dengan seorang perempuan yang sudah berpengalaman.


"Sudah, ayo kita segera makan." Ucap Xian Huo yang menghentikan istrinya dari menggoda lebih jauh Xian Ming.


"Baiklah." Ucap Xian Ning sambil tersenyum, lalu mereka mulai makan, selama makan Xian Ming terus-menerus melirik Aziz dari waktu ke waktu.


Meski dirinya mencoba menyembunyikan lirikannya terhadap Aziz, tapi itu tetap tidak dapat menghindari indra dari Xian Huo, Xian Ning, dan tentu saja Aziz itu sendiri.


"Bagaimana kalau kau melakukan latihan, yang akan aku berikan, dengan begitu itu akan membuat peluangmu untuk menang lebih tinggi?" Ucap Xian Huo yang langsung ke inti pembicaraan.


Aziz yang mendengar hal itu cukup terkejut, dirinya tidak menyangka bahwa Xian Huo begitu memikirkannya, oleh karena itu Aziz lebih bertekad untuk menang.


"Terimakasih, tapi aku yakin dengan kekuatanku yang sekarang ini, bahwa aku dapat menang." Ucap Aziz yang tersenyum lebar.


"Hem... Begitukah? Baiklah jika itu yang kau katakan." Ucap Xian Huo yang menerimanya, sebab menurutnya Aziz memang sudah sangat kuat.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kau di antar oleh Xian Ming untuk melihat-lihat sekitar?" Ucap Xian Ning yang bertanya sambil menatap ke arah Aziz.


"Jika itu tidak mengganggu kesehatan nona Xian Ming, yang baru saja pulih maka saya terima." Ucap Aziz yang melirik ke arah Xian Ming.

__ADS_1


"Mengenai hal itu tenang saja, Xian Ming sudah baik-baik saja, kesehatannya sudah sangat membaik, lagi pula jika dirinya tidak membiasakan diri untuk berjalan, maka di masa depan dirinya akan lebih sulit untuk berjalan." Ucap Xian Ning sambil tersenyum lebar dan melirik putrinya.


"Kalau begitu, apakah nona Xian Ming mau mengantar saya untuk melihat-lihat sekitar?" Ucap Aziz yang tersenyum sambil menatap ke arah Xian Ming.


"Aku tidak masalah..." Ucap Xian Ming yang menundukkan kepalanya, untuk menutupi rona merah di pipinya.


"Baiklah kalau seperti itu, tolong jaga saya..." Ucap Aziz yang berdiri, sebelum berpamitan kepada Xian Huo dan Xian Ning, lalu Aziz mengikuti Xian Ming di belakangnya.


Mereka pergi ke sekitar kediaman keluarga Xian, Aziz melihat berbagai ruangan di kediaman kompleks keluarga Xian, serta taman dan berbagai tempat lainnya.


Lalu Aziz di bawa ke kota, di kota banyak orang yang menoleh untuk melihat kecantikan Xian Ming, banyak orang yang terpesona, Aziz dan Xian Ming pergi ke berbagai toko di kota, Aziz yang membayar setiap makanan, meski Xian Ming ingin membayarnya, tapi Aziz melarangnya dan mengatakan bahwa dirinya ingin membelikan Xian Ming barang-barang bagus, sebelum benar-benar menjadi suami Xian Ming.


Mendengar perkataan itu dari Aziz membuat Xian Ming tersipu malu, dan akhirnya menyerah untuk menggunakan uangnya sendiri, setelah mereka membeli berbagai makanan dan barang, mereka memutuskan untuk kembali ke kediaman kompleks keluarga Xian.


Sesampainya di sana, Xian Ming dan Aziz berpisah, sebab hari sudah mau malam, dan mereka berdua belum mandi serta makan.


Aziz segera kembali ke kamarnya, dirinya tersenyum lebar, sebab dirinya dapat seharian penuh bersama dengan Xian Ming, setelah mandi Aziz kembali di ajak makan bersama.


Saat makan Xian Huo dan Xian Ning bertanya berbagai hal, mengenai hal yang dilakukan oleh Aziz dan Xian Ming, Aziz menjawab dengan cepat, sementara Xian Ming hanya menjawab beberapa, sebelum akhirnya menjadi sangat merah, karena digoda oleh ibunya.


Selesai makan bersama, Aziz kembali ke kamarnya, di kamar Aziz menatap langit, sebelum benar-benar tertidur Aziz berbicara dengan system, mengenai letak keberadaan istri terakhirnya.


System hanya mengatakan bahwa Aziz perlu menikahi istrinya yang sekarang dulu, baru Aziz bisa mengetahui istrinya yang terakhir, yang berada di bumi.


Aziz hanya mengeluh sebentar, lalu dirinya segera menjadi lelah dan mulai tertidur, sebelum benar-benar tertidur Aziz tersenyum lebar, kemudian mulai benar-benar tertidur lelap.


...______________<>________________...

__ADS_1


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2