Husband System

Husband System
Ch 37 ~ Manusia Es


__ADS_3

Aziz melihat ke sekeliling tetapi entah mengapa setiap kali Aziz ingin melihat ke arah lain, pandangan Aziz selalu tertuju kepada seorang anak kecil berambut putih seputih salju dengan bola mata berwarna biru muda yang sangat indah.


'Apakah di Jepang ada seorang anak yang memiliki rambut berwarna putih dengan mata berwarna biru muda, kurasa tidak ada, bagaimanapun juga ini dunia nyata bukan di anime yang banyak orang memiliki rambut warna-warni, tetapi mengapa anak itu memiliki rambut berwarna putih.'


'Anak itu sepertinya memiliki masa lalu yang cukup menarik.' Pikir Aziz dalam benaknya.


[Ting ~ Misi khusus, Jadikan anak berambut putih tersebut sebagai bawahan]


[Hadiah : Cincin Pengendali Es]


'Hem aku mendapatkan misi, tetapi hadiahnya ini apa maksudnya pengendali es?'


[Ting ~ Maksudnya dengan memakai Cincin tersebut, seseorang yang memiliki kekuatan es yang sulit untuk dikendalikan, jika memakai cincin tersebut maka kekuatan es miliknya dapat dikendalikan dengan mudah.]


'Oh begitukah, tetapi siapa yang memerlukan cincin tersebut.'


[Ting ~ Anak itu Tuan, dia merupakan seorang Hibrida setengah manusia dan setengahnya lagi seorang Roh manusia Es.]


'Manusia Es? Apa itu system.'


[Ting ~ Manusia Es adalah seorang Roh yang memiliki wujud mirip seperti manusia hanya saja dia memiliki suhu tubuh yang sangat dingin, tidak lupa juga dia selalu memiliki ciri khas rambut putih dan mata berwarna biru muda.]


'Ah ternyata seperti itu, apakah ibunya juga seorang manusia biasa.'


[Ting ~ Anda harus mencari tahunya sendiri Tuan, Anda dapat mencari tahu tentang hal itu dari seseorang yang merawat anak tersebut.]


'Uhk, baik-baik kalau begitu aku akan menghampiri anak itu terlebih dahulu.' Pikir Aziz seraya berjalan menuju ke arah anak tersebut.


''Hei nak.'' Ucap Aziz yang menyapa anak tersebut.


''Halo.'' Ucap anak tersebut seraya sedikit membungkuk, kemudian dia melanjutkan pekerjaannya.


'Anak ini, apakah dia tidak pandai bersosialisasi, yah kurasa begitu.' Pikir Aziz seraya memandang anak tersebut dari bawah ke atas.


'Tunggu manusia Es? bagaimana caranya manusia Es berada di tempat ini, bukankah seharusnya Roh manusia Es hanya berada di tempat yang dingin saja, karena dari nama mereka memiliki hubungan dengan Es bukan?.' Pikir Aziz dalam benaknya.


[Ting ~ Di Jepang terdapat musim dingin Tuan, jadi para manusia Es sering berkeliaran saat musim dingin.]

__ADS_1


'Lalu bagaimana caranya mereka bisa bertemu?' Tanya Aziz dalam benaknya.


[Ting ~ Itu masih menjadi misteri dan Anda harus menemukan jawabannya sendiri Tuan.]


'Tcih, kau ini kenapa pakai misteri segala kau tidak tahu apa bahwa aku ini bodoh dalam teka-teki, apa lagi yang rumit seperti ini.' Keluh Aziz dalam benaknya.


[Ting ~ Anda dapat menemukan jawabannya dengan bantuan dari seseorang yang menjaga anak tersebut.]


'Kau tadi sudah mengatakannya, baiklah aku akan bertanya kepada orang tersebut.'


''Hei nak, apakah kau bisa mengantarkan aku kepada orang yang merawat dirimu.'' Ucap Aziz kepada anak tersebut.


''Orang yang merawatku? Maksud Anda kepala desa, baiklah aku akan mengantar Anda kepadanya.'' Ucap Anak tersebut.


Kemudian Anak tersebut pergi membawa Aziz kepada orang yang telah merawatnya.


''Hei nak siapa namamu? Namaku Aziz Septian kau bisa memanggilku Aziz saja.'' Ucap Aziz yang mencoba untuk memperkenalkan diri.


''Namaku Hakuto, hanya Hakuto.'' Ucap Hakuto yang memperkenalkan dirinya.


''Kau tidak memiliki nama belakang? Di mana kedua orang tuamu nak.'' Tanya Aziz meski dia sudah tahu tetapi Aziz masih ingin bertanya.


''Hem begitukah, rambut putih dan mata biru muda...'' Ucap Aziz seraya melirik ke arah Hakuto dari bawah sampai ke atas.


''Aku tahu, aku memang aneh.'' Ucap Hakuto dengan nada sedikit sedih.


''Kau aneh? Haha nak kau harus pergi keluar dari desa, di sana kau akan melihat ada begitu banyak orang-orang aneh yang berada diluar sana, juga kau tidak aneh malah kau ini terlihat sangat tampan.'' Ucap Aziz yang menjelaskan kelebihan Hakuto.


''Aku saja iri denganmu, karena kau memiliki rambut dan mata yang indah, jika kau pergi keluar dari desa ini kau pasti akan menjadi sangat terkenal karena ketampananmu.'' Ucap Aziz yang meyakinkan Hakuto bahwa dia memiliki kelebihan bukan aneh.


''Begitukah?'' Ucap Hakuto yang memandang wajah Aziz.


''Tentu saja, ah benar nak kau ini sebenarnya memiliki lebih banyak kelebihan.'' Ucap Aziz seraya tersenyum hangat.


''Apa saja?''


''Kau bisa membekukan sesuatu.'' Ucap Aziz yang membuat Hakuto terkejut, dapat terlihat dari wajah Hakuto bahwa dia memiliki emosi yang bercampur aduk.

__ADS_1


''Kau tenang saja, aku tidak takut padamu karena aku juga bagian dari Dunia supranatural.'' Ucap Aziz yang menepuk kepala Hakuto.


''Dunia Supranatural?'' Ucap Hakuto yang tampak kebingungan.


''Hem bagaimana kalau aku menjelaskannya nanti, saat kita bertemu dengan orang yang merawatmu.'' Ucap Aziz yang mengambil kembali tangannya dari kepala Hakuto, karena tangan Aziz menjadi mati rasa sebab tubuh Hakuto sangat dingin.


Kemudian mereka sampai di sebuah rumah kecil di sana terdapat seorang pria tua, lalu Aziz menjelaskan kepada pria tua tersebut bahwa kedatangannya ke sini untuk bertemu dengan Hakuto.


Lalu Aziz mulai bertanya kepada pria tua tersebut bagaimana dia bisa bertemu dengan Hakuto, pria tua tersebut mulai menjelaskan bahwa dia bertemu Hakuto, karena pada suatu hari saat sedang turun hujan salju yang begitu lebat, dia pergi ke sekitar untuk melihat situasi desa ini.


Tetapi tidak dia duga bahwa dia akan bertemu dengan seorang bayi yang sedang menangis dan tergeletak di tumpukan salju tanpa sehelai pakaianpun, karena dia merasa kasihan kepada bayi tersebut akhirnya dia membawanya pulang kerumahnya dan merawatnya.


''Begitukah, jadi Hakuto apakah kau mau mencari tahu tentang orang tuamu.'' Ucap Aziz yang membuat Hakuto dan Takamura terkejut, Takamura adalah nama dari pria tua tersebut.


''Apakah kau bisa melakukannya.'' Tanya Takamura.


''Yah aku juga tidak begitu yakin tapi pasti aku dapat membantu, lagi pula jika dia terus berada di sini maka dia akan mendapatkan masalah, karena dia seorang Hibrida.'' Ucap Aziz yang mulai menjelaskan tentang siapa Hakuto sebenarnya.


''Jadi aku tidaklah di buang?'' Ucap Hakuto dengan nada bergetar.


''Yah aku juga tidak tahu soal itu, tapi pasti itu tidak mungkin karena siapa juga yang tega membuang anaknya sendiri, kemungkinan kau ditinggalkan karena mereka tidak ingin kau mendapatkan masalah.'' Ucap Aziz yang menjelaskan kemungkinan yang terjadi.


''Karena jika sampai ada yang tahu kalau kau seorang Hibrida yang merupakan anak dari manusia yang bukan bagian dari supranatural kemungkinan kau dan ibumu akan dibunuh.'' Ucap Aziz seraya menyesap teh miliknya.


''Jadi apakah kau mau ikut denganku Hakuto?'' Tanya Aziz kembali kepada Hakuto.


''Jika aku ikut dengan Anda apakah aku benar-benar bisa bertemu dengan kedua orang tuaku.'' Balas Hakuto yang menatap wajah Aziz.


''Tentu, karena kita akan sering terlibat dengan Dunia supranatural.'' Ucap Aziz seraya tersenyum.


''Baiklah aku akan ikut dengan Anda.'' Ucap Hakuto yang menyetujuinya.


''Kumohon tolong jaga Hakuto dan temukan dengan kedua orang tuanya.'' Ucap Takamura yang memohon kepada Aziz.


''Akan aku lakukan pak Takamura, sebaiknya kau mulai bersiap-siap karena besok kita akan langsung pergi dari sini.'' Ucap Aziz yang menjelaskan tentang keberangkatan mereka.


...______________<>________________...

__ADS_1


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2