
Dua jam kemudian Aziz, Hakuto, Kana dan Yamiko telah sampai di festival lampion yang berada di wilayah Ryogen, Aziz dan yang lainnya saat ini memakai sebuah topeng berbentuk kucing, mereka juga memakai sebuah jubah berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuh mereka, ini semua terjadi saat Aziz dan yang lainnya hampir sampai di festival tersebut.
Sebelum benar-benar sampai ke festival lampion Aziz menyuruh yang lainnya untuk berhenti, untuk memakai pakaian dan topeng tersebut.
(Flashback)
''Kenapa kita harus berhenti di sini, tempat yang kita tuju itu berada di sana jadi ayo kita pergi ke sana dan jangan buang-buang waktu berhenti di tempat ini.'' Ucap Yamiko yang mengeluh karena mereka berhenti di tempat yang tidak seharusnya.
"Benar Pak Aziz kenapa kita berhenti di sini." Ucap Hakuto yang juga bertanya kepada Aziz.
"Huff... Kita berhenti di sini karena aku ingin kalian memakai ini." Ucap Aziz yang mengeluarkan empat topeng berbentuk kucing dan empat jubah berwarna hitam.
"Apa ini?" Tanya Yamiko yang melihat ke arah barang yang Aziz pegang.
"Kau ini bodoh atau tidak bisa melihat, jelas-jelas ini sebuah jubah dan juga sebuah topeng!" Balas Aziz yang memberitahukan kepada mereka barang apa yang dia bawa.
"Aku tahu barang apa itu! Yang aku maksud kenapa kau memberhentikan kita hanya untuk menunjukkan barang-barang ini." Ucap Yamiko yang kesal dengan pernyataan ambigu dari Aziz.
"Oh! Barang-barang ini akan membuat hawa keberadaan kalian berubah, kalian ini hanyalah seorang Hibrida jadi di dalam tubuh kalian terdapat darah seorang manusia, karena itulah mengapa aku memberikan ini agar hawa hibrida kalian akan berubah jadi seorang Roh sepenuhnya." Ucap Aziz yang menjelaskan lebih lanjut tentang barang yang dia bawa.
"Sementara itu, topeng ini akan menutupi identitas kita, karena jika sampai identitas kita diketahui oleh orang-orang maka kita akan mendapatkan masalah.''
''Tentu saja aku tidak ingin mendapatkan masalah seperti diburu oleh orang-orang, atau semacamnya jadi kalian semua pakai jubah dan topeng itu." Ucap Aziz yang mulai memakai jubah dan topengnya.
"Yah aku juga tidak ingin mendapatkan masalah, sini topengnya." Ucap Yamiko dengan nada angkuh.
"Topeng ini lucu juga." Ucap Kana yang mengambil topengnya.
"Benar bukan? Topeng ini memang sangat bagus, tadinya aku ingin membuat bentuk yang lainnya seperti beruang, kelinci dan hewan lainnya, tetapi karena ini hanya misi penyamaran jadi aku hanya memilih bentuk kucing." Ucap Aziz yang menjelaskan tentang kenapa dia membuat topeng kucing, Aziz menyukai hewan-hewan lucu tetapi tidak sampai pada sikap menyukai yang berlebihan.
"Baiklah, karena kalian sudah memakai topengnya maka kita akan tetap di sini untuk sementara."
__ADS_1
"Hah, kenapa kita masih harus tetap berada di sini, bukankah kita sudah memakai topeng dan jubah yang kau berikan." Tanya Yamiko dengan nada kesal.
"Aku akan membuat ini." Balas Aziz yang mengarahkan tangannya ke hadapan mereka.
"Ini... Lalat?" Ucap Hakuto dengan wajah bingung.
"Benar lalat, aku membuat alat yang di mana alat ini yang akan mencari pria itu, karena tempat ini sangatlah luas, juga Black Market lebih luas lagi dari festival ini, jadi kita pasti harus mencari ke mana-mana dan itu akan membutuhkan waktu yang sangat lama, karena itulah mengapa aku membuat ini agar mempermudah kita dalam pencarian.'' Ucap Aziz yang menjelaskan tentang lalat yang berada di tangannya.
"Apakah kau yang membuat alat ini." Tanya Yamiko yang menatap tajam ke wajah Aziz.
"Benar, tetapi aku membutuhkan sedikit waktu untuk membuat alat-alat ini, jadi kita akan tetap di tempat ini untuk sementara waktu." Balas Aziz seraya tersenyum kecil.
"Kalau begitu cepat kau buat aku tidak memiliki banyak waktu." Ucap Yamiko yang melangkah menuju ke sebuah pohon, yang tidak jauh dari tempat Aziz dan kemudian duduk di sana.
"Baik-baik, ini hanya memakan sedikit waktu kok." Ucap Aziz yang memulai pembuatan lalat miliknya.
Satu jam kemudian Aziz telah selesai membuat alat yang akan membantu mereka dalam melakukan pencarian.
"Kau tadi bilang hanya sebentar tapi ini sudah satu jam kau tahu tidak!" Ucap Yamiko yang kesal kepada Aziz
"Aku juga tidak tahu kalau ini akan memakan waktu selama itu, yang penting sekarang kita sudah bisa melakukan pencariannya." Ucap Aziz yang menyebarkan para lalat miliknya.
"Baiklah ayo kita pergi ke festival, sayang banget kalau kita datang tetapi tidak bersenang-senang bukan?" Ucap Aziz yang melangkah pergi.
"Hmph!" Dengus kesal Yamiko, setelah itu Aziz dan yang pergi menuju ke arah festival.
(Flashback end)
Di festival Aziz dan yang lainnya melihat banyak hal unik dan menarik, juga mereka pergi makan bersama-sama.
Para lalat Aziz juga pergi ke berbagai tempat, karena pasar gelap lebih luas dari yang Aziz kira maka mereka membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk mencari orang tersebut.
__ADS_1
"Ah! Aku menemukannya, dia saat ini sedang bersama dengan seseorang yang memakai jubah berwarna hitam." Ucap Aziz yang tiba-tiba saja berbicara saat mereka sedang makan, tempat mereka makan terbilang cukup sepi, juga mereka saat ini sedang memakan beberapa sate.
"Kalau begitu ayo kita segera pergi." Ucap Yamiko yang beranjak pergi.
"Tunggu." Ucap Aziz yang menghentikan langkah Yamiko.
"Kenapa Pak Aziz bukankah kita sudah menemuinya." Ucap Hakuto yang melihat ke arah Aziz.
"Benar tetapi aku ingin membuat suatu alat terlebih dahulu, agar mereka tidak dapat melarikan diri." Ucap Aziz yang mulai membuat sesuatu tanpa peduli dengan keluhan dari Yamiko.
Setelah beberapa saat mereka sudah sampai di tempat orang yang telah diceritakan oleh Kazu.
Kemudian, tanpa berlama-lama lagi Aziz segera melemparkan sebuah benda yang mirip dengan sebuah Rubik berwarna hitam ke tanah.
Rubik yang sebelumnya berbentuk kotak tiba-tiba saja berubah bentuk menjadi seperti sebuah tembok, yang perlahan-lahan berubah menjadi sebuah bangunan, pada saat itu terjadi Aziz dan yang lainnya sudah masuk ke dalam bangunan tersebut.
"Apa yang terjadi?" Ucap pria yang diceritakan oleh Kazu.
"Kau bersiaplah, sepertinya kau telah membawa beberapa orang yang merepotkan." Ucap seseorang yang memakai jubah berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuhnya.
"Baiklah kalian urus pria itu, sementara aku yang akan mengurus orang yang memakai jubah yang berada di sebelahnya." Ucap Aziz yang mengeluarkan pedangnya dan langsung melesat menuju ke orang berjubah.
Orang berjubah seketika juga mengeluarkan senjata yang berupa sebuah pisau, pedang milik Aziz dan pisau dari orang tersebut berbenturan yang membuat suara hantaman besi.
Saat melihat sebuah celah dari orang berjubah, Aziz segera menendang bagian perutnya yang membuat orang berjubah terlempar jauh.
"Cih! Sepertinya aku terpaksa melawan orang-orang itu ya?" Ucap pria yang akan bertarung dengan Hakuto, Kana dan Yamiko.
...______________<>________________...
...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....
__ADS_1