Husband System

Husband System
Ch 23 ~ Misi Ini Sangat Merepotkan


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, sejak semua orang telah mengetahui sebab dari kejadian terbunuhnya Joko dan Alfian, ada banyak orang yang merasa marah kepada Miko, keluarganya dan beberapa orang yang ikut terlibat.


Aziz saat ini sedang berpikir tentang apa yang harus ia lakukan terhadap misi yang ia dapat dari system, di misi tersebut ada dua tugas, yang pertama telah ia selesaikan dan yang satunya adalah menjadikan ibu mertuanya menjadi istrinya.


Hal itu cukup untuk membuat kepalanya hampir meledak akibat hal ini, 'Misi ini sangat merepotkan, hei system bagaimana cara menangani misi ini?'


[Ting ~ Tuan, Anda memiliki tiga cara Tuan, satu selesaikan misi ini, dua misi ini gagal dan Anda akan terkena hukuman, tiga Anda bisa membayar untuk menyelesaikan misi ini, Tuan]


'Yang pertama aku tidak bisa, kalau yang kedua hukumannya apa, system?'


[Ting ~ Level Anda turun ke level 5, semua poin status akan turun mencapai angka sepuluh, semua skill levelnya akan turun mencapai level nol, ada tiga skill yang akan hilang secara acak entah skill tersebut adalah skill apa]


'Uhk, kalau bayar?'


[Ting ~ Level anda akan turun mencapai level sepuluh, semua uang Anda akan diambil hingga tak tersisa]


'Apa...! Apakah kau sedang merampok atau sedang apa system?'


[Ting ~ Saya tidak merampok Anda Tuan, itu adalah peraturan yang dimiliki setiap pengguna system]


'Hem... Tapi apakah tidak masalah aku akan mengambil seorang wanita cantik yang baru saja kehilangan suaminya beberapa hari yang lalu, apa lagi bukankah itu akan melanggar hukum...?'


[Ting ~ Tuan, Anda ini memiliki hubungan dengan dunia supranatural apakah Anda masih ingin taat hukum Dunia manusia]


'...Itu, tapi tetap saja aku tidak bisa kalau mau bantu aku sedikit, system. Setidaknya buat momentum agar ia menyukaiku, aku juga ingin tahu apakah ia memiliki perasaan suka kepadaku.'


[Ting ~ Tuan, tenang saja saya akan membuat momen yang sangat bagus untuk Anda]


'Baiklah, aku akan menunggu di sini.'


Beberapa saat kemudian, Aziz telah menunggu lebih dari empat puluh menit tetapi tidak ada tanda-tanda akan ada sesuatu hal yang membantunya untuk mendapatkan ibu mertuanya.


'Hoi system kau mau membohongi aku atau apa hah...!'


[Ting ~ Tenang Tuan, sebentar lagi Anda akan mengetahuinya]


'Tapi aku akan menikahi anak dan ibunya apakah aku tidak akan masuk penjara?'


[Ting ~ Sudah saya bilang, Anda memiliki hubungan dengan dunia supranatural, jadi hukum Dunia manusia tidak akan terlalu penting, jika Anda tidak mau Anda bisa mendapat Hukuman atau bayar, pilih salah satu, Tuan]


'Tcih baiklah kalau begitu, mana katanya kau mau membuat momentum agar aku bisa menikahi ibu mertuaku, Sina...'


''Bruuk...!'' Suara pintu yang di buka.

__ADS_1


Di sana terlihat dua orang wanita cantik berambut hitam.


(Sebelumnya)


Sina saat ini sedang menuju ke kamar menantunya, ia pergi ke sana karena kata seorang pelayan ia ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting, karena itulah mengapa ia pergi menuju ke kamar menantunya.


Setelah kehilangan suami dan ayahnya, Sina sudah menutup pintu hatinya, tetapi pada suatu hari saat ia sedang mencoba untuk memendam semua perasaannya, ia bertemu dengan seseorang yang membuatnya melepaskan semua perasaan, yang ia coba untuk melupakannya.


Hal tersebut tentu membuatnya menjadi lebih tenang dan entah bagaimana mulai muncul perasaan suka terhadap orang tersebut, awalnya ia berpikir itu hanya perasaan untuk memiliki seseorang yang berada di dalam hidupnya, tetapi lama-kelamaan perasaan itu mulai tumbuh membuatnya menjadi perasaan suka, masalahnya orang tersebut adalah menantunya.


Jadi Sina tidak yakin harus berbuat apa, tetapi perasaan yang ia miliki terhadap menantunya tentu perasaan suka dan cinta, masalahnya hubungan mereka adalah hubungan terlarang apa lagi menantunya masih menikah dengan anaknya.


Saat Sina sedang menuju ke kamar menantunya, ia melihat sesosok orang yang ia kenal yaitu anaknya yang merupakan istri dari menantunya.


''Apa yang kau lakukan di sini, nak?''


''Aku dipanggil oleh Aziz untuk menemuinya di kamar, bagaimana denganmu, bu.''


''Aku juga dipanggil olehnya, ayo kita masuk mungkin saja ia ingin membahas sesuatu yang sangat penting.''


''Ya, ayo masuk.''


''Bruuk...!''


[Ting ~ Saya hanya membantu Anda Tuan, seperti yang Anda inginkan, saya membawa mereka kepada Anda]


'Tapi bagaimana caranya aku bisa menjelaskan kepada mereka.'


[Ting ~ Anda tinggal mentransfer ingatan kepada keduanya, Tuan. Setelah itu Anda menyatakan perasaan Anda kepada mereka]


'Hem... Idemu tidak buruk system, tetapi ini... Baiklah aku akan mencobanya.'


''Ada yang ingin ku bicarakan kepada kalian.''


''Apa?'' Tanya Sina dengan wajah yang penasaran.


''Sebelum itu, bisakah aku memegang tangan kalian berdua.''


Hana dan Sina yang mendengar hal ini menjadi penasaran, tetapi mereka tetap memberikan tangan mereka kepada Aziz.


Setelah memegang tangan mereka berdua, Aziz segera mentransfer ingatan tentang kehidupan sebelumnya kepada Hana dan Sina.


Beberapa saat kemudian, saat ini Aziz menatap Hana dan Sina dengan wajah yang bertanya-tanya.

__ADS_1


''Ini, apakah itu kalian berdua?'' Sina bertanya kepada mereka berdua dengan wajah yang pucat.


''Benar, itu adalah kami dari kehidupan sebelumnya.''


''Tetapi mengapa kau juga memperlihatkannya kepadaku?''


''Karena... Aku mencintaimu...!'' Ujar Aziz dengan wajah yang bersungguh-sungguh.


''Aku tahu aku gila tapi aku mencintaimu, aku juga mencintai Hana, karena itulah mengapa aku memperlihatkannya kepadamu, jadi maukah kau Sina menjadi istriku.''


Sina yang yang mendengar hal ini menjadi terkejut, karena ia juga mencintai Aziz tetapi ia takut anaknya tidak mau dan juga hubungan seperti ini sangat tidak disukai oleh masyarakat.


''Aku... Aku tidak bisa...'' Ucap Sina dengan nada yang lirih.


Aziz yang mendengar hal ini menjadi bersedih, karena meski ini hanya misi tetapi didalam lubuk hatinya yang terdalam ia memiliki perasaan kepada ibu mertuanya.


''Kenapa ibu tidak mau...?'' Tanya Hana yang membuat Aziz dan Sina terkejut.


''Itu... Tentu saja karena kamu adalah istrinya dan juga aku adalah ibu mertuanya.''


''Hem, ibu tidak usah berbohong ibu bisa kok menjadi istrinya lagi pula di kehidupan sebelumnya dia memiliki banyak istri, bahkan ada yang merupakan seorang ibu dan anak seperti kita, jadi tidak masalah jika ibu juga menikah dengannya.''


Aziz dan Sina terkejut karena reaksi ini tidak seperti yang mereka bayangkan.


''Tapi...''


''Tidak ada tapi-tapian, aku mau kok berbagi dengan ibu karena ibu juga berhak bahagia, ibu tidak perlu takut karena menghianati ayah karena ayah pasti ingin ibu bahagia juga.''


Sina yang mendengar hal itu menjadi terkejut sekaligus bahagia.


''Lagi pula, aku tidak akan kuat menghadapinya sendirian saat bercocok tanam.'' Ujar Hana dengan wajah yang tenang.


Sementara Aziz yang mendengar hal itu bibirnya berkedut beberapa saat.


''Jadi maukah kalian menjadi istriku...''


''Tentu saja.'' Ucap Hana dan Sina secara bersamaan.


Setelah itu Aziz mulai menikahi mereka berdua menggunakan Hukum Dunia Roh, beberapa saat kemudian Aziz membawa mereka ke Dunia Energi dan mulai memperkenalkan mereka kepada semuanya.


Hana yang melihat Aziz sudah memiliki banyak istri menjadi cemberut, tetapi menjadi bahagia kembali karena mereka semua adalah orang-orang yang baik dan ramah.


...________________<>________________...

__ADS_1


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2