Husband System

Husband System
Ch 57 ~ Kesembuhan Xian Ming


__ADS_3

Aziz yang melihat wanita yang sangat cantik tersebut dirinya menjadi terdiam, Aziz menatapnya dengan tatapan dalam, dan penuh dengan kasih sayang.


Kemudian Aziz mengarahkan tangan kanannya ke pipi kanan Xian Ming, lalu Aziz mengusapnya dengan perlahan.


"Maaf, aku tidak dapat datang lebih cepat, jika saja aku datang lebih cepat maka, aku pasti tidak akan membiarkanmu terkena racun ini." Gumam Aziz dengan suara pelan.


"Aku ingin kau sembuh, dan melihat diriku yang baru, bukan diriku yang lama, seperti yang kau ketahui dari kehidupan sebelumnya, maaf aku begitu bodoh di kehidupan sebelumnya, maaf aku begitu tidak tahu diri di kehidupan sebelumnya, maaf... Aku begitu payah karena tidak dapat menjaga kalian semua di kehidupan sebelumnya..." Gumam Aziz dengan suara pelan, sambil menggenggam erat seprai tempat tidur.


"Oleh karena itu, aku akan menebusnya dengan cara menjadi pria yang baik, suami yang dapat diandalkan, dan menjadi ayah yang bertanggung jawab, jadi... Kau harus bangun dan... Melihat diriku yang baru..." Gumam Aziz menundukkan kepalanya


Sementara itu di tempat lain, Xian Huo sedang melihat ke lima tetua dan beberapa pejabat lainnya, sambil memasang tampang bahagia.


"Semuanya! Aku punya kabar baik!" Ucap Xian Huo sambil tersenyum lebar, dan melihat ke semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut.


"Akhirnya ada juga yang memberikan Air Khaz Han, sekarang ramuan sedang di buat, dan putriku akan aku nikahkan kepada orang tersebut, sesuai dengan sayembara yang aku buat." Ucap Xian Huo yang tersenyum lebar, hal ini membuat semua orang yang berada di ruangan tersebut menjadi terkejut, mereka semua terlihat senang dan merasa bahagia untuk Xian Huo.


Sementara yang lainnya terlihat senang, beberapa orang terlihat tidak senang dan khawatir.


Terutama orang-orang yang bertujuan untuk mengambil alih kekuasaan Xian Huo, dan mengincar Xian Ming.


Mereka adalah dua tetua dari keluarga Xian, dan Xian Liao beserta tiga pejabat kota, mereka berenam sedang saling memandang, dan akhirnya tatapan mereka semua tertuju kepada Tetua Xian Yen, orang yang sebelumnya menghentikan Aziz untuk masuk ke kediaman kompleks keluarga Xian.


Saat mereka sedang menunggu jawaban dari Xian Yen, mereka mendengar suara derak pintu, yang pada akhirnya terbuka memperlihatkan seorang wanita yang sangat cantik, dengan tubuh yang langsing, rambut putih abu-abu panjang terurai, dan mata yang berwarna biru muda.

__ADS_1


"Sayang? Apakah benar kau sudah menemukan obat, untuk menyembuhkan Xian Ming?" Ucap perempuan yang sangat cantik tersebut, kepada Xian Huo.


"Xian Ning, aku sudah menemukannya, Xian Tuo saat ini sedang meraciknya, kita tinggal menunggu berita darinya saja." Ucap Xian Huo sambil memeluk perempuan cantik, yang baru saja masuk tersebut, yang ternyata merupakan istri dari Xian Huo.


"Benarkah! Itu berita yang bagus, aku akan menunggu kalau begitu." Ucap Xian Ning sambil tersenyum lebar.


Tidak lama setelahnya, Xian Tuo datang ke ruang tengah keluarga, yang di mana hal ini membuat dua Tetua, Xian Liao, dan tiga pejabat kota menjadi khawatir.


"Xian Tuo! Bagaimana, apakah berhasil kau buat!" Ucap Xian Huo yang segera menyapa Xian Tuo.


"Benar Xian Tuo! Bagaimana apakah berhasil!" Ucap Xian Ning yang juga berlari ke arah Xian Tuo dengan wajah cemas dan khawatir.


"Aku... Berhasil! Ayo kita segera pergi ke kamar Xian Ming." Ucap Xian Tuo dengan bersemangat.


"Baguslah, ayo kita segera ke sana." Ucap Xian Ning yang bernafas lega, kemudian Xian Huo, Xian Ning, dan Xian Tuo, beserta para Tetua dan pejabat lainnya pergi ke kamar Xian Ming.


Sesampainya di kamar Xian Ming, mereka melihat seorang pria sedang duduk, dan menatap ke arah Xian Ming, dengan tatapan penuh kasih.


"Ah Xian Tuo, kau sudah datang?" Ucap Aziz yang akhirnya tersadar dari lamunannya.


"Ya, aku akan memberikan ramuannya sekarang, ini Kepala Keluarga, apakah kau mau menjadi orang yang melakukannya?" Ucap Xian Tuo sambil menganggukkan kepalanya, lalu melihat ke arah Xian Huo.


"Baik..." Ucap Xian Huo yang mengambil ramuan dari Xian Tuo, lalu berjalan ke arah Xian Ming, kemudian Xian Huo menuangkan ramuan tersebut, yang di buat dari Air Khaz Han ke dalam mulut putrinya yaitu Xian Ming.

__ADS_1


Tidak lama setelahnya tubuh Xian Ming mulai bercahaya, wajahnya yang sebelumnya diam layaknya sedang tertidur, seketika mulai menunjukkan tanda-tanda untuk bangun, secara perlahan tapi pasti Xian Ming mulai menggerakkan satu jari telunjuknya, lalu mulai mulai menggerakkan kedua kelopak matanya.


Kemudian Xian Ming akhirnya membuka kedua matanya, dan melihat ke sekitar sebelum akhirnya, dirinya melihat ke arah kedua orang tuanya.


"Ayah... Ibu...?" Ucap Xian Ming dengan nada suara lemah.


"Sayang...!" Ucap Xian Ning sebelum akhirnya berlari ke arah Xian Ming, lalu memeluknya dengan erat.


"Putriku..." Ucap Xian Huo yang juga berjalan perlahan ke arah Xian Ming dan Xian Ning, lalu memeluk mereka berdua dengan erat.


Aziz, Xian Tuo, beserta orang-orang yang lainnya, melihat itu hanya terdiam, sebelum akhirnya mereka semua berjalan keluar dari sana, untuk tidak mengganggu suasana dari ketiga orang tersebut.


Di luar sebagian besar orang menjadi ikut senang, sebab Xian Ming akhirnya sadarkan diri, sebagiannya lagi merasa cemas dan khawatir, sebab mereka adalah orang-orang yang bertujuan untuk menguasai keluarga Xian, dan menyingkirkan Xian Huo.


Dengan cara membuat Xian Ming menikah dengan Xian Liao, yang kemudian akan membuatnya memiliki alasan untuk menjadi kepala keluarga selanjutnya, dan dengan alasan tersebut, mereka dapat membuat cara untuk menyingkirkan Xian Huo.


Begitulah rencana mereka, tapi karena Aziz ikut campur, rencana mereka telah gagal, meski begitu mereka masih berambisi untuk menyingkirkan Xian Huo, hanya saja mereka masih belum memiliki rencana yang tepat.


'Xian Liao! Kau harus menyingkirkan bocah bau itu, karena dirinya rencana kita gagal!' Tiba-tiba saja Xian Liao mendengar suara di kepalanya, hal ini segera membuat Xian Liao menoleh ke arah kakeknya, yang merupakan salah satu dari lima Tetua, dan orang yang membantunya untuk menjadi Kepala Keluarga Xian.


'Tapi bagaimana?' Pikir Xian Liao yang mencoba untuk berkomunikasi dengan kakeknya.


'Coba buat kerusuhan, dengan cara menjadikan ini alasan untuk kau dapat bertarung dengan bocah itu, dengan begitu saat kau bertarung dengannya, segera habisi dirinya, meski kau tidak dapat menjadi Kepala Keluarga, tapi setidaknya kita harus menyingkirkan bocah bau itu!' Pikir Xian Lei yang menatap tajam ke arah Aziz.

__ADS_1


'Baiklah Kakek aku akan melakukannya.' Pikir Xian Liao yang segera menoleh ke arah Aziz.


'Aku merasakan tatapan permusuhan, hem... pria itu, dia berdiri di sekitar Tetua, yang sebelumnya menghentikanku untuk masuk ke kediaman kompleks keluarga Xian?' Pikir Aziz yang tidak melihat ke arah Xian Liao secara terang-terangan, dan hanya merasakan dari inderanya yang sangat kuat.


__ADS_2