Husband System

Husband System
Ch 27 ~ Keturunan Dewi Bulan


__ADS_3

''Hei aku bukan pria yang akan mencuri istri orang lain, lagi pula jika dia bahagia maka aku juga akan ikut bahagia.'' Ucap Aziz yang saat ini sedang berada di taman pada saat malam hari.


[Ting ~ Maaf Tuan, saya hanya ingin menyampaikan bantuan saja]


''Uhk, tidak apa-apa oh iya system istriku yang lain berada di mana, aku tadi sudah melihat calon istriku seorang loli... Ahem maksudnya wanita mungil itu.''


[Ting ~ Istri Anda yang lain berada di pegunungan Tuan, dari sini ke sana membutuhkan waktu setidaknya lima jam jika naik kereta]


''Mengapa dia berada di pegunungan, apakah dia seorang penjaga kuil atau semacamnya.''


[Ting ~ Tidak, dia seorang Hibrida Tuan, setengah manusia dan setengahnya lagi seorang siluman lebih tepatnya seorang siluman raja gunung]


''Wow... Ini luar biasa.''


[Ting ~ Sepertinya tidak luar biasa Tuan, sebab dunia tidak menyetujui hubungan mereka]


''Apa maksudmu system, dunia tidak menyetujui hubungan mereka?''


[Ting ~ Benar Tuan, karena siluman dan manusia tidak boleh menikah satu sama lain, jika melakukannya akan terkena hukuman dari Dunia Roh]


''Tunggu, bukankah kau bilang manusia dan Roh bisa menikah mengapa mereka tidak boleh.''


[Ting ~ Memang bisa tuan, tetapi jika manusia tersebut memiliki hubungan dengan hal-hal ghaib, seperti seorang pemburu Roh atau semacamnya, maka mereka boleh menikah tetapi jika manusia biasa tidak diperbolehkan untuk menikah dengan seorang siluman]


''Uhk, ini sungguh merepotkan...'' Sebelum Aziz sempat menyelesaikan kata-katanya tiba-tiba saja system memanggilnya.


[Ting ~ Misi khusus, Selamatkan wanita yang merupakan keturunan Dewi bulan]


[Hadiah : 1 Miliar Rupiah, Pil Perkuat Tulang dan Roh]


''Wanita ini, bukankah ini wanita yang bersama dengan istriku tadi siang, apakah ia mendapat masalah, kalau begitu aku harus menolongnya.''


''System katakan di mana wanita itu.'' Ucap Aziz yang langsung berdiri dari tempat duduknya.

__ADS_1


[Ting ~ Di sebelah Kiri Tuan]


Setelah itu Aziz mulai bergegas menuju ke sana.


(Sudut pandang wanita keturunan Dewi bulan)


Perkenalkan namaku Asumi Minako umurku 24 tahun, dari kecil aku sudah tidak memiliki orang tua, aku tinggal dengan pamanku yang merupakan adik dari ayahku.


Aku selalu bertanya kepada paman siapa ayah dan ibuku, tetapi paman selalu saja mengabaikan pertanyaan ini, dari kecil aku sudah berbadan gemuk, meski aku sering olahraga aku tetap saja gemuk, entah mengapa ini sangat aneh untukku.


Saat di sekolah dasar anak-anak sering mengejekku karena aku gemuk, meski aku tetap tidak mempedulikan kata-kata mereka tetapi aku masih merasa sakit karena diejek.


Hingga suatu hari saat aku sedang diejek oleh teman-temanku, datang seseorang yang membelaku, dia seorang wanita cantik yang sangat kecil, tubuhnya lebih kecil dari anak-anak yang lain, meski begitu dia sangat imut, dia bagaikan malaikat untukku, namanya adalah Shizuka Yamanaka dia satu kelas denganku umur kami juga sama.


Sejak saat itu aku dan Shizuka mulai berteman, dia orang yang sangat baik, karena itulah mengapa banyak orang yang menyukainya tetapi dia selalu menolak mereka karena dia hanya ingin berteman.


Ada beberapa anak yang masih saja keras kepala meski sudah dibilang bahwa dia hanya ingin berteman, karena itulah mengapa aku selalu melindunginya dari yang lainnya.


Kami menjadi teman dekat aku sering datang ke rumahnya, di sana aku di sambut hangat oleh keluarganya, meski aku memiliki paman tetapi perasaan hangat seperti itu hanya bisa kurasakan saat berada di rumahnya.


Setelah itu kami mulai tinggal bersama, ada banyak hal yang telah kami alami bersama-sama, dari rasa senang dan rasa sedih bersama.


Hari ini aku pergi bersama dengan Shizuka, saat kami sedang jalan-jalan aku melihat seorang pria melihat ke arah Shizuka, saat itulah aku mengetahui bahwa orang itu ingin mendekati Shizuka, karena aku tidak ingin Shizuka berurusan dengan orang aneh lebih banyak lagi, aku segera membawanya pergi.


Saat Shizuka bertanya mengapa aku membawanya pergi, aku mengatakan bahwa ada seorang pria yang mencoba untuk mendekati kita, makanya aku membawa kita pergi, setelah dia mendengar hal itu Shizuka kembali menjadi senang dan berterimakasih kepadaku.


Saat ini aku sedang menuju ke arah rumah, karena aku baru saja kembali dari supermarket terdekat, saat aku berjalan pulang aku dihadang oleh dua orang pria memakai baju hitam.


Mereka terlihat menakutkan, aku mencoba untuk berjalan melewati mereka tetapi mereka malah menghadangku kembali.


Aku segera mengetahui bahwa mereka mengincar diriku.


''Mengapa kalian menghalangi jalan, cepat minggir.''

__ADS_1


''Kami ada suatu urusan denganmu, ayo ikut dengan kami jika kau menolak terpaksa kami harus menggunakan cara kasar.''


Aku yang mendengar hal itu terkejut dan mulai menjadi ketakutan.


''Mengapa kalian ingin membawaku jika kalian ingin berbicara denganku mengapa tidak di sini saja, kalau tidak kita bisa pergi ke Cafe.'' Ucap Asumi dengan dengan sedikit tersenyum, meski dia saat ini sangat ketakutan.


''Tidak kau harus ikut dengan kami mau atau tidak mau, seret dia.'' Ucap pria yang berambut panjang kepada pria berambut pendek, mereka memakai pakaian serba hitam, dari baju hingga sepatu semuanya berwarna hitam.


''Tidak...!!'' Ucap Asumi yang berbalik dan mencoba untuk melarikan diri.


''Tunggu, mengapa kalian ingin membawanya.'' Tiba-tiba saja muncul suara seorang pria.


''Bukankah pria itu orang yang ingin mencoba mendekati Shizuka dan aku tadi siang.'' Pikir Asumi saat melihat Aziz.


''Siapa kau...!'' Tanya pria berambut panjang dengan niat membunuh.


'Ini... System mengapa aku merasakan Energi dari mereka, apakah mereka...' Sebelum Aziz sempat menyelesaikan hal yang ingin ia pikirkan tiba-tiba saja system menjawabnya.


[Ting ~ Benar Tuan, mereka memiliki Energi, mereka dikirim ke sini untuk membawa wanita keturunan Dewi bulan]


'Begitukah misi ini terlalu berbahaya mengapa hadiah dari misi ini sangat sedikit.' Pikiran Aziz dalam benaknya.


[Ting ~ Itu karena memang sesuai dengan kekuatan Anda Tuan, Anda bisa mengalahkan mereka seorang diri jika Anda mau]


'Benarkah? kalau memang seperti itu maka aku akan menghadapi mereka.'


''Hei siapa kau tiba-tiba saja muncul, kami di sini ada urusan dengan wanita itu jadi jika...'' Sebelum sempat pria berambut pendek selesai berbicara, Aziz sudah memukul wajahnya.


Pria berambut panjang yang melihat hal ini langsung marah dan mencoba untuk menyerang Aziz, tetapi itu sia-sia karena Aziz sudah memukul wajahnya juga.


Aziz segera membawa mereka ke Ruang dimensi termasuk juga Asumi.


...________________<>________________...

__ADS_1


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


__ADS_2