
tapi karna keputusan Seokjin mencintai gadis yang salah mampu membuat nya malah menjadi membantu yang seharusnya ia tidak bantu malah menjerumuskan juga mengingat Ayara lah yang menjadi musuh terbesar dari bangtan
Seokjin menjelaskan kepada ayahnya soal apa yang jadi masalah dengan Ayara, mendengar itu, ayah Seokjin sudah kenal siapa Ayara, ia tidak membenci Ayara atas kasusnya
ayah Seokjin tipe jika sudah percaya, ia akan membelanya. tidak peduli siapapun orang itu
"yaa, appa akan membantumu, appa mencarikan mu buat Aya untuk bebas" kata ayah Seokjin
"makasih appa. maafkan aku merepotkanmu"
"sudahlah"
yaap, Seokjin dibantu oleh ayahnya mencari pengacara handal membantu Ayara terbebas bahkan mereka tidak ragu untuk membayar berapapun untuk Ayara bebas, dan akhirnya Ayara bebas tanpa bersyarat
setelah kebebasannya, Seokjin datang kerumah Ayara, ia mengetuk pintunya dan yang membukakan adalah ibu Ayara
"eh Jin? ada apa nak?"
"bi, mau cari Aya"
"oh ada, masuk dulu lah"
"iyaa"
tak lama Ayara turun dan melihat Seokjin, ia kaget, antara kaget dan takut
"kamu datang lagi kesini mau melaporkan aku?" tanya Ayara
"tidak, jangan berpikir buruk soalku"
"lalu?"
"bunga" ucap Seokjin menyodorkan bunga dibawanya
"untuk apa?"
"buatmu, aku ingin memberikan saja, kamu sudah bebas?"
"iya, aku tidak tau siapa orang baik membantuku membawakan ku pengacara saat itu"
"itu appa" kata Seokjin
"appa? kamu serius?"
"iyaa"
Seokjin menjelaskan ia membantu Ayara keluar saat itu, ia juga menjelaskan jika ia sudah tau siapa Ayara
"aku tau semuanya, semua itu aku tau" kata Seokjin
Ayara seperti malu, ia menunduk, lalu duduk, dan diam, Seokjin memeluknya
"aku mencintaimu Aya, aku tidak peduli siapa kamu" kata Seokjin sambil mengusap dan mencium cium kepala Ayara
mendengar itu, Ayara menoleh kearah Seokjin, betapa senangnya ia akhirnya Seokjin masih akan menerimanya
tapi dilain hari dimana ketika bangtan mendengar kabar soal Ayara bebas, mereka bingung siapa yang berhasil membantu Ayara keluar
tapi mereka tidak mempedulikannya lagi, kesibukan mereka jauh lebih penting ditimbang urusan hatters nya
karna semua sudah berusaha untuk lupa akan kasus Kill Dark dan Ayara
"EXO tau tidak ya soal ini?" tanya Namjoon
"ahh iya, aku tidak tanyakan, bagaimana aku menanyakannya dulu?" ucap Jimin
__ADS_1
"iya Jimin telfonlah, speaker"
akhirnya Jimin menelfon kembali Kai EXO, lalu Kai mengangkatnya dan disini lah ia mulai menjelaskan siapa dibalik akun Kill Dark itu
"halo, Kai? kamu bersama EXO?" sapa Jimin
"iya, ini aku sama D.O di dorm, ada apa?"
"aku ada informasi penting, tapi aku mau tanya apa kalian Exo tau siapa pemilik akun Kill Dark?"
"tidak tau Jimin, kami hanya tau dari Park sing"
"Park sing tidak menjelaskan siapanya?"
"tidak"
"okeh aku jelaskan siapa dibalik Kill Dark"
"tunggu, aku akan memanggil para member Exo dulu"
Kai menjelaskan kepada para member lainnya soal Jimin yang sudah tau siapa hatters terkejam, dan ketika mendengarkan suara Jimin
"halo Jimin?" sapa Kai
"yaa, sudah? coba speaker"
"sudah"
"jadi biar kalian tau gadis kemarin kita temui atas bantuan dari Park sing adalah Aya" kata Jimin
"Aya?" ucap Kai kaget
para member Exo saling melirik, mereka kaget bagaimana bisa Jimin mengatakan jika itu adalah Ayara, bahkan tidak akan mungkin
"kenapa melihatku?" tanya Do
"kamu tau?" tanya Suho
"tau apa?"
"tau soal ini kan?" tanya Kai
"sama sekali tidak"
Do menjelaskan juga malah bingung, ia benar tidak tau bagaimana bisa itu adalah Ayara, Do mengatakan begitu yakin jika Ayara tidak akan sejauh itu melakukan tapi sebenarnya dalam hatinya Do berpikir mungkin saja itu terjadi, melihat ia tau betul siapa Ayara
Exo meminta untuk Do membantu mereka menuntaskan masalah hatters Kill Dark dan Ayara, Do tidak tau harus melakukan apa tapi sepertinya situasi ini benar membutuhkannya
hari berlalu, Do memutuskan untuk menemui Ayara ketika Exo kosong jadwal
"keluar nih? ada jalan sama pacarnya?" sapa Baekhyun
"aku mau menemui Aya"
"serius? hari ini?"
"iya, lebih cepat lebih baik, biar lebih bisa cepat selesaikan juga kan urusannya"
Do pergi kerumah Ayara, sesampainya disana, memencet bel rumah itu, Ayara yang membukakannya
"Do?" sapa Ayara
"bisa bicara?"
"duduklah"
__ADS_1
Ayara mempersilahkan untuk duduk didepan rumahnya saja
"ada apa?" tanya Ayara
"kamu lagi sibuk ya?"
"tidak"
"kemana paman sama bibi dan Rai?"
"urusan masing masing, kamu cari ayah ibu ku atau Rai?"
"gak, nyari kamu"
basa basi dulu, sampai akhirnya Ayara meminta agar mengatakannya saja apa tujuan dari kedatangan Do
"Do, katakan saja apa yang mau kamu bicarakan? aku tau kamu ada yang akan dibahas" kata Ayara
"aku sudah dapat kabar soal kamu"
"soal ku? kenapa aku?"
"kamu kan pemilik akun Kill Dark? hatters nya para kpop idol?" tanya Do dengan jelas
"kata siapa?"
"aku sudah tau semua nya kok, banyak yang membahas ini"
"oh ya? beritanya sudah sampai keluar? siapa menyebarkan? aku tau kamu berbohong"
"aku serius"
"berarti bangtan kan yang memberitahumu?"
"kenapa malah kearah mereka kamu menuduh"
"sudah katakan saja, aku tau, biar kamu tau, yang tau aku dibalik Kill Dark adalah bangtan" kata Ayara
"yaudah, sekarang aku jujur memang dari mereka, tapi jujut juga aku, mereka juga staff Exo yang memberitahu soal kamu dan membawamu untuk pergi bertemu bangtan"
"oh ya? ya gakpapa, aku tidak pernah takut apapun"
"Aya, sudahlah, berhenti, aku kuatir kamu akan dapat dampaknya"
"oh ya? kamu kuatir? waaah, lucu sekali, sejak kapan?"
"Aya, apa yang kamu bicarakan?"
"kamu kuatir kepadaku kenapa, buat apa? kamu tau, kamu yang buat ku begini" kata Ayara
"Aya, apa yang kamu katakan?" tanya Do
"kamu mau tau kan alasan kenapa saya membenci semua idol? itu yang akan kamu pertanyakan kepada saya bukan?"
"memang kenapa?"
"yang pertama, aku tidak suka idol, walaupun aku asli korea, aku tidak suka hiburan kalian dan yang utama, karna sikapmu, masih ingat kamu menolak mengenalku? didepan banyak fans mu"
"jadi semua alasan kebencian mu kepada idol idol karna itu?"
"iya, karna itu, aku benci semua idol karna kamu, karna kamu membuatku benci mereka dengan sikapmu"
"maafkan aku Aya, tolong jangan benci mereka karna aku" kata Do memohon
Ayara sudah puas melihat Do merasa bersalah, karna ia mendengar dengan jelas alasan Ayara membenci para idol karna nya, ia menyesal menjadi penyebab kemarahan Ayara sampai melangkah sejauh ini
__ADS_1