
Seokjin bingung apa yang Raiya ambil, seperti kado dengan bungkusan hitam tapi itu adalah kado ulang tahun, pasti ada kaitannya dengan Ayara
karna mobil Seokjin sudah jalan, jadi tidak bisa menemui Raiya, jadi Seokjin memotret nya saja
sementara pesta berlangsung hingga tengah malam, semua nya berpamitan pulang tersisa hanya ada Miasaa, Kimdoo dan Joohun dirumah Ayara, karna baru akan pulang besok paginya saja mereka
sementara Yonjin dan Heejin tidur dikamar mereka, Ayara juga tidur sendirian, dan Miasaa tidur bersama Raiya, lalu Joohun dan Kimdoo tidur di depan televisi, karna kamar disana hanya ada 3 saja
hari berlalu saat paginya..
Ayara bangun, beberapa yang lain juga mulai bangun, saat Ayara dan ketiga temannya duduk di ruang tamu..
"onni, ini aku bawakan camilan" kata Raiya
"waah makasih Rai" jawab Kimdoo
"yaa"
"si Rai ya, gak kerasa berapa tahun Rai kita gak jalan bareng?" tanya Joohun
"wooh, kalian?" tanya Miasaa
"ahh jangan bikin salah paham orang lah" kata Raiya
"ehh hehe iya maksudnya aku itu, kita, aku, Raiya sama Kimdoo juga kan, dan miasaa juga" kata Joohun
"ahh, kupikir" kata Kimdoo
"ehh ada kabar kabar tau gak Rai, Ay?" tanya Kimdoo
"soal apa?"
"Chungsan, dia kan habis kecelakaan ya? sejak itu kaki nya lumpuh" kata Kimdoo
"emm bener, iya itu bahas itu, aku mau bahas itu juga" kata Miasaa
"ahh lumpuh? gimana itu?" tanya Raiya
"ya dia gak pakai kursi roda Rai tapi pakai tongkat jalan" kata Joohun
"apa iya? terus kerjaannya? bukannya dia bekerja?" tanya Raiya
"berhenti, terakhir sih akhirnya aku tau dia kerja di admin CS mall" kata Joohun
"apa ya? waah parah ya kalau sampai pakai tongkat, itu terus yang menabrak ketemu?" tanya Raiya
seketika Ayara hampir tersedak tapi ia menahannya agar tidak tercurigakan
"yaa memang gak ketemu sampai sekarang, tapi si Chungsan bilanh tau siapa pelakunya dan ia yakin itu" kata Miasaa
sekali lagi Ayara hampir tersedak tapi ia menahannya, ia mengatur napas nya agar tidak grogi dilihat mereka
"siapa memang kalau dia tau?" tanya Raiya
"gak kasih tau dia nya, dia cuma bilang dia tau siapa pelakunya tapi dia diam" jelas Miasaa
"ahh siapa ya? aku penasaran" kata Raiya
"orang dia kenal katanya kan ya dia bilang nya?" tanya Kimdoo
"emm iya, orang dia kenal dan dekat dengan dia" kata Miasaa
__ADS_1
makin kaget nya Ayara dan menahannya
"siapa dah, kita kan tau siapa aja yang dekat dengan dia" kata Raiya
"yaa berarti antara itu sudah" kata Joohun
"ahh bener sih" jawab Miasaa
saat mereka mengobrol, Raiya dan Ayara membantu Heejin menyiapkan makan pagi, karna tidak mungkin mereka membiarkan ibunya menyiapkan sendiri
miasaa juga tidak enak tidak membantu jadi ikut pergi membantu, tertinggal Joohun dan Kimdoo tapi saat mereka duduk berdua, terlihat ada orang yang baru berjalan mendekati pintunya
lelaki itu memakai baju dalaman putih, jaket levis, celana kain panjang, berkacamata hitam, bertopi BL, dan memakai masker hitam yang ternyata adalah Seokjin
"cari siapa ya?" tanya Kimdoo
"Aya" jawab Seokjin
"oh bentar"
Joohun memanggilkan Ayara dan Ayara keluar menyapanya..
"oppa, ada disini lagi?" tanya Ayara
"iya, aku baru nanti siang keluar kota jadi mampir, mereka siapa?" tanya Seokjin
"Joohun dengan Kimdoo, teman kuliahku di jeju dulu"
"ahh salam kenal" jawab Seokjin
"Kimdoo"
"Joohun"
"ahh oppa, udah ya, ayo kedepan" kata Ayara menarik lengan Seokjin
Ayara membawa Seokjin ke depan pagar rumahnya dan mengobrol disana
"ada apa?" tanya Ayara
"aku hanya bilang, aku kasih kamu kado lagi, karna aku kepikiran kado itu, lupa gak kumasukkan kemarin"
"oh mana?"
"diruangan kamu lah, ambil saja di belakang komputer monitor"
"ahh baiklah"
"aku pamitan ya"
"iyaa"
"love u"
"iyaa"
Ayara keburu pergi, padahal Seokjin kesal karna hanya dijawab yaa dengan Ayara, tapi karna melihat Ayara terburu, mungkin memang kelupaan
jadilah Ayara masuk kembali dan makan bersama, siangnya baru ketiga teman Ayara pun berpamitan pergi
sorenya sebelum Ayara pergi kekantornya, karna masih masuk jadwal siaran tengah malam hingga pagi, Ayara pergi ke kantor agenci dulu, ia masuk disana
__ADS_1
"hai onni" sapa Seukrin
"hai" sapa Ayara
"onni, ini minumannya"
"iya makasih, bangtan kemana?"
"bangtan keluar kota kan, sejak siang tadi"
"ahh iya aku lupa, aku tau sih, keluar kota ya?"
"ya onni, ada lagi?"
"sudah"
Seukrin adalah staff pribadi bangtan khusus, semacam asisten pribadi bangtan, menyiapkan minuman, makanan, dan lainnya
"sama sekalian aku bersihkan ruangan nya ya onni" kata Seukrin
"oh okeh"
Ayara terdiam disana dan seketika teringat kado dari Seokjin dibelakang monitor komputernya disana dan saat membukanya ternyata itu adalah jaket, dan jaket yang lucu, Ayara sangat suka, tanpa basa basi Ayara memakai nya hari itu juga, kebetulan ia memakai jaket yang tipis, jadi buat double saja
Ayara kembali mengurusi komputernya, tapi Seukrin tak sengaja melihat kado bingkisan ulang tahun Ayara dari Seokjin
"kado dari Jin oppa ya, onni?" tanyanya
"ahh iya, kok kamu tau?"
"iya kan aku yang suruh taruh kan di belakang monitor komputermu, sama aku yang disuruh menempelkan suratnya"
"surat?"
"iya, aku tidak tau isinya tapi aku menempelkannya di tutup bungkusan kadonya" kata Seokrin
karna Ayara sudah membuka nya dan membuang tutupnya di sampah, Ayara ambil lagi dan melihatnya lalu membacanya yang isinya..
"aku harap kamu tidak pernah berbohong akan perasaan ini"
Ayara melamun dan memikirkan hal semalam yang ia lakukan bersama Seokjin, yaa.. itu soal berciuman
yaaa memang itu bukan pertama kali dilakukan Ayara karna sebelumnya ia pernah melakukannya sekali dengan mantannya yaitu Joohun dan juga pastinya dengan Chungsan tapi entah mengapa merasa nya jauh lebih spesial saat semalam bersama Seokjin
Ayara tersenyum dan ia pun merasakan rasa senang bukan main mengingat hal itu, dan itu bukan hal biasa ia alami apalagi sejak ia membenci idol, apalagi sudah tau seokjin itu idol
"onni kapan sih ulang tahunnya? kok deketan sama Jin oppa?" tanya Seukrin
"deketan? memang Jin oppa kapan?"
"lah kemarin ini, tanggal 4 desember"
"apa iya? bukannya lahir tahun 92 ya dia?"
"ya kan tahun nya, tanggalnya kan ya itu 4 desember"
"waah masak sih, aku baru tau lho ini"
"apa iya? waah, memang kamu berapa sih onni?"
"yaa aku 4 desember juga"
__ADS_1
"ohh sama tapi tahunnya berapa kamu?"
"aku tahun 93 nya sih" jawab Ayara