I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
55


__ADS_3

"Miasaa?" ucap Ayara


"kamu tadi sama siapa Aya? aku seperti kenal, mana dia sudah tidak ada?"


"mana? siapa?"


"ada, pria tapi manaa"


beruntungnya Sikyoung baru datang..


"nuna" kata Sikyoung


"iya, kenapa Sik?"


"aduh masalah banyak, maaf nuna"


"iya udah sana deh masuk, langsung gabung, makan saja"


"iya makasih nuna"


Sikyoung masuk dan Ayara menarik perhatian Miasaa kearah Sikyoung


"dia kamu cari?" tanya Ayara


"memang tadi kamu sama dia?"


"iya lah, aku bilang sama dia tentang kenapa bisa telat gitu saja"


"ahh, siapa sih dia?"


"Sikyoung, dia tangan kanan aku dan Rai, dia mengurusi semua urusan kantor"


"ahh, tampan, kupikir dia pantas jadi idol"


"hei, apaan, jangan lah, dia kerja kepadaku"


"haha iya"


Ayara pun membawa Miasaa pergi sebelum ia jelas betul keberadaan Seokjin, karna Ayara tau jika Miasaa adalah seorang kpopers apalagi ia begitu menyukai banyak idol pria, tentu ia mudah hapal visualnya


sementara Ayara membawa Miasaa masuk, tidak disangka Seokjin akan masuk mobil malah disapa orang tua Ayara dari kejauhan


Yonjin dan Heejin mengira Seokjin adalah teman undangan pesta Ayara tapi padahal pesta masih belum juga selesai, baru setengah jalan


"hei nak" sapa Heejin


"oh panggil saya bi?" sapa Seokjin


"iya kamu, kamu teman nya Aya kah? kamu kok gak masuk saja? atau kamu sudah selesai?" tanya Heejin


"ahh, saya, tadi sudah ketemu sama Aya, bi, tapi dia menyuruhku besok saja balik" kata Seokjin


"loh ada apa? kok gak suruh masuk sih"


"tunggu, kita belum kenalan" kata Yonjin


"ahh saya Seokjin, paman, bibi" kata Seokjin


"oh ya? waah nama kita sama, saya Yonjin, ini istri saya Heejin"


"ahh sama paman, kebetulan itu, haha" jawab Seokjin


"iya ya, ayo masuk, oh ya, saya appa nya Aya dan ini istri saya, amma nya Aya, jadi kamu mau masuk, ayo saya bantu bicara" kata Yonjin


"ohh kalian appa amma Aya? waaah maaf paman bibi, saya baru tau"

__ADS_1


"haha iya, ayo masuk" ajak Yonjin


"lagian tamu kok disuruh pulang lagi, gimana anak itu" gerutu Heejin


mereka pun pergi sesampainya didalam rumah, Seokjin meminta menunggu di ruang televisi saja, karna mengingat kata Ayara jika Seokjin ketahuan akan heboh


"paman, saya biar tunggu disini saja" jawab Seokjin


"lah kenapa? ayo paman yang bilang" tanya Yonjin


"emm, saya malu"


"astaga, malu? yaudah tunggu kita panggilkan saja deh" kata Heejin


"kamu sendirian, biarkan saya temani saja ya" kata Yonjin


"waah iya paman, saya apa merepotkan kan jadinya"


"ahh sudah lah"


Yonjin dan Seokjin disana berkenalan dan bisa langsung dekat karna obrolan yang klop juga


Heejin berjalan kearah Ayara dengan teman temannya lalu berbisik


"Aya, di ruang televisi ada teman kamu, nama nya Seokjin" bisik Heejin


"ahh Seokjin? kenapa dia bisa disana?"


"ya dia mau kesini kamu suruh pulang tadi, sana, appa temani dia sendirian, temui dulu, gimana kamu ini"


"iya ma"


Ayara pamitan dulu pergi, sementara yang lain masih sibuk mengobrol, Ayara menemui Seokjin


ia menemukan Seokjin yang sudah sangat akrab dengan Yonjin, appa nya, dan terlihat mereka sudah saling mengobrol dan tertawa juga, entah apa yang mereka bahas bisa cepat sedekat itu


"oppa" sapa Ayara


"Aya, ini kenapa kamu malah suruh pulang nak, dia kesini loh buat ikut ulang tahun" kata Yonjin


"iya, ada masalah pa sedikit"


"yaudah kalian selesaikan dulu, ayo pa" kata Heejin


"iyaa"


mereka pun pergi tertinggal Seokjin dan Ayara disana dan Ayara menutup pintu ruang televisi nya, karna ruangan televisi Ayara seperti bilik kamar


"kamu kenapa disini lagi balik? malah temui appa dan amma ku" kata Ayara


"aku tidak tau Aya mereka siapa tadinya, mereka menyapaku"


"ya terus ada apa lagi dateng? tadi kan jelas biar besok aku temui kamu ke agenci, aku besok ke agenci kok"


"aku besok keluar kota"


"ohh keluar kota?"


"iya, sekalian jadi aku ikut buat pengen pastikan saja soal tadi, kamu bener juga cinta sama aku?" tanya Seokjin


"ahh oppa, aku tidak bisa mengatakan apapun soal itu, aku hanya tadi menyuruhmu agar cepat pulang saja"


"jadi kamu tidak serius?"


Ayara melihat Seokjin menunduk seketika tidak enak hati, ia merasa bersalah seperti memberi harapan kebohongan kepada Seokjin

__ADS_1


"kita berteman saja, aku tau kamu berada di kontrak bersama bangtan dilarang berpacaran"


"kata siapa? agenci ku tidak melarang kok, asalkan aku tetap professional kerja"


"ya tapi aku masih harus banyak fokus pekerjaan"


"ya kan sama, aku juga Aya, tapi aku mau kita pacaran, diam diam, aku janji tidak memberitahu siapapun" kata Seokjin


seketika Ayara terdiam, ia menolak? ahh merasa ia ada rasa kepada Seokjin, ia cukup nyaman selama bersama Seokjin tapi..


"tidak oppa, kamu tidak tau bagaimana aku" kata Ayara


"jadi lah dirimu sendiri, itu kata bangtan, kenapa harus menutupi diri sendiri, banggalah menjadi dirimu" kata Seokjin


"yaa aku bangga, tapi banyak hal yang kamu tidak tau tentang aku"


"kita lama loh kenal, apa yang tidak aku tau dari kamu?"


"sudahlah jangan perpanjang, intinya aku tidak bisa, kalau berteman ayo, aku tidak akan mengurusi pacaran"


"apa kamu bisa janji kepada ku? kalau tidak akan dekat dengan pria lain?"


"aku tidak bisa janji itu, karna aku banyak teman pria"


"maksudnya aku, tidak memiliki hubungan dengan pria lain"


"oh tenang saja"


"tapi aku mau tau satu hal saja" kata Seokjin


"apa?" tanya Ayara


"sebenarnya kamu suka juga tidak kepadaku?" tanya balik Seokjin menatap kedua mata Ayara


"aku.. emm iya" kata Ayara


"dibandingkan dengan member lain, yang mana kamu suka?"


"kamu"


"kalau dibandingkan member lain tapi tanpa aku?"


"emm tidak ada"


"hemm, yaudah aku percaya, kalau begitu, aku boleh minta.." kata Seokjin mengode bibirnya manyun


"apa?"


"ciuman"


"tapi janji langsung pulang, jangan balik malam ini kesini ya"


"iyaa"


Ayara pun mencium bibir Seokjin dan menikmati nya beberapa detik baru melepaskannya


"terimakasih" kata Seokjin


"emm, pulang kan?"


"iyaa ah, iya, ini, oh aku salam sama appa dan amma ya, aku pamitan"


"yaa"


Seokjin berpamitan kepada Ayara dan menitip salam untuk Yonjin dan Heejin juga, Ayara pun kembali pesta dengan teman temannya

__ADS_1


tapi pulangnya kedua ini, Seokjin tidak sengaja melihat Raiya sembunyi sembunyi keluar dari rumah dan mengambil bingkisan yang tak jauh dari rumahnya


__ADS_2