I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
43


__ADS_3

"gimana makanannya, enak tidak?" tanya Ayara


Seokjin mencobanya dan mencicipi rasanya


"emm lumayan" jawab Seokjin


"lumayan yaa, yaudah"


selesai makan, Ayara dan Seokjin kembali jalan, tapi seperti biasa, Ayara mampir ke warung tak jauh dari rumahnya


"tunggu oppa, aku mau beli sesuatu" kata Ayara


Ayara pergi kewarung, menyapa ibu penjual, dan tanpa mengatakan Ayara beli apa, ibu penjual nya sudah tau dan langsung mengambil kan rokok


"sama korek?" tanya ibu penjual


"sudah bu, masih ada kok yang kemarin"


"baiklah"


seketika, Seokjin hanya diam, karna ia sebelumnya memang tau Ayara perokok, jadi tidak kaget lagi ketika tau Ayara pergi ke warung itu beli rokok


"sudah sering datang ya?" tanya Seokjin


"emm"


"emm pantas sudah tau"


"iya sih"


mereka pun lanjut jalan, sesampainya dirumah Ayara. Seokjin menelfon jemputan, lalu ia pergi dan Ayara tidur


didalam rumah, ia masuk kamar mandi, untuk mandi, bersihkan kamar, lalu tidur, malah Taehyung menelfonnya


"halo" sapa Taehyung


"yaa, Tae, kenapa?"


"kamu tidur?"


"baru akan tidur, ada apa Tae?"


"tidak, aku cuma mau bilang tadi sore aku habis dengar di Aya Luv, masuk ceritanya keaku" kata Taehyung


"oh ya? yang mana itu?"


"itu yang judulnya kebahagiaan kami sekarang karna perjuangan orangtua di masa lalu" kata Taehyung


"ahh, bagus dong masuk sama kamu"


"iyaa, masuk, makasih ya, aku jadi terbuka sekarang lebih giat buat bekerja buat orang tuaku"


"hehe iyaa iya, semangat ya"


"iya"


"memang aku ambil sedikit dari ceritaku tapi aku juga masukkan cerita banyak orang lainnya yang yang relate dengan kehidupan nyata mereka"


"iya, aku setuju, itu ceritamu sangat masuk dikehidupan nyata"


"kemarin juga, Yoongi oppa bilang masuk juga"


"oh ya, memang banyak yang masuk sama cerita yang dialami member bangtan sih"


"emm"


mereka mengobrol satu jam baru ditutup dan Ayara tidur, esok paginya, Ayara bangun dan melihat sudah ada Raiya


"Rai, kapan kamu datang?" tanya Ayara

__ADS_1


"semalam onni, aku lihat onni sudah tidur"


"ahh, gimana amma dan appa kabarnya?"


"baik kak, tanyain onni tapi aku bilang onni sibuk gantiin kerjaan ku"


"ahh"


"oh sama mau tanya, jadi atau tidak tahun baru ini kamu pulang ke jeju" kata Raiya


"ahh, jadi lah, kamu juga kan"


"iya, tapi aku sama Yangju"


"oh ya gak masalah, kita pergi bertiga saja"


"gakpapa kamu?"


"ya lah, santai saja"


mereka memang merencanakan tahun baru rutin balik ke rumah ayah ibu mereka yang ada di jeju setiap tahun baru


seperti biasa, paginya Raiya pergi kekantor, jadi Ayara tidak harus datang pagi lagi


setelah adiknya pergi, Ayara menyalakan televisi, tapi hanya sekedar menyalakan karna ia sibuk dengan hapenya sendiri


saat sedang melihat lihat pesan chat bersama teman temannya, Ayara sedang kirim kiriman pesan dengan Maisaa, Joohun dan Kimdoo tentang rencana Ayara yang akan pergi berlibur kembali ke jeju


malah ada telfon dari nomor baru


"halo, dengan Aya disini, ini dengan siapa ya?" tanya Ayara menjawab telfonnya


"Aya? ini mama Jin"


"mama Jin? aaahh mama nya Jin oppa?"


"ahh iya bibi, aku ingat, apa kabarmu?"


"baik, baik, kamu baik?"


"sama lah baik, ada apa bi?"


"enggak, mau tanya saja, tahun baru ini ada acara gak? bibi mau ajak kamu jalan jalan sama keluarga bibi mau tidak?"


"waah tahun baru ini bi? maaf bi, Aya ada jadwal"


"ahh ada acara ya?"


"iya bibi, maaf deh, jadi gak enak"


"gakpapa lah, bibi gakpapa, kalau boleh tau kamu kemana memang besok tahun baru ini? acara sama teman?"


"bukan, Aya janji sama appa dan amma buat pulang"


"pulang?"


"iya, Aya kan asli jeju, pernah tinggal dijeju, pas pindah ke seoul waktu sekolah, tapi balik lagi ke jeju buat kuliahnya"


"ahh, kamu ke jeju? tapi disana sibuk gak sih?"


"ya cuma kumpul appa amma sama adik saja"


"kalau begitu kami ikut boleh tidak? bibi juga ingin tahun ini rayakan tahun barunya di sana"


"waah beneran bi? boleh lah bi" kata Ayara


padahal jadwal tahun baru itu masih cukup lama terbilang, tapi maksud ibu Seokjin tidak terkesan mengajaknya mendadak, jadi bisa ada kesempatan untuk Ayara bisa menerima tawarannya sebelum membuat acara lainnya


mereka mengatur janji buat jalan bersama, Ayara mengatakan pada adiknya saat dikantor tentang ayah ibu seokjin yang akan ikut mereka ke jeju

__ADS_1


"oh ya gakpapa onni, kalau mereka mau ikut" kata Rai


"iya deh, biar aku bilangin nanti, buat nginep, aku rekomendasikan resort saja deh sepertinya, kan deket kampus lama ada resort kan?"


"bukan deket itu onni, cukup jauh lah"


"yaa melewati kampus tapi kan"


"ahh iya iya kan jauh itu"


"10 menit dari rumah kan, gak jauh kok"


hari berlalu, tiba dimana hari Ayara dan Narne janjian, Ayara pun meminta izin kepada Raiya untuk datang mepet saja, tapi perginya sejak pagi


Ayara pun sampai di tempat usaha Narne, setelah memencel bel, seseoang menyapanya


"cari siapa nuna?" sapa lelaki disana


"saya cari Narne?"


"ahh ada, kamu Aya?"


"iya saya"


"ahh, Narne sudah bilang, salam kenal, saya staff nya, mari masuk, saya anter ke Narne"


"terimakasih"


setelah diantarkan ruangannya, Ayara masuk dan menyapa Narne


"hai onni" sapa Narne


"hai, waah aku baru dateng disini, speechlees lho, tempatnya gak begitu besar tapi di dindingnya banyak banget hiasannya ya"


"emm, baru sampek pertama kali kesini ya?"


"iya, Nai pernah kah kesini?"


"Nai onni pergi, tapi setelah itu gak pernah diawal awal buka, dia sibuk setelahnya jadi jarang kesininya"


"ahh"


"ayo deh, sekarang kan?"


"ayo. mana tulisannya, ada kan?"


"ahh gini onni, tulisannya lupa aku taruh dimana, pas dapat itu aku masukin tas seingetku, tapi aku cek di rumah, gak ada dalam tasku, apa kena angin jadi terbang"


"ahh terus gimana?"


"tenang onni, aku sempat memotretnya kok"


"oh, yaudah kalau ada simpan fotonya"


Ayara pun memulai pen-tatto-an nya dan di tangani oleh Narne sendiri, sambil mentatto, mereka agar lebih santai sambil mengobrol


"memang artinya apa ini onni?" tanya Narne


"ada, itu sekumpulan teman biasa" jawab Ayara berbohong


"ahh"


Narne tetap santai tapi harus fokus medkipun hanya sebuah tulisan, tapi Narne tidak mau pelanggannya kecewa dengan hasilnya


seperti request Ayara tatto berada di leher bagian belakang tepat dibawa rambut Ayara. jadi baru bisa dilihat jika Ayara mengikat rambutnya saja, sementara Ayara tipe selalu mengurai rambut nya



*foto hanya ilustrasi..

__ADS_1


__ADS_2