I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
62


__ADS_3

"Aya" ucap Seokjin kaget


"onni, waah onni habis dua botol bir oppa, ini botol ketiganya" kata Raiya


"waduh, aku bawa dulu kekamarku ya, aku pergi dulu" kata Seokjin


"iya sana bawa, itu kasihan" kata Seokjun


"yaa" jawab Seokjin


"antar kamar appa" kata Raiya


"babe mana bisa, tidak enak lah mabuk begini diantar kesana" kata Yangju


"iya, biarkan dia dibawa Jin saja dikamar Jin" kata Seokjun


Seokjin pergi menggendong Ayara di pundaknya yang sedang mabuk berat itu, sambil membawa juga beberapa barang Ayara, sampai dikamarnya, Seokjin masuk dan menidurkan Ayara di ranjangnya


Seokjin menutup pintunya dan mengunci kamarnya lalu kembali kearah Ayara yang sedang tertidur pulas


Seokjin duduk disamping Ayara dan menciumi leher hingga dada Ayara, tapi saat Seokjin mencium pipi Ayara dan akan mencium bibirnya, Seokjin tidak kuat karna mencium aroma bir dari mulut Ayara


"Rai, jangan nyalakan ac" kata Ayara tidak sadar


Seokjin mengecilkan ac nya dan kembali duduk disamping Ayara, tapi Ayara malah bangun dan duduk


Seokjin melihat Ayara masih tertutup matanya malah membuka setelan jaket yang dipakai Ayara malam itu lalu melemparkannya dan saat akan merebahkan badannya untuk tidur lagi, Seokjin menahan punggung Ayara untuk tetap posisi duduk


Seokjin menarik tas Ayara dan mencari tali rambut, ia menemukannya, dan ia berniat untuk mengikat rambut Ayara agar lebih rapi saja


"anak ini berapa kali dibilang juga, tali rambutnya biar rapi, malah tali cuma disimpan dalam tas" gerutu Seokjin


Seokjin pun menyenderkan kepala Ayara ke pundaknya dan ia mengikat rambut Ayara dengan tali rambut yang ia temukan itu dan seketika ia melihat ada seperti tatto dengan tulisan di leher belakang bagian bawa rambut belakang Ayara


ia tidak jelas melihat tatto apa dimiliki Ayara karna memang ia tidak tau sama sekali jika Ayara ternyata memiliki tatto cukup tersembunyi


saat Seokjin menarik hapenya, lalu menyalakan kamera depannya untuk melihat tulisan tatto dileher itu dan seketika Seokjin melepaskan hapenya ketika membaca tulisan itu adalah...


"Kill Dark" ucap seokjin kaget


seketika Seokjin melepaskan tubuh Ayara begitu saja dan membuatnya terbaring dengan posisi miring karna badan Ayara lemas jadi dilepaskan tahanan tangannya ya terkulai lemas


lalu Seokjin seketika naik keatas ranjangnya lagi, ia ingin memastikan tulisan tatto itu apa benar, ia membangunkan tubuh Ayara dan memeganginya dari belakang lalu melihat tulisan tatto itu benar benar "Kill Dark"

__ADS_1


Seokjin terdiam dulu beberapa menit membiarkan posisi Ayara tidur dengan miring, hingga satu jam lamanya ia berpikir terus memutar kembali otaknya


mengingat beberapa hal yaitu..


- ketika ia dan bangtan bertemu dan berpapasan pertama kali dengan gadis pemilik baju dengan tulisan Kill Dark di bajunya bagian punggung belakang paling atas tepat dibawa leher ketika itu gadis itu mengikat rambutnya kuncir satu, saat berada gedung iklan


- saat pertemuan kedua nya di Fast mall ketika gadis memakai baju yang sama dengan tulisan sama yaitu Kill Dark hanya tempat tulisan berbeda yaitu di bagian lengan nya


- terutama saat Seukrin berkata jika ia pernah bertemu Ayara di toilet agenci dan menolak dibantu mengikat rambut dan juga menolak tali rambutnya


itu membuat kepala Seokjin pusing seketika karna ia begitu kaget ketika dipertemukan siapa pemilik akun Kill Dark yang menyadap banyak bio palsu dari banyak orang dengan cara seperti ini


tapi seketika ia sadar, Seokjin menarik Ayara dan membantunya untuk tidur dengan posisi tepat, tapi setelah nya, Seokjin masih kembali berpikir keras


ia kembali memikirkan bagaimana harusnya ia menyadari Kill Dark itu adalah Ayara dengan beberapa kejanggalan yang ditunjukkan Ayara


mulai dari..


- Ayara juga tidak menunjukkan rasa rispect pertama ketemu bangtan


- Ayara jarang menunjukkan senyum ketika bersama dengan bangtan


- Ayara sedikit terpaksa atas tawaran projek Aya Luv nya membahas bangtan


- terutama Ayara yang tidak suka pria profesi idol


Seokjin pun seketika turun dari ranjangnya dan menuju kekamar mandinya, ia mencuci wajahnya di air keran wastafel


lalu kembali lagi ke ranjang tidurnya dan melirik kearah Ayara yang tidur disebelah kiri dan menghadap ke kekiri


Seokjin tidur disamping kanan Ayara sambil melihat kearah leher belakang Ayara yang terlihat jelas itu tatto tulisan Kill Dark


seketika Seokjin pun membalikkan badannya dan tidur menghadap ke arah kanan untuk membelakangi Ayara


Seokjin pun tertidur juga setelah ia berpikir keras dan ia merasa butuh istirahat di jam 4 smpagi baru bisa tidur


2jam berikutnya saat Seokjin sudah tertidur, Ayara terbangun, merasa kedinginan dan ia melihat Seokjin tidur membelakangi nya, seketika itu Ayara bangun dan berpindah tempat tidur untuk tidur didepan Seokjin


Seokjin yang masih tidur..


Ayara melirik kearah Seokjin lalu menarik tangan Seokjin untuk masuk kelehernya dan merangkulkan ke lehernya,


lalu menarik tangan yang satunya untuk merangkul pinggang Ayara agar lebih hangat lagi lalu kembali tidur

__ADS_1


beberapa jam berikutnya karna waktu sudah cukup siang, Raiya diminta ayah ibunya melihat Ayara dikamar Seokjin karna tidak muncul sama sekali sejak pagi takut kenapa kenapa


tapi pacar Seokjun juga menyuruh untuk Seokjun melihat adiknya karna daritadi ibu Seokjin menanyakan kepada Seokjun tentang Seokjin yang tidak terlihat sama sekali juga


jadilah Raiya dan Seokjun pun berjalan kearah kamar Seokjin tapi mereka berpapasan, lalu mereka pun saling menyapa


"ehh bertemu adik ipar" kata Seokjun


"oppa, apa sih, jadi malu" kata Raiya


"loh ya kan? Aya jadi sama Jin kan kamu jadi adik iparku" kata Seokjun


"haha iya"


"kamu sedang apa?"


"mencari onni disuruh amma kenapa gak keluar daritadi" kata Raiya


"ahh sama, aku disuruh amma juga, Jin masih tidur aja segini jamnya siang banget"


saat mereka mengetuk pintu yang ternyata melihat jendela kamarnya terbuka


"terkunci tidak?" tanya Seokjun


"iya ini dikunci" kata Raiya


"dari sini saja, tunggu aku lewat jendela" kata Seokjun


Seokjun masuk lalu melihat mereka sedang tidur ternyata, tapi Seokjun mengambil kunci kamar itu dimeja kamar itu laku membukakan untuk Raiya


"ssst, mereka masih tidur ternyata" kata Seokjun dengan nada pelan


"ahh apa benar?" tanya Raiya


"emm lihat lah"


"waah onni apa karna semalam minum bir terlalu banyak jadi masih tidur" kata Raiya


"emm tunggu deh, tunggu, kamu sadar gak gaya tidur mereka aneh gak sih?" tanya Seokjun


"emm bener juga, kok terlalu ke pinggir ya mereka? mungkin ciri khas itu" tanya Raiya


"ciri khas sih boleh, beda itu aneh kan"

__ADS_1


__ADS_2