
yaaa karna yang namanya sama orang tua teman harus dekat dan sopan meskipun tidak kenal
tapi lain dari dugaan Jungkook dimana ia memang mengikuti kedekatan Ayara dengan hyungnya
dan mereka lanjutkan makannya, saat member lain sibuk kembali dengan makanannya malah Jungkook memerhatikan Ayara dan Seokjin yang saling menatap diam diam
"benar dugaanku, nuna dan hyung ada hubungan"
ucap Jungkook dalam hatinya
karna entah kenapa banyak kejanggalan yang cukup masuk ketika ia berpikir Seokjin dan Ayara memiliki hubungan
tapi mereka lanjutkan makan nya lagi termasuk Jungkook dan selesai nya, Ayara kembali keruang tamu
"loh, nuna, kamu ngapain disini lagi? gak dibelakang?" tanya Jungkook
"tidak enak oppa, kan aku tamu, masak disana"
"mana yang lain, gila pada ya, gak ada temani kamu"
"ada Jin oppa tadi masih ambilkan aku minum"
"ahh"
saat duduk berdua dengan Jungkook diruang tamu, Seokjin datang sambil memberikan minuman
"oppa, kalau tamu kenapa ditinggal tinggal dah" kata Jungkook
"yaa aku ambilkan dia minuman" kata Seokjin
"ahh"
Jungkook pun pergi dan tinggallah Ayara dengan Seokjin disana, tapi ada seorang staff baru masuk, dan Ayara mengingat staff itu adalah staff yang ada di toilet agenci bangtan yang waktu itu menawarkan memegangi rambut Ayara dan memberikan tali rambut tapi Ayara tolak
Ayara ketir melihat staff itu, berharap agar staff itu lupa tentang nya tapi sayang nya staff itu ingat
"onni, onni yang ditoilet kan waktu itu ya?" sapa nya
"ahh iya, kamu ya?"
"iya aku, oh ya, kenalin onni, aku staff nya bangtan, aku Seuk Rin" kata staff nya
"salam kenal" sapa Ayara
"yaa salam kenal, ahh kamu kenapa tidak mau dibantu waktu itu, aku kasih juga tali, biar gak ribet kan"
"ahh aku biasa di urai kok"
"ahh, aku sedikit ada tulisan di lehermu ya" kata staff itu
"oh ya? bukan, itu bekas luka"
"oh ya?"
staff itu merasa heran, ia jelas betul itu tulisan RK, tapi ia tidak jelas kata sebelumnya, tapi ia yakin itu tatto bukan bekas luka, dimana ada bekas luka yang berbentuk sempurna huruf?
tapi ternyata percakapan itu membuat Jungkook tau, ia tidak sengaja akan balik karna mau ambil sesuatu diluar dorm tapi mendengar ucapan Seukrin
"sudah malam, aku akan pergi ke kantor" kata Ayara
"oh iya, ayo aku antarkan" kata Seokjin
"iyaa"
Ayara diantarkan pulang oleh Seokjin ke kantor radionya, selama dijalan, Ayara berdoa terus agar staff itu lupa tentang tadi percakapannya agar tidak sampai kepada Seokjin, dan Ayara pun sampai,
__ADS_1
Seokjin juga pergi
Jungkook mendekati Seukrin
"emm nuna" sapa Jungkook
"ya Jekey? kamu mau bikin apa?" sapa Seukrin
"ahh. aku mau tanya saja, soal tadi, memang kamu lihat apa di toilet?" tanya Jungkook
"ditoilet?"
"ya yang waktu kamu bertemu sama nuna Aya"
"ahh, aku lihat seperti tanda, tapi aku kurang jelas"
"memang apa?"
"kata onni Aya tadi ya bekas luka"
"terus menurutmu memang iya?"
"iya bisa jadi, kan aku juga tidak tau itu apa"
"kelihatanmu gimana dong, bekas luka apa bukan?"
"ya bekas luka, memang kenapa Jekey?"
"penasaran saja"
Seokjin sampai kembali di dorm, Seokjin sudah niat menanyakan maksud dari Seukrin tadi tapi ia lupa, Seukrin juga lupa tentang tadi
hari berlalu, dimana sehari sebelum ulang tahun Ayara tiba, bangun dari tidurnya di pagi hari, karna Ayara ada jadwal untuk melakukan siaran paginya, ia sudah melihat Yonjin dan Heejin sudah dirumahnya
"iya semalam, aku tidak mau mengganggu kamu tidur, karna Raiya, kamu siaran pagi" kata Heejin
"iya, ini baru bangun mau mandi"
"iya udah sana mandi dulu, amma siapkan makan pagimu"
"iyaa ma"
Ayara mandi dan bersiap siap pergi, setelah nya, Ayara makan bersama Yonjin, Heejin dan Raiya
sambil makan mereka membahas ulang tahun Ayara yang akan direncanakan besok
mereka memutuskan untuk merayakan dirumah saja dan akan datang teman teman sekolah dan kuliah Ayara dan Raiya saja, teman teman dekat mereka saja
setelah Ayara sampai dikantornya, Ayara pun duduk dan tak lama memulai siarannya, setelah siaran berakhir, siangnya, Ayara istirahat siang dulu sebelum lanjutkan lagi siaran nya
tapi saat Ayara akan masuk ke ruang kerjanya, Seokjin memanggilnya
"Aya" sapa Seokjin
"Jin oppa?"
"kamu sudah siaran?"
"sudah, mau makan dulu, baru kembali siaran"
"makan apa?"
"aku bawa makanan bawaan nya amma ku"
"woh amma kamu datang?"
__ADS_1
"emm, eh kamu ada apa?"
"ini, aku mau kasih kamu kado, selamat ulang tahun"
"emmm makasihhh" ucap Ayara terharu
Ayara dan Seokjin duduk di sofa dalam ruangan kerja Ayara disana, saat Ayara membuka kadonya. Ayara kaget bukan main karna itu adalah jam tangan dari new york asli, brand terkenal disana
"woooah, astaga ini aku gak mimpi kan?" tanya Ayara
"kamu suka gak?"
"ya suka banget, makasih oppa"
"emm"
Ayara menoleh kearah Seokjin lalu tersenyum lebar, disana betapa tertusuknya hati Seokjin atas senyuman itu, senyuman paling cantik dari Ayara selama ia kenal Ayara
tak hanya jam tangan, dalam kado yang sama ada bungkusan lai yaitu baju, dan saat membukanya ternyata baju kaos putih, betapa ia suka dengan baju oblong kaos warna putih
setelah memakai langsung jam tangannya, Ayara menoleh kearah Seokjin yang menatapnya dan mencium pipinya lalu memeluk Seokjin karna saking senangnya
inilah salah satu kebiasaan unik Ayara, dimana ia sangat senang ketika ada yang memberikannya kado, ia bisa saja memeluk sampai mencium nya tanda terimakasihnya
"apa ini?" tanya Seokjin
"ohh maafkan aku oppa" ucap Ayara
"ahh tidak apa apa kok, gak masalah"
"hehe, aku terlalu senang jika ada yang memberikan kado sesuai ekspetasi ku" jawab Ayara
Ayara senang bukan main disana
padahal dalam hati, Seokjin berharap Ayara juga nengucapkan balik tentang nya, karna sebenarnya besok juga adalah ulang tahun Seokjin
"kenapa kasih sekarang kan masih besok aku ulangtahunnya" kata Ayara
"emm ya gakpapa kan biar paling awal dari semua orang yang mau ucapin"
"haha bisaa aja"
"jangan lupakan itu kado dari aku loh" kata Seokjin
"ehhmm pasti oppaaa" kata Ayara tersenyum lebar
"kamu katanya mau makan" kata Seokjin
"ahh iya, aku lupa sampai kan"
"haha"
Ayara mengambil kotak nasinya dan membukanya lalu memakannya, Seokjin memerhatikan Ayara makan disana
"kamu makan juga ya" kata Ayara
"emm?"
"sini biar aku suapin"
"tapi"
"udah, enak kok, aku tidak akan habis dibawakan amma sebanyak ini"
"emm"
__ADS_1