I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
15


__ADS_3

"ahh iya aku ingat, sekarang kamu jadi idol terkenal sungguhan ya, selamat ya"


"iya semua atas kepercayaan dari kamu juga kalau aku bisa, kalau kamu gak percaya mana mungkin aku percaya juga kan"


"iya, yang penting cita citamu menjadi terkenal itu terkabulkan"


saat sedang mengobrol disana, telfon D.O berdering dan D.O melihatnya ternyata dari manager EXO


"emm Aya. aku tinggal angkat telfon dulu gakapa?"


"oya boleh sana dah" kata Ayara


D.O mengangkat telfonnya ternyata managernya meminta untuk D.O rapat besok pagi di agenci, dan hanya itu dibicarakan managernya


dan D.O kembali kearah Ayara lanjutkan obrolan mereka disana, tak lama Jun ah datang membawakan makanan untuk Ayara dan juga untuk D.O


Jun ah memang tipe lelaki baik, bahkan ia tau jika setiap sore nya D.O datang juga jadi ia bawakan makanan tapi sayang D.O menolaknya dengan halus, bahkan D.O langsung berpamitan kepada Ayara dan juga Jun ah untuk pulang


sementara D.O sampai di dorm nya, semua nya pada tidur, dan bangun untuk makan malam saja, besok nya baru pergi ke agenci


disana ia meeting bersama manager mereka juga dengan ceo agenci


semua member EXO juga datang keruangan rapat, baru disana membahas tentang berita yangagi banyak beredar sekarang


"gimana soal semua ini jawabanmu D.O?" tanya ceo


D.O menjelaskan tentang temannya yang dirawat disana, menceritakan sebabnya juga membuat semua disana akhirnya paham dan semua turut berduka atas semua itu


termasuk juga dengan member EXO lainnya


hingga Suho memberikan ide untuk memberikan hiburan untuk Ayara disana, dan disetujui oleh semua member tapi agenci sedikit berat tadinya tapi akhirnya mereka luluh dan memberikan izin asalkan tidak ada media yang tau soal ini


hari berlalu, dimana EXO pun datang ke rumah sakit tempat Ayara dirawat, saat D.O datang dengan ditempat Ayara


"salam kenal ya semua" sapa Ayara


"salam kenal balik Aya" sapa semua member EXO selesai berkenalan satu persatu


D.O mengenal kan semua member EXO disana dan Ayara menyapa mereka dengan baik dan berterimakasih juga jika mereka sudah mau menghibur disana


hari berlalu begitu cepat, selama 5 bulan sudah Ayara dirawat dirumah sakit itu, dan keadaannya mulai membaik


dokter mengatakan jika kondisi Ayara mulai membaik dan bisa dikatakan normal, jadi dokter memberikan waktu sebulan saja sisa perawatan Ayara


"serius dokter?" tanya Yonjin bahagia


"iya pak, yang penting bisa dijaga ya kesehatannya, jangan terlalu terforsir pikirannya" kata dokter


"siap dokter" jawab Ayara

__ADS_1


sebulan berlalu, tepatnya di akhir bulan april, Ayara resmi dinyatakan membaik psikisnya dan bisa pulang, sejak itu Ayara mulai kembali mencari pekerjaan baru


banyak orang yang peduli pada Ayara, seperti Jun ah, Nai na dan D.O sama sama mencarikan lowongan pekerjaan untuk Ayara juga


sampai akhirnya ia mendapatkan informasi lowongan kerja di salah satu agenci ternama yaitu SM


Ayara pun menyiapkan lamaran pekerjaannya, dan ia berhasil mengalahkan beberapa pelamar lainnya hingga Ayara masuk diwaktu interview


semua jawaban dikatakan nya dengan tegas dan agenci SM menerima nya


"emm, pak, apa EXO juga salah satu talent disini?" tanya Ayara


"EXO? iya, memang kenapa?"


"saya kenal sama salah satu member idol EXO"


"oh ya? siapa namanya?"


"Kyungsoo"


"Kyungsoo? aahh D.O nama panggungnya"


"iya itu"


"waah kebetulan ini"


tapi saat membuka pintunya sedikit, terdengar percakapan antar member EXO


"waah jadi kamu dulu sempat suka sama temanmu itu?"


"iya, kamu suka sama dia?"


"iya, aku suka sama dia, tapi dia belum tau" jawab D.O


"sudah biarkan dia tidak tau sekalian, lagian kamu kan terkenal, dapat yang lebih dari dia bisa kan"


"siapa sih namanya? yang kemarin dirumah sakit jiwa kan? dia kemungkinan akan gila gak sih?"


"iya sih, percuma kan cantik kalau pernah gila, dan ada kemungkinan gila"


"kalian bicara apa? aku memang sudah melupakan semua perasaan ku kepadanya kok" kata D.O


"bagus deh, kalau sama dia, citra EXO buruk bahkan menyangkut agenci"


"hemm" jawab D.O dengan tersenyum smirk


seketika mengetahui itu manager disana memberikan kode dengan suaranya


"heeem ehem" ucap manager bersama Ayara

__ADS_1


seketika EXO kaget karna ternyata didepan pintu sudah ada Ayara


"Aya" sapa D.O kaget


"hemm, pintar kalian menilai orang" kata Ayara


"Aya, emm biar kami jelaskan Aya" kata D.O


"tidak perlu dijelaskan, saya mendengar semua ditelinga saya sendiri" kata Ayara


"emm nuna, bisa kita bicara baik baik?" tanya leader EXO


"emm ini ada apa ya?" tanya manager disana


Suho menjelaskan tentang siapa ini Ayara, dan manager kaget ternyata Ayara bersamanya itu adalah teman D.O yang masuk rumah sakit jiwa itu


"jadi ini Ayara yang kamu bilang masuk rumah sakit jiwa?" tanya manager


"hyuung" teriak para member disana


"ohh apakah ini sebuah nama dibalik nama besar EXO?" tanya Ayara


"Aya, jangan gitu, kami meminta maaf" kata D.O


"saya leadernya nuna, saya mewakilkan permintaan maaf atas ucapan semua member EXO" kata Suho


"tidak" jawab Ayara


"nuna, emm bisa kita bicara baik baik, tolong jangan laporkan kami" kata manager disana


"pak, tenang saja, saya bukan orang yang banyak duitnya, buat apa melaporkan kalian, tapi dengar ya disini, aku harap kalian bisa jaga rahasia soal sakit mentalku, dan jangan pernah bicarakan pada siapapun atau aku akan menyebarkan semuanya kelakuan kalian" jawab Ayara


Ayara pun pergi, tapi D.O menahannya dan meminta maaf sekali lagi


"Aya, maafin kami Aya, tolong" kata D.O


"lepasin" teriak Ayara


"Aya, kita teman kan, kita sahabat ya, aku mohon bicara baik baik" kata D.O lagi


"kita bukan teman D.O, kamu D.O, teman saya Kyungsoo, sampai kapan pun Kyungsoo memang bukanlah D.O" kata Ayara


"Aya, jangan begini" kata D.O


"sudah, kalian tenang saja, aku tidak akan pernah mengatakan citra buruk siapa kalian sebenarnya selama kalian jaga rahasia soal saya memiliki penyakit mental, itu saja, saya permisi terimakasih"


Ayara pun pergi, kembali kerumahnya, sesampainya dirumah, Ayara kesal dan teriak dikamarnya tapi ia takut ia menjadi kembali stress


Ayara menenangkan dirinya dan mengatakan pada dirinya jika ia harus bisa bangkit dan menunjukkan jika penyakit mental nya bisa hilang dalam dirinya

__ADS_1


__ADS_2