I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
22


__ADS_3

"Kimdoo kan? ini aku Aya" jawab Ayara


"wooh Ayaaa?" tanya Kimdoo kaget


seketika Kimdoo yang tadi nya mengantuk berat dan tengah tidur itu langsung membelalak kaget, karna Kimdoo tidak tau nomor baru Ayara, dan juga Kimdoo pengikut Aya fm dan Aya Luv


"iya aku, kamu tidur?"


"enggak, aku gak tidur, Aya kamu apa kabar?"


"baik, kamu?"


"aku.. ah aku jadi malu mau bahasnya"


"ooh apa?"


"aku sudah menikah"


"wooh serius?"


"iya, aku serius"


berbasa basi, Kimdoo menjelaskan ia sudah menikah dengan adik tingkatnya dulu di kuliah, dab Ayara tau siapa gadis itu, masih cukup dekat dengan Ayara dan teman Kimdoo lainnya


ditelfon itu barulah Ayara mengajak Kimdoo jalan keluar karna ingin menanyakan soal Chungsan, dan kebetulan Kimdoo lah memang yang tau semua kabar terbaru Chungsan


hari berlalu, tepat dihari janjian, Ayara datang dengan tepat lalu bertemu Kimdoo dan masih berbasa basi dulu sebentar


"Ayaaraaaa" teriak Kimdoo


"hai, apa kabar?"


"baik lah, eh aku pengikut Aya fm dan Aya Luv dong" kata Kimdoo dengan bangga


"wooh ya kah?"


membahas dulu tentang Kimdoo yang menyukai semua cerita Ayara disana, dan barulah Ayara menjurus menanyakan tentang Chungsan


"Chungsan? ahh aku tau kabar dia kok, dia sudah ada pacar sepertinya" kata Kimdoo


"apa dia masih bersikap kasar itu?" tanyanya


"iyaa masih, yaa begitu saja sih kelakuannya kalau udah watak mah susah"


dengan detail Kimdoo menjelaskan tentang Chungsan mulai dari pandangannya, kesibukannya hingga kesehariannya juga


mengetahui itu seketika Ayara merancang untuk membalaskan dendam nya diam diam, tanpa ada satupun orang tau, sama dengan apa yng dilakukan oleh Chungsan kepadanya


sementara Kimdoo dan Ayara pun kembali balik kerumah mereka masing masing, Kimdoo menceritakan kepada Miasaa, Miasaa menjelaskan kepada Joohun, dan Joohun berniat menemui Ayara besok malamnya


hari itu tiba, dimana pembalasan akan berlangsung dialami Chungsan, Ayara bersiap dengan motor yang sudah ia sewa


ia sengaja menyewa motor gede untuk ia pakai, dan ia memulai pengintaian


Ayara mendapatkan keberadaan Chungsan, ketika itu sudah sore, dan Ayara sudah memastikan tidak ada siapapun disana, karna Chungsan baru selesaikan kerjanya di caffe itu


tanpa berpikir ulang dan berpikir panjang, Ayara mengegas motornya, mengarahkan tepat ke arah Chungsan, Chungsan menyadari jika motor itu berjalan kearahnya

__ADS_1


ia berlari sekuat tenaga nya tapi Chungsan malah membalikkan arah larinya dengan cepat agar motor itu tidak bisa mengejarnya lagi, tapi pikirannya salah, Ayara mampu membalikkan motornya dengan cepat juga dan mendekati arah Chungsan


dan berhasil menabraknya..


seketika itu, Chungsan terjatuh, ia menggelinding dan tanpa lagi berpikir panjang, Ayara pergi, langsung mengembalikan motor sewaannya dan pergi kembali kerumahnya


"onni, dari mana dah?" tanya Raiya


"ooh, onni dari rumah Kimdoo, ketemu Kimdoo"


"oh, Rai pikir dimana, kalau Kimdoo oppa aku tau kabarnya sih, aku kan masih sering kesini onni"


"emm"


dengan santainya, Ayara berjalan masuk kearah kamarnya tapi Raiya melihat tangan Ayara sedikit gemetaran


"onni, tangan mu kenapa?" tanya Raiya menyentuh tangan kakaknya


"ahh, ini, tidak ada apa apa kok, tadi habis jalan sama Kimdoo dan lama tidak ketemu dan mengobrol dan makan diluar gitu, jadi agak ragu takut duit kurang, jadi nutupi saja ke Kimdoo karna tidak enak"


"ahh"


Ayara pun masuk kekamarnya lagi, ia pergi mandi, lalu menonton televisi


"Aya, kerjaan kamu sama Rai gimana kalau ditinggal lama lama?" tanya Heejin


"ada Sikyoung ma"


"Sikyoung yang menghandle semua?"


"yasudah lah, kamu gak tidur?"


"belum ma"


"jangan malam malam tidurnya ya"


"iya amma"


Heejin kembali ke kamarnya dan tidur, begitupun Yonjin, dan disusul juga Raiya


"onni gak tidur?" tanya Raiya


"kamu duluan, bentar lagi, ini urusan dihape belum tuntas"


"okeh deh"


Raiya masuk, saat Ayara juga selesai dengan hapenya dan akan pergi kembali ke kamarnya, baru saja membuka pintu kamarnya


Ayara mendengar suara ketukan pintu, dan Ayara melihat ke jam hapenya dan masih jam 7, masih cukup sore, tapi memang kebiasaan keluarganya kalau tidur cepat terlalu cepat tapi tidur lama ya sampai malam juga dijabanin meleknya


jadi Ayara membukakan pintunya dan terlihat ada Joohun didepan rumahnya


"Joohun?" sapa Ayara


"Ay, apa kabarmu?"


"baik, kamu?"

__ADS_1


"sama"


"ayo masuk"


"yaa makasih"


Ayara membuatkan minuman untuk Joohun lalu kembali duduk bersama Joohun dan bercerita banyak hal disana


"kamu tau dari Kimdoo aku datang?" tanya Ayara


"iya, tapi aku tau dari Miasaa, Miasaa ya dari Kimdoo, tapi Miasaa baru besok mau kesini"


"ahh"


mereka pun mengobrol banyak hal disana bersama berdua, membahas tentang hubungan masing masing juga yang memutuskan untuk sama sama tidak menjalin hubungan lagi


saat tengah mengobrol, tak lama Joohun mendapatkan kabar dari Kimdoo yang mengabari Chungsan kecelakaan


"oh terus dimana sekarang?" tanya Joohun


"aku sudah jalan kerumah sakit, aku kabari kamu saja, kamu dimana?"


"aku dirumah Aya"


"oh ya udah sekalian kabari Aya, bilang ke Aya"


"iyaa"


setelah bertelfonan, Joohun menjelaskan kepada Ayara, Ayara mendengarkan itu bersikap biasa saja, tapi ia tidak mau terlihat mencurigakan, tapi Joohun berpikir sikap cuek Ayara mungkin karna masalalu nya dengan Chungsan yang kelam, bukan karna Ayara lah pelaku penabrakan nya


Ayara malam itu juga ikut dengan Joohun pergi menemui Kimdoo dirumah sakit, dan dokter disana masih memeriksa, tapi akhirnya Ayara pergi kembali kerumahnya


hari berlalu, Ayara sudah harus kembali, ia dan Raiya pun bersiap siap untuk pergi, sementara mereka akan pergi, diperjalanan, Ayara mengabari Kimdoo jika ia sudah akan balik ke seoul, juga memberikan alamat rumah Ayara di seoul agar Kimdoo jika main ke seoul bisa mampir


hari berlalu, saat kembali ke kantor radio nya, Raiya masuk keruangannya lalu Sikyoung menyapanya


"Sikyoung, gimana sama kerjaan selama aku ditinggal?" tanya Raiya


"lancar nuna, ini saya sudah menuliskan semua laporan selama nuna tinggal"


"okeh, saya pelajari nanti, saya mau kerjakan lainnya dulu"


Raiya pun pergi dari ruangannya, tinggallah Ayara dengan Sikyoung tapi saat Sikyoung akan pergi, Ayara menyapanya


"ada yang mencari saya selama siaran mc lain?" tanya Ayara


"banyak nuna, sampai dibacakan per ganti mc, tanya nuna" kata Sikyoung


"ahh, ya gakpapa sudah nanti aku siaran langsung kujelaskan saja"


"oh nuna, sama ada lagi yang menanyakan, dari pihak agenci nya pak Kwan"


"pak Kwan?" tanya Ayara kaget


karna Ayara mengingat Kwan itu kata Raiya adalah manager utama di agenci bangtan


"iya, soalnya kan terjadwal buat ketemu siaran live fm nya sama nuna"

__ADS_1


__ADS_2