
hari berlalu, bangtan sibuk dengan latihan karna sudah dekat dengan jadwal mereka keluar negri, sementara Ayara, mulai membuat untuk talkstorynya di Aya Luv
judul - dituntut untuk mampu ketika orang lain justru meragukanmu
selamat malam..
apa kabar kalian semua? Aya harap kalian baik baik saja dan akan selalu bersama Aya mendengarkan cerita Aya
ada tidak yang sama dengan Aya,
kamu diragukan terutama soal fisik
banyak yang bilang kalau kamu tidak pantas di tempat ini, tempat itu, posisi ini, posisi itu
yaa semua itu hanya karna fisik
diusia ku 20 tahun ada yang bilang
aku depresi, dan pernah stress memikirkan semua
pernah harapan hidup gak lebih 30%
posisi Aya saat ini yang kalian lihat
bukanlah hal yang mudah
Aya memiliki tugas beserta tanggung jawab
yang besar maka dari itu
Aya memberikan masukan untuk kalian yang sama
mengalami seperti Aya
percaya lah, seperti Aya yang percaya juga
tugas beserta tanggung jawab yang kalian jalani
akan ada titik terang nya, percaya yaa...
nah sekian dari Aya..
jika ada masukan atau saran semoga kalian sempat menuliskannya pada kolom komentarnya
dan Aya disini berterimakasih sudah meluangkan waktunya untuk menjadi pendengar cerita
selamat malam, selamat tidur dan selamat berbahagia menjalani kerasnya dunia
Ayara pun mengedit, mengunggah dan mereview
sementara Seokjin melihat notifikasi dari Aya Luv masuk, ia pun melihat channelnya dan mendengarkannya
selesai mendengarkannya, seketika, ia merasa ini masuk dengan cerita Namjoon, karna sebelumnya, di beberapa unggahan yang lalu, pembahasan nya cukup sama dengan yang ia rasakan
jadi kali ini, karna merasa jika semakin hari topik pembicaraan Ayara sering masuk di kehidupan yang ia alami, ia dengan teliti mendengarkan ceritanya
"Namjoon" panggilnya
"weee"
"Namjoon mana?"
__ADS_1
"Namjoon, diruangannya" kata Hoseok
"ahh okeh"
Seokjin pun masuk, lalu menjelaskan kepada Namjoon, Namjoon pun menyelesaikan dulu tugasnya di komputernya baru ia mendengarkan talkstory Ayara di youtube nya
dan setelah mendengarkan semuanya, betapa masuknya dengan cerita yang dialami oleh Namjoon
Namjoon mendengarkannya sambil tersenyum, membayangkan ketika ia bisa bertemu dan berhadapan dengan Ayara
hari berlalu, dimana saat bangtan sudah siap akan pergi ke bandara untuk penerbangan show dan tour mereka keluar negri
sebelum berangkat, Kwan baru mengabari kepada bangtan jika akan datang ke acara Aya Fm
"oh ya bangtan, saya dan pak ceo sudah tulis kontrak untuk kalian pulang dari tour ini, mengisi acara di Aya Fm" kata Kwan
"waaah serius hyung?" tanya Taehyung kaget
"yaa, tapi kalian masuk live siaran sorenya, jadi bisa sepulang nya dari agenci, gimana?"
"waah pas banget sorenya" kata Taehyung
"pas?"
"emm maksudnya pas kita kan selesai disini" jawab Seokjin
"ahh iya itu" jawab Taehyung
"ahh"
mereka pun melakukan tugas mereka dan pergi keluar negri, sementara Ayara dan Raiya, baru juga sampai di rumah, sepulang mereka dari kantor radio
Ayara mendapatkan telfon dari Yonjin jika kedua orang tua mereka tabrakan, dan menabrak orang dengan korban meninggal
"apa pa? serius? terus gimana?" tanya Ayara kaget
"onni, kenapa?" tanya Raiya
"amma pulang lah dulu nak, appa dan amma butuh lamu dan Raiya, bantu kami"
"iya pa, malam ini juga aku pergi sama Raiya ke jeju"
"iyaa"
Ayara menjelaskan kepada Raiya, seketika itu pula Raiya tidak mau menyia nyiakan lagi ia harus pergi, karna Raiya tau jika ayah ibunya, butuh dirinya
dan malam itu juga Raiya menghubungi Sik Young, staff utamanya dan menjelaskan ia tidak bisa datang dalam waktu tidak ditentukan jadi meminta semua kepengurusan dikerjakan dengan baik oleh nya
"siap nuna, saya handle" kata Sikyoung
"terimakasih"
setelah mereka sudah di jeju, tepat dirumah Heejin dan Yonjin
"amma, appa"
"Rai, Ay, kalian datang nak"
"iya, gimana ma, kenapa bisa?"
Ayara dan Raiya sampai di rumah mereka tengah malam, Heejin membukakannya lalu menjelaskan semuanya dengan lengkap, dan juga menjelaskan rentetan yang terjadi
__ADS_1
"yaudah besok kita urus lagi, kalian tidur ya, habis perjalanan, besok saja mengurus" kata Heejin
"iya ma, pa"
Ayara pun tidur, esoknya ia bangun, dan pergi menuju rumah korban, ternyata keluarga korban tidak marah, tapi karna memang yang namanya kehilangan nyawa itu bukan hal kecil
apalagi Yonjin dan Heejin melakukannya karna ketidaksengajaan
semua dijelaskan keluarga korban tentang sikap mereka ambil mengapa tenang, dan merasa berhutang budi karna kebaikan keluarga itu yang memaafkan ayah ibunya
Ayara dan Raiya memperkerjakan mereka di rumah mereka yang ada diseoul, keputusan itu diambil karna Ayara dan Raiya sudah mendengar kan semua tentang kehidupan mereka yang harus berpindah pindah tempat
jadilah mereka ikut dengan Ayara..
tapi karna masih banyak yang mengurus, jadi Ayara dan Raiya masih disana untuk beberapa hari sampai semua urusan selesai
sementara bangtan, sudah kembali kekorea dan mereka antusias datang ke acara Aya fm, mereka bersiap siap dan pergi
sesampainya..
"pak, selamat sore, saya dari pihak agenci bangtan ada jadwal untuk siaran Aya fm" kata Kwan
"oh baik pak, silahkan, biar saya antar bertemu pak Sikyoung" sapa satpam
satpam mengantarkan semuanya keruangan yang Sikyoung, bertemu Sikyoung, dan mengantarkan ke ruangan yang akan mereka pakai untuk siaran live mereka
selama jalan, mereka berusaha bersikap baik, yaa bak fans ketemu idolanya tapi lucunya malah idol nya yang mengidolakan orang lain bahkan mereka belum tau Ayara adalah hatter mereka
setelah sampai, mereka masuk, tapi yang mereka lihat mc lain, mereka tau itu bukan Ayara, karna dari suara sambutan saja berbeda
"ahh, hyung, bukan Ayara kan?" tanya Taehyung
"oh bukan ya?" tanya Kwan
"lah au tanya, bukan ini Ayara" kata Taehyung lagi
"lah aku tidak tau, tunggu aku tanyakan"
"okeh"
"emm pak, ini yang mc live siarannya siapa?" tanya Kwan
"iya pak, kebetulan mc siaran sorenya lagi tidak bisa hadir" jawab Sikyoung
"loh kenapa ya?" tanya Kwan lagi
"ada problem dirumah pak, jadi kemarin malam sudah pamitan sama saya juga karna mendadak"
"oh, jadi"
"iya gak batal, tapi ini, sama mc untuk tengah malam"
jadilah batal ketemu Ayara lagi padahal sudah semua penasaran dengan wajah Ayara si gadis yang mereka dengarkan suara nya setiap malam
sementara Ayara di jeju, Ayara baru selesai mengurus pemakaman korban, lalu kembali kerumah dan beristirahat
malamnya, Ayara tidak bisa berpikir jernih, ia begitu ingin membalaskan dendam nya kepada Chungsan
jadilah Ayara mencari tau kabar berkaitan dengan Chungsan, dengan berpura pura melalui Kimdoo
"halo" sapa Ayara
__ADS_1
"yaa, siapa?"