
"sama kalau datang, ada tawaran makan malam, dari pak Kwan, pak Kwan bilang jika bangtan menyukai Fm dan Luv anda" tambah Sikyoung
"makan? ahh, nanti kalau tanya lagi, kamu atur saja kalau jadi ajak makan dimana, semua atur saja"
"baik"
sorenya, Ayara mulai siaran live fm nya
malamnya, Ayara bertemu Nai na saat ia berjalan pulang dari kantornya sendirian, karna Raiya sudah pulang duluan sejak sorenya
"Nai" sapa Ayara
"hai, Ay, waah ketemu, dari mana kamu?"
"aku dari siaran"
"oh Aya fm ya? aku pengikutnya loh, Aya fm sama Aya Luv"
"waaahh, makasih ya"
"emm"
mereka jadi mengobrol sambil makan malam juga, membahas beberapa hal disana, sepulang dari sana, Ayara mampir ke toko dekat rumahnya membeli rokok
"bu, rokok yang biasanya" kata Ayara
"eh Aya, iya, ini, kamu suka ya merokok itu?" tanya ibu penjual
"gak juga sih buk, kan kalau aku ya bisa rokok apa aja, gak ada ini kadang beli lainnya"
"oh iya kan kata kamu yang penting berasap"
"haha iya"
"adikmu kayaknya tidak perokok kan?"
"adikku sibuk kerjaan nya, aku kan pernah menganggur bu"
"iya sih, lalu orang tuamu?"
"tau bu, tapi gak masalah, asal kan pakai uang sendiri"
"iya betul itu, aku ke anakku juga begitu"
Ayara memang perokok, ia perokok berat, apapun rokoknya yang penting berasap, dan juga Ayara peminum alkohol jika ia memiliki masalah atau pikiran sesuatu, ia tidak mau terlalu dibawa emosi apalagi kelelahannya adalah penyakit mental
jadilah Ayara memutuskan menenangkan diri dengan minum dan merokok, dan Ayara perokok juga bukan rahasia, semua orang kenal Ayara tau Ayara merokok sejak Ayara berpacaran dengan Chungsan
beberapa hari berikutnya, saat Ayara dekat dengan salah satu staff di fm nya, bernama Eon Ja
"hai Ay" sapa Eonja
"hai, kamu baru datang?"
"iya, ini buat siaran malam nya"
"ahh"
Eonja adalah staff di radio fm, Eonja juga yang menggantikan Ayara menjadi mc siaran live fm saat bangtan yang mengisi
"oh ya, kemarin aku senang kamu pergi gak ngisi Ay" kata Eonja
"lah, tapi menggerutu pas tau masuk gantiin nya"
__ADS_1
"hehe gak, soalnya ternyata tamunya bangtan"
"lah kan memang bangtan"
"aku tau pas mereka datang sih"
"ooh"
saat mengobrol, Ayara pun pulang dan digantikan Eonja untuk siaran live fm nya tengah malam
hari berlalu, Ayara berjalan bersiap pulang tapi Sikyoung nenyapanya
"nuna" sapa nya
"Sik? kamu belum pulang?"
"sudah tadi, aku datang lagi karna berkas ketinggalan mau kerjakan tugasnya dirumah"
"ooh"
"oh ya, saya sudah mengonfirmasi untuk tawaran makan malam bersama pak Kwan, pak Kwan mengundang untuk awal musim panas"
"bulan depan? berarti berapa hari lagi? seminggu ya?"
"gak sampai, 5 hari lagi"
"oh, jadi dimana?"
"di toffu resto, ini alamatnya"
"oh ya, besok bilang ya Sik sama mereka, saya tidak bisa menemui jika tidak bersama Raiya dan kamu, jadi waktu makan itu, Raiya dan kamu ikut"
"oh baik nuna, besok saya akan kabari"
esok paginya, Sikyoung menelfon Kwan yang kebetulan lagi bersama bangtan di dorm mereka berkumpul disana
lalu membahas untuk penawaran bangtan dan Ayara makan malam
"halo, iya pak Sik" sapa Kwan
"ini pak, saya sudah dapat jawaban untuk bisa datang ke undangan makan kalian, tapi kata nuna Aya, saya dan nuna Raiya juga datang"
"kamu juga?"
"iya, soalnya kalau tidak mau, kata nuna Aya dibatalkan saja"
"tunggu saya konfirmasi sama bangtan sebentar"
"baik"
Sikyoung menunggu Kwan menjelaskan kepada bangtan tentang tawaran itu dan bangtan mengiyakan saja yang penting bisa bertemu Ayara
"okeh pak, saya terima karna bangtan mau" kata Kwan
"baik, mari kita bahas lagi setelah bertemu, terimakasih"
"ya pak makasih juga pak"
jadilah mereka mengatur untuk ketemuan, dan bangtan yakin kali ini akhirnya bertemu dengan Ayara
setelah menelfonnya, Sikyoung mengatakan jika sudah menjelaskan kepada Kwan, dan baru lah Ayara mengatakan kepada adiknya
"undangan makan malam sama bangtan? kapan onni?" tanya Raiya
__ADS_1
"minggu depan, awal musim panas"
"ahh, siapa saja?"
"kamu, aku sama Sik"
"oh Sik juga"
"iya"
"oya udah deh"
hari berlalu, Ayara dan Raiya bersiap siap akan pergi, tak lama jemputan datang, Sikyoung menunggu sebentar baru mereka pergi ke restoran yang sudah mereka sepakati untuk datang keundangan makan malam
sesampainya disana, Ayara duduk bersama Sikyoung dan Raiya, tapi keduanya meninggalkan Ayara untuk angkat telfon masing masing
"nuna, saya dapat telfon dari klien, saya angkat" kata Sikyoung
"onni, appa telfon, tunggu ya" kata Raiya
tertinggal Ayara, Ayara tidak bisa hanya diam, ia melihat sekeliling ruangan yang mereka pesan khusus vvip untuk makan tertutup
saat melihat beberapa dekorasi ditembok itu, bangtan masuk..
"nuna Aya" sapa Kwan
Ayara membalikkan badannya dan melihat kearah Kwan yang menyapanya dan ada bangtan dibelakang Kwan
"hai Kwan oppa, masuklah, duduk silahkan" kata Ayara
mereka pun duduk, dan disinilah bangtan pertama kalinya bertemu dengan Ayara, orang yang sangat mereka ingin temui dan lihat secara nyata
"oh ya, kenalkan, ini bangtan, kenalin permembernya ya" kata Kwan
"bangtan? ahh, salam kenal" sapa Ayara
Ayara berkenalan satu persatu, dan disana sikap Ayara cukup biasa, tidak cuek, tapi tidak juga antusias, karna Ayara bukan fans bangtan atau orang lain yang bertemu bangtan akan begitu bahagia
disana Kwan mewakili member bangtan menjelaskan tentang bangtan yang sering mengukuti Aya Fm dan Aya Luv, Ayara menjelaskan beberapa hal alasan ia mengupload itu
mereka mengobrol sedikit disana tak lama Sikyoung masuk, dan disusul juga sama Raiya, dan mereka mengobrol dan makan bersama malam itu
setelah semua selesai, Kwan membahas pembayaran makanan disana bersama Sikyoung, Raiya pergi duluan ke mobilnya karna tidak mau terlalu lama bersama bangtan
saat Ayara akan ikut pergi dengan adiknya, Taehyung menahannya
"tunggu"
"ahh, kenapa? ada yang perlu lagi dibicarakan?" tanya Ayara
"emm, boleh saya meminta nomor pribadi kamu" kata Taehyung
Ayara mengeluarkan kartu namanya, yang terdapat 3 nomor tapi ketiganya nomor bisnis bukan pribadi
"untuk mengirim pesan salam salam atau memberikan pertanyaan di sesi QNA Aya fm nomor atas, nomor kedua ini kalau ada yang mau diceritakan untuk saya up di Aya Luv, dan nomor ketiga ini nomor ruangan kerja saya" jawab Ayara
"ahh maksudnya nomor pribadi kamu untuk kita bisa kenal" kata Taehyung
"nomor pribadi?" tanya Ayara
"yaa"
Ayara diam beberapa menitan memikirkan itu, baru ia meminta nomor Taehyung terlebih dulu
__ADS_1