
"oh 93, ya bedanya setahun, tapi sama tanggal nya" jawab Seukrin
"iya, kok Jin oppa gak ada bilang apa apa?"
"gak ngerti deh"
seketika itu Ayara mencari tentang bio Seokjin di banyak media memang ulang tahunnya sama, disini Ayara baru sadar, disetiap ulang tahunnya, ternyata banyak tag #wwhbirthday itu adalah untuk Seokjin
yaa namanya juga Ayara hatter, bukan profesi dan urusan dia tentang siapa Seokjin sebenarnya
setelah selesai, Ayara pergi dari sana dan sampai di kantornya, memulai siarannya..
hari hari berlalu, saat bangtan datang kembali ke agenci, Ayara juga datang..
"lho, ada nuna?" sapa Jimin
"hai Jimin" sapa Ayara
"hai juga nuna, katanya terakhir kesini kemarin?"
"iya ternyata masih banyak urusan"
"ahh astaga"
member lain berdatangan dan menyapa Ayara, tapi saat tak lama, satu persatu keluar hingga tersisa Seokjin
"oppa, aku mau tanya deh, memang kemarin juga ulang tahunmu?" tanya Ayara
"emm, tanggal 4, sama dengan kamu" jawab Seokjin
"kok gak bilang aku? aku tidak tau"
"aku pikir biar kamu sadar sendiri, lalu kamu tau dari mana ini?"
"dari Seukrin kemarin kasih tau kepada aku, ya ingatkan lha oppa, aku tidak tau, terus mau minta kado apa ulang tahun mu? aku biar ganti kasih"
"emm"
"baju?"
"tidak"
"celana?"
"tidak"
"sepatu ya?"
"tidak"
"apa jaket? sweater"
"tidaaak"
"terus apa? ahh makanan?"
"iya"
"iyaa? apa? pedas atau manis?"
"manis"
"tart?"
"tidak"
"apa?"
"bibir"
"cake bibir? dimana itu"
"bukan cake"
"lah apa?"
"bibir"
__ADS_1
"bibir apa sih"
"bibir kamu lah, kemarin manis, aku mau lagi, aku mau kadonya itu saja"
"mana ada disini"
"bentar saja"
"jangan sembarangan ah, ini dikantor"
"yaudah nanti malam aku kerumah kamu ya"
"aku kan ke kantor"
"yaaa besok"
"emm oh ya udah lusa aja"
"kenapa?"
"besok terakhir aku siaran malamnya"
"lusa?"
"siaran pagi lagi, jadi malam nya bisa ketemu"
"okeh"
hari berlalu, saat Yonjin dan Heejin akan berpamitan pulang, Ayara kembali hanya berdua dengan Raiya, adiknya..
saat esoknya, ketika Ayara akan pulang dari siaran, karna ia baru selesai pulang kerja, ia melihat adiknya tidak ada karna memang ada urusan di gedung iklan
tak lama ia keluar, ternyata Yangju baru sampai
"nuna" sapa Yangju
"eh Yangju? lah, Rai ke gedung iklan urusin buat iklan iklan tahun depannya"
"ah aku mencarimu, aku tau dia kesana, kan aku antarkan dia"
"astaga, aku? ada apa dah?"
"waah serius?"
"iya nuna, nuna aku belikan juga, makanya aku mau ajak kamu" kata Yangju
tapi malah Seokjin melihat itu dan kesal, tapi ia bukan tipe yang langsung melabrak, ia memerhatikan dulu saja, mengikuti dulu
Ayara pergi berdua dengan Yangju berbelanja, Seokjin tau nya lelaki bersama Ayara itu membelikan banyak barang untuk Ayara memang, dan curiga juga membelikan couple untuk orang tua, pasti untuk ayah ibu Ayara
lalu mereka makan berdua baru Yangju mengantarkan pulang Ayara, Sorenya... Seokjin datang kerumah Ayara dan menanyakan soal kado darinya, tidak menanyakan apapun tentang lelaki itu
"oppa? masuk" ajak Ayara
"emm, gimana kadonya?"
"bagus, lucu, aku langsung pakai, makasih oppa"
"emm, lalu kadoku"
"emm"
Ayara menoleh sekitarnya
"ada Rai?" tanya Seokjin
"tidak ada sih"
langsung Seokjin berdiri dan menarik Ayara untuk berciuman, Seokjin mencium nya cukup lama, malah bahkan Seokjin menahan kepala Ayara agar tidak melepaskan ciumannya dan sekitar 5 menit baru ia lepas
"ahh astaga, aku tidak bernapas sama sekali" kata Ayara
"bernapas lah, bisa dari hidung kan" kata Seokjin
"hemm, sudah impas ya bayaran kadonya"
"emm, i love u"
__ADS_1
"iyaa, aku juga"
mereka mengobrol untuk beberapa hari lagi pergi berlibur, karna memang sudah direncanakan sejak jauh jika ayah ibu dan kakak dari Seokjin ikut dengan Ayara ke jeju, dan Ayara mengiyakannya
esoknya, kembali lagi, saat Seokjin baru juga sampai di tempat kerja Ayara, ia melihat Ayara malah sama dengan pria kemarin
membuat Seokjin makin salah paham karna mereka hanya berduaan saja didepan ruangan kerja Ayara dan Raiya
akhirnya Seokjin mendekati Ayara, lalu menyapanya
"Aya" sapa Seokjin
"hai oppa" sapa Ayara
Yangju menyapanya dengan senyuman
"siapa ini?" tanya Yangju
"ahh ini Jin oppa, kenalin" kata Ayara
"Yangju" sapa Yangju
"Jin" kata Seokjin dengan cetus
"hei, kenapa dah, malah begini" bisik Ayara
"apa, kamu bilang apa malam itu waktu ulang tahun pestamu? ini siapa? cium aku didepan dia atau aku akan marah" kata Seokjin
"astaga kamu cemburu?"
"iya lah, cemburu, kali aja tiba tiba lihat kamu jalan sama lelaki ini, kemarin sampai sekarang, dia dekati kamu ya?"
"hei, dia pacarnya Rai"
"pacar Raiya?"
"emm. pacar Raiya, adikku, dia kemarin jalan belanjain buat ambil hati appa dan amma, belikan baju juga buat Rai tapi mau kasih sureprize buat Rai jadi ngajak aku"
"emm sorry kupotong jadi cemburu ya?" tanya Yangju
"emm, iya nih, dasar" kata Ayara
"ahh maaf hyung, maaf, saya memang dekati Aya nuna buat tanya soal adiknya, saya pacarnya Rai, tapi mau kasih sureprize buat beliin baju gitu buat tahun baruan besok ini" kata Yangju
"sudah kujelaskan" kata Ayara
"ahh, apa iya?" tanya Seokjin
"emm, beneran tenang saja" jawab Yangju
"jadi kamu ikut juga?"
"iya aku ikut, sama Rai, tahun baru ke jeju kan, sama nuna juga kok"
"aku juga"
"wooh ya? bagus dong enak ramai"
"emm, tapi aku sama appa, amma dan hyung"
"oh sekeluarga, tak masalah, kita nanti satu hotel deh, aku sudah ada hotel dekat sana, dah pernah dikasih tau sama Rai juga"
malah berkenalan antara Seokjin dan Yangju disana, dan rasa curiga Seokjin jadi benar benar hilang ketika Raiya datang
"nuna, oppa, babe?" sapa Raiya
"ini pacarmu?" tanya Seokjin
"lha iya, memang, dia pacarku, Yangju" kata Rai
Yangju menjelaskan semuanya yang terjadi, jadilah menjelaskan semuanya juga tentang baju kemarin dikasih oleh Yangju untuk Raiya yang sudah diberikan oleh Yangju kemarin
Raiya malah kagetnya bukan karna lucu Seokjin cemburu tapi malah aneh, ada hubungan apa kok sampai cemburu? kalau tidak ada kan tidak perlu cemburunya sejauh itu juga
"haduh, kamu ini, sudah lah, masih pagi sekali ini, aku saja baru juga sampai sini" kata Ayara
"makanya jangan bikin aku cemburu" jawab Seokjin
__ADS_1
"ya siapa? kan sudah dijelasin ini"
"iya kalau ini aku sudah lega"