
ia bersama beberapa orang, tapi sampai di lantai 3, semua sudah turun dan tersisa Ayara dengan seorang pria
ketika Ayara tidak enak melihat langsung kearah pria itu, tapi pantulan sisi dalam lift memperlihatkan pria itu memakai topi putih dengan kacamata, tapi tanpa memakai masker penutup wajah dan seketika Ayara mengingat itu adalah bagian dagu dari Baekhyun
seketika Ayara menoleh dan ternyata Baekhyun menyadari ia sedang bersama Ayara, jadilah Baekhyun hanya menatap tajam kearah Ayara
keduanya diam, karna sama sama canggung disana tapi akhirnya Baekhyun membuka pembicaraannya
"kemana kamu waktu diapartemen ku? siapa yang membantumu keluar?" tanya Baekhyun
Ayara hanya diam, karna ia tidak mungkin mengatakan jika membantunya adalah Sehun, tapi ini kesempatannya, melihat ia ingin sekali menghancur EXO
"Sehun" jawab Ayara
"hemm, sudah kuduga" kata Baekhyun
"aku rasa sekarang Sehun juga ada di bagian ku" kata Ayara
"apa maksudnya?"
Ayara pun hanya diam tanpa menjelaskan apapun disana tapi sialnya hari itu untuk keduanya dimana lift mereka tumpangi macet seketika
karna sejak awal mereka tidak melihat jika sudah ada tulisan diluar lift itu tadi, dan membuat Ayara bingung karna tidak ada pergerakan apapun dia rasakan
"macet ya" ucap Ayara
seketika lampu mati, karna memang dimatikan oleh pihak staff gedung untuk memperbaiki mesin liftnya
selama mati, Ayara bingung dan takut, ia memeluk Baekhyun dan memohon agar tidak mendorongnya
"oppa, kamu dimana?" tanya Ayara nada ketakutan
"kenapa?" tanya Baekhyun
Ayara langsung memeluk Baekhyun disana, Baekhyun yang sebenarnya takut kegelapan, juga akhirnya memeluk balik Ayara
"oppa, jangan dorong aku, aku mohon, aku takut" ucap Ayara
"emm" ucap Baekhyun
dan ketika lampu mulai dinyalakan, Ayara menatap kearah Baekhyun, seketika itu Baekhyun juga menatap kedua mata Ayara dengan sangat dekat, dan tidak tau kenapa jantung Baekhyun tiba tiba berdegub lebih cepat
mereka tidak sadar jika lift mulai berjalan lagi dan pintunya terbuka, tidak sengaja dilihat beberapa staff yang akan menggunakan lift itu, seketika Ayara dan Baekhyun melepaskan pelukan mereka dan Ayara keluar
__ADS_1
Baekhyun masih dalam lift karna masih kelantai atas lagi, dan didalam lift itu, beberapa orang yang masuk kedalam lift memerhatikan Baekhyun karna kejadian yang mereka lihat tadi
sepulangnya...
Ayara bersiap pergi, dan ia menanyakan pada staff berdiri dekat lift itu, takut jika lift nya masih eror
"oppa, lift itu masih eror? karna saya takut nanti saya naik malah terjebak" kata Ayara
"tidak nuna, bisa dipakai kok, sudah kami perbaiki dan bisa dipakai, kalau kurang yakin, pakai lift sebelahnya saja"
"oh baiklah"
Ayara memutuskan memakai lift sebelah nya saja, karna ia tidak mau mengingat tadi yang terjadinya dengan Baekhyun
tapi saat lift terbuka, bak jodoh bertemu lagi, malah didalam lift hanya ada Baekhyun, seketika Ayara yang sudah berjalan masuk lift malah membatalkan untuk naik lift itu tapi Baekhyun malah menarik lengan Ayara dan menahannya untuk tetap dalam lift itu
karna Ayara menolak, seketika Ayara malah terjatuh dan tidak sengaja memeluk Baekhyun lagi, Ayara kesal dan melepaskan tangan Baekhyun, tapi Baekhyun menarik kembali tangan Ayara untuk mereka saling bertatapan tapi malah tidak sengaja Ayara mencium bibir Baekhyun disana
seketika Ayara membelalak kaget tapi malah Baekhyun memejam kan matanya dan menikmati nya, seketika itu Ayara melepaskan badannya dan Baekhyun
setelah lift membuka, Ayara pun pergi, tapi Baekhyun malah mengikutinya, mulai dari gedung iklan, ke kantoe Ayrai, hingga sorenya dikantor Ayrai, Ayara pulang dan masih mengikuti Ayara
karna kesal, Ayara menghampiri Baekhyun saat ia akan pergi pulang kerumahnya ditengah jalan
"aku yang punya kaki, terserah aku mau berjalan kemana"
seketika itu Ayara kembali berjalan karna kesal dengan jawaban Baekhyun itu, tapi Baekhyun masih mengikutinya
hingga sampai dirumah Ayara, Ayara kesal karna Baekhyun masih mengikutinya
"berhenti" teriak Ayara kesal
"hemm, aku baru sadar kenapa Xiumin, Lay, Sehun dan D.O tergila gila kepadamu" kata Baekhyun
"kamu gila" ucap Ayara
"bukannya kamu yang gila?" jawab Baekhyun tersenyum smirk
seketika itu Ayara mendekati arah Baekhyun dan menatap tajam kearahnya..
"dengarkan aku, aku memiliki semburan mematikan disetiap ciuman, sejak tadi kamu mencium ku, tidak akan lama kamu akan menjadi pengikut ku seperti Xiumin, Lay, Sehun dan D.O" ucap Ayara
Ayara pun masuk kerumahnya dan meninggalkan Baekhyun..
__ADS_1
hari berlalu, dimana saat Ayara tidak ada siaran di radio nya, Ayara sedang menonton televisi, tapi karna kecapek.an, kemarin kemarinnya terlalu banyak aktifitas yang menguras tenaga nya
baik dari dalam atau dari luar fisiknya
saat Ayara santai hingga tertidur, televisi menyala, tak lama hapenya berdering, ia mengangkatnya karna ia kaget suara hapenya tepat di dadanya
dan melihat hapenya ternyata adalah Kwan
"halo?" sapa Ayara
"Aya? kamu ada jadwal kosong kapan? siang besok bisa tidak?"
"siang besok ya pak? siang ini saya tidak ada jadwal nya sih, besok saya bisa tapi pagi"
"oh pagi ya? iya sudah pagi saja gakpapa ya"
"ada apa ya pak?"
"nanti bicara ketemu saja, kalau di hape tidak enak, ya"
"baik pak"
Ayara menutup telfonnya, ia pun lanjut kan tidurnya, tapi saat Ayara akan kembali tidur, ia mematikan televisinya dan masih tetap tidur di sofa depan televisi karna mager
tapi ia mendengar suara ketukan pintunya
"aduuuh beneran suwer malas sekali aku mau buka pintu itu, aaarhhh siapa sih?" gerutu Ayara
Ayara melanjutkan saja tidurnya karna sudah benar benar malas untuk turun dan membukakan pintu itu, padahal yang mengetuk pintu itu adalah orang yang ia incar untuk didekati..
tau siapa?
ialah Suho EXO
yap, Suho datang karna sebelumnya ia mendapati salah satu member nya lagi sedang memerhatikan foto foto Ayara, member itu adalah Baekhyun
dan rencana ia datang untuk benar benar memohon agar Ayara tidak melanjutkan usahanya menghancurkan EXO
tapi karna tidak juga dibukakan, Suho akhirnya mencari jalan untuk ia masuk, dan ternyata ia melihat salah satu jendela dari samping rumah Ayara terbuka
ia pun masuk tapi ternyata ia masuk ke kamar Raiya, dan Suho melihat sekitar kamar itu banyak foto Raiya bersama Yangju, Suho tau siapa Raiya
ia pun keluar dari kamar Raiya itu dan mencari Ayara dan mendapatkan Ayara tidur depan televisi, lalu ia mendekati Ayara dan memerhatikan wajah Ayara
__ADS_1
ia sambil bertanya pada hatinya sendiri, apa keistimewaan gadis itu, apa kemampuannya sampai ada lelaki yang bisa ia taklukan begitu cepat