I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
64


__ADS_3

"emm, memang nya iya begitu?" tanya balik Raiya


"aku tanya ini, siapa tau dia bilang kepada kamu kalau tidak srek atau terpaksa menerima projekan itu" kata Seokjin


"soal itu aku sempat tanya sih"


"lalu jawab dia apa?"


"uangnya besar"


"oh karna itu?"


"emm, jujur saja aku nih, memang gak cerita sama kamu?"


"tidak sih"


"yaa itu sih aku tau, kenapa onni mau menerima projeknya, tapi kalau soal terpaksa ya tidak juga lah, kalau onni menerima apapun alasannya menerimanya tetap saja kan kalau artinya ya tidak terpaksa, onni tipe nya tidak mau memaksakan apapun kalau dia tidak mau ya tidak akan menerimanya" jelas Raiya


"terus satu lagi, terakhir deh, apa kamu pernah dengar Aya yang tidak suka pada pria berprofesi idol?" tanya Seokjin


"emm iya tau banget lah" jawab Raiya dengan santai


"apa alasannya?"


"memang tidak bilang kepadamu?"


"tidak, dia hanya mengatakan itu tanpa alasan"


"kalau pastinya aku tidak tau kenapa, tapi aku rasa masih ada hubungan dengan D.O lagi" kata Raiya


"kamu yakin?"


"yakin lah, itu memang yang aku tau"


"ada lagi?"


"apa?"


"ya ada lagi alasannya lainnya?"


"tidak ada" kata Raiya


"terus apa Aya sama sekali tidak melihat kearah satupun member bangtan untuk ia sukai yang kamu pernah tau mungkin?" tanya Seokjin


"emm? soal suka, aku susah ya, kan dari awal onni juga sering bilang dia tidak suka sama idol, siapapun itu"


"berarti membencinya?"


"ya belum tentu juga hanya bukan penggemar saja, bukan fanatiknya yang gitu gitu"


"enggak tapi dilihat dari sejak kami (bangtan) dekat dengan Aya, siapa yang pontensi tinggi Aya sukai?" tanya Seokjin dengan jelas


"emm (sambil berpikir sebentar) seperti tipe nya kaya kamu deh" kata Raiya

__ADS_1


"serius?"


"lah iya memang, dia suka pria tinggi, lebih tinggi darinya, kalau kamu atau Namjoon oppa, tapi Namjoon oppa, bukan tipenya sih, Aya onni tidak suka pria perusak hihi" jawab Raiya


"emm dasar kamu"


"loh beneran aku"


"terus yang kamu tau apa lagi soal hubungan Aya dengan D.O?" tanya Seokjin


"kan sudah kujelaskan semua nya waktu itu dikantor ketika ada Yangju juga" jawab Raiya


"iya ada lagi tidak selain itu semua mungkin" jawab Seokjin


"ya udah tidak ada"


"okeeeh"


mereka kembali terdiam, sejak pertanyaan pertama ditanyakan Seokjin, tidak ada yang membuat Raiya curiga tapi ia malah ingin menanyakan yang ingin sekali ia tanyakan itu kepada onni nya tapi ia takut buat mengatakannya, takut onni nya tersinggung kepadanya jadi berencana menanyakan bya saja kepada Seokjin


tapi malah Seokjin juga penasaran soal Kill Dark, apa Raiya tau atau tidak, jadilah mereka menyapa bersamaan


"Rai"


"oppa"


ucap mereka bersamaan


"ahh okeh kamu duluan" kata Seokjin


"em aku dulu nih?"


"iya"


"yaudah, aku mau tanya soal nama Kill Dark, kamu tau itu apa?" tanya Seokjin


"Kill Dark? aku sempat tau, dimana ya?" tanya Raiya bingung


"mungkin kamu tau dari apa, dari siapa, gimana gitu ceritanya"


"tunggu, aku tau tapi lupa"


Raiya mencoba mengingat tentang nama itu, ia hanya mengingat itu memang nama dari salah satu hatter yang sedang dicari oleh banyak idol dan agenci mereka


tapi Raiya tidak tau jika Kill Dark itu adalah akun yang dimiliki oleh onni nya, padahal Raiya beberapa kali sempat tau jika tatto di leher onni nya memang bertuliskan Kill Dark


tapi Raiya disini malah tidak bisa menyanbungkan diantara kedua hal itu yang sebenarnya terkair onni nya sendiri


"tau tidak? pernah dengar atau lihat dimana itu?" tanya Seokjin


"ooh? aku tau, aku tau nama itu sepertinya yang bermasalah dengan banyak idol, aku tau beritanya itu dimana mana" kata Raiya


seketika Seokjin memerhatikan Raiya untuk membaca ekspresi wajahnya tapi Seokjin merasa jika ekspresi Raiya jujur, ia sepertinya benar tidak tau soal ini

__ADS_1


"ini hal besar dan ternyata orang seperti Rai yang paling dekat dengan Aya pun tidak tau siapa pemilik akun Kill Dark yang kami cari" ucap Seokjin dalam hati


"okeh. apa lagi pertanyaannya?" tanya Raiya


"sudah, itu saja, aku sudah, sekarang tanya saja kamu mau tanya apa tadi"


"aku mau tanya satu hal saja, dan jawab saja sejujurnya, jangan pernah berbohong" kata Raiya


"apa?"


"apa kamu tau soal onni punya pacar?" tanya Raiya


"Jun Ah?" tanya Seokjin


"kamu tau semuanya?"


"aku tau"


"lalu kenapa kamu mau berhubungan dengan onni? bukannya onni tidak memberikan jawaban jika menerima kamu saat itu kamu bilang kepada ku dan Yangju, onni juga tidak mengatakan ia menerimamu"


"aku tidak peduli" kata Seokjin


"maksudnya apa?"


"kamu tau cinta itu membutakan? itu aku, sekarang aku buta karna cinta, aku menemukan kriteria gadis yang kuinginkan, semuanya lengkap ada pada Aya"


"lalu kamu memperjuangkan sampai kapan jika onni saja miliki pasangan, aku rasa hubungan onni dengan Jun oppa serius"


"Aya sudah bukan milik Jun ah"


"bagaimana kamu bisa menjawab itu?" tanya Raiya


"yaa harusnya tanpa dijelaskan, kamu tau apa yang ku maksudkan barusaja" kata Seokjin


seketika Seokjin berdiri, lalu berjalan kearah meja makan outdoor dimana sudah ada Ayara dan orangtuanya, juga ada keluarga Seokjin disana


sementara Raiya memikirkan yang dikatakan Seokjin dan ia langsung paham, karna Raiya bukan anak kecil yang tidak tau istilah pacaran orang dewasa


seketika itu Raiya melupakan semua hal yang ada dibayangan pikirannya karna ia berpikir itu sudah jadi jalan keputusan kakaknya, ia punya urusan sendiri dengan Yangju dan kehidupan pribadi yang lainnya


hari berlalu, dimana hari ketiga di jeju, sekaligus jadi hari terakhir sebelum sorenya mereka pulang ke seoul, jadi sejak malam kedua tahun baru, Ayara dan Raiya memutuskan balik lagi kerumah ayah dan ibunya untuk menginap disana saja, dan pergi pulang ke resort untuk menemani yang ada disana


esok paginya, karna tidak sempat datang, Raiya datang ke resort sendirian


"onni, kenapa belum bangun? gak pergi ke resort?" tanya Raiya


"kamu saja, capek sekali badannya"


"iya udah, tapi jangan lupa makan paginya"


Raiya turun untuk berpamitan kepada ayah ibunya dan mengatakan jika onni tidak ikut karna capek, jadi pergi sendiri saja


setelah sampai resort, Raiya bertemu dengan Yangju yang duduk didepan kamarnya, mereka pergi ke meja makan outdoor biasanya dan ada Seokjin disana

__ADS_1


"mana? dia tidak ikut?" tanya Seokjin


"iya capek katanya, aku tidak tega"


__ADS_2