I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
31


__ADS_3

"halo" sapa Raiya yang mengangkatnya


"halo, emm saya cari Aya nya"


"oh, onni sakit, ini hapenya Rai yang pegang"


"sakit? Aya sakit apa?"


"emm sakit.. demam.."


"waah kamu bawa kedokter sudah belum?" tanya Namjoon


"emm, sudah kok"


"oh, jadi tidak bisa ya bicara sebentar?"


"iya"


"kalau video calling, sebentar saja, kami kuatir pada Aya" kata Seokjin


"emm maaf oppa, aku takut onni terganggu istirahatnya, aku harap kalian bisa mengerti situasi"


"ahh iya iya, maafkan kami, kami hanya kuatir, tolong titip salam ya dari kami kalau Aya bangun" kata Taehyung


"yaa"


mereka menutupnya dan tak lama Ayara bangun


"siapa?" tanya Ayara


"ahh, apa nya onni?"


"itu, yang telfon"


"bangtan, menanyakan kamu, aku bilang tidur"


"yaudah"


Ayara kembali tidur..


hari berlalu, bangtan sudah kembali ke korea, mereka kembali ke dorm dan mencoba menghubungi Ayara, tapi Raiya tidak mengangkatnya, malas juga mengangkatnya


penasaran dengan keadaan Ayara, jadilah bangtan menuju ke kantor radio AyRai, sesampainya disana..


"pak, saya cari Aya?" tanya Taehyung


"nuna tidak masuk pak, sakit" kata satpam


"tanya saja sama satpam ini alamat Aya" bisik Seokjin


"ya tidak akan dikasih hyung" jawab Namjoon berbisik juga


"iya, kita tanya sama pengganti Aya siaran saja" jawab Seokjin


"iya bener" jawab Taehyung


"emm pak kalau yang menggantikan siaran Aya?"


"nuna Eonja, langsung saja pak, orangnya baru datang sih"


"okeh pak makasih"


saat bangtan masuk, Yoongi, Namjoon dan Hoseok tidak tau yang mana Eonja, sementara Jungkook dan Jimin tau tapi lupa yang mana Eonja, Seokjin dan Taehyung sebenarnya ingat, tapi mereka tidak melihat dimana Eonja


sibuk mencari Eonja, mereka benar benar lupa yang mana Eonja, sampai akhirnya mereka masuk keruangan siaran dan bertemu dengan Sikyoung


"bangtan?" sapa Sikyoung

__ADS_1


"pak Sik, apa kabar?" sapa Namjoon berbasa basi


"aku baik, kalian cari siapa kemarin, nuna Rai atau nuna Aya?"


"Aya, Aya sakit ya?"


"ahh iya, nuna sakit, biasa kalau musim dingin full tidak akan masuk siaran live fm nya, tapi biasanya masih up di youtube sih" kata Sikyoung


"ahh hyung, apa kamu boleh menanyakan alamat rumah?" tanya Seokjin


"ahh kalau itu maaf, saya staff diperintahkan tidak memberikan alamat staff lainnya"


"ahh, begitu?"


"kan kalau staff ke staff yang gak boleh, Eonja kan talent, tanya dia saja" bisik Taehyung pada Namjoon dan Seokjin


"ahh kalau itu, Eonja menggantikan Aya?"


"iya"


mereka menunggu waktu pas, dan saat Eonja pergi keluar kekamar mandi tengah siaran, bangtan mengikuti mereka, lalu Eonja keluar baru bangtan menyapanya


"hai, nuna" sapa Taehyung


"hai, bangtan?"


"nuna bisa kita bicara?"


"oh ada apa ya? saya tidak bisa lama bangtan"


"ahh, kami hanya menanyakan alamat rumah Aya dimana"


"Aya? bisa, ini tunggu, aku kasih"


Eonja pun menuliskan alamatnya dan begitu langsung memberikan nya baru berjalan meninggalkan bangtan lagi


"siap nuna, makasih" kata Taehyung


mereka akhirnya mendapatkan alamat rumah Ayara, dan melihat jam masih pukul 7 malam, jadilah mereka pergi saja kesana


sesampainya..


pertama kalinya bangtan menginjak rumah Ayara, tidak mewah, terkesan sederhana tapi cukup dibilang bagus


setelah sampai, mereka pun mengetuk dan Raiya membukakannya


"bangtan?" sapa Raiya kaget


"Rai, Aya masih sakit ya?"


"iya oppa, kalian kok tau alamat rumah ini?" tanya Rai


seketika bangtan kompak menjawab jika tau sendiri, dan berbohong jika Ayara yang sempat memberi tahu agar Eonja tidak kena dampak karna memberikan alamatnya


karna bangtan tau Raiya tidak akan memberikan alamatnya kepada bangtan yang mereka kira atad permintaan Ayara agar bangtan tidak kuatir padanya padahal memang Ayara dan Raiya sama sama sepakat diam dan tidak memberitahu karna tidak mau berurusan cukup jauh dengan bangtan


"nuna, masih sakit, tapi.." kata Raiya


"boleh kami menjenguknya kan? kami tidak akan membuat ribut, kamu benar hanya diam dan melihat saja" kata Seokjin


"tapi"


"please kumohon sekali" kata Taehyung


rayuan bangtan akhirnya membuat Raiya mengiyakannya dan mengantarkannya, mereka berjalan kekamar Ayara


"ini kamar nuna, tapi tolong kalian janji hanya melihat" kata Raiya

__ADS_1


"iya kami janji" kata Taehyung


saat akan membuka, tapi Raiya malah menahannya


"tapi janji satu hal jangan kaget soal ini" kata Raiya


"memang kenapa sih? kok bikin penasaran?" jawab Yoongi


"ya udah lihat saja" jawab Raiya membuka pintu kamar itu


dan mereka melihat sekilas memang tidak ada yang aneh, Ayara tidur, didalam selimut, tapi saat masuk, mereka malah kegerahan karna diruangan kamar Ayara dipasangi AC untuk suhu ruangan hangat hingga panas


"kamu tidak terlalu tinggi memberikan suhu panas?" tanya Hoseok


"ini sudah pas oppa, nuna yang paling panas juga tidak akan membuatnya terbakar"


"memang dia sakit apa sih?" tanya Jimin


"nanti diluar saja kujelaskan"


dan ketika Seokjin mencoba menyentuh lengan Ayara, betapa kagetnya dia dan nyaris teriak karna kaget tapi Raiya menutupi mulutnya


"kamu berjanji" kata Raiya


"maaf maaf"


semua member penasaran dengan apa yang di rasakan Seokjin ketika menyentuh lengan Ayara, mereka pun keluar dan Raiya menjelaskan semua hal terkait Ayara


"ahh astaga jadi Ayara itu...?" tanya Seokjin terhenti


"yaa, onni akan menjadi es batu yang kaku, ketika dingin, tapi ia tadi hanya tidur seperti biasa nya kok"


"memang kenapa tadi hyung?" tanya Taehyung


"seperti kamu memegang air es didalam kulkas" jawab Seokjin


Raiya menjelaskan itu memang penyakit, dan kekurangan Ayara memang hanya satu itu, suhu dingin


"jadi jangan salah paham saat kalian tau onni Aya merokok atau bahkan meminum bir" kata Raiya


"tunggu tunggu, kalau rokok, aku tau, Aya perokok, kalau bir, memang Aya peminum?" tanya Taehyung


"yaa, aku jujur saja buka disini, onni memang peminum bir" kata Raiya


"aku tau" kata Yoongi


"hyung tau?" tanya Namjoon kaget


"aku juga tau" sambar Seokjin


"wooh, apa kalian saja yang tau?" tanya Raiya


"waktu itu memang aku dan Yoongi akan membeli bir di midnight market dekat sini, aku lihat memang Aya membeli dua botol bir" kata Seokjin


"aku pikir ya biasa saja sih" kata Yoongi


"itu memang sering dilakukan onni, ketika badannya merasa kedinginan, apalagi kerjanya dari sore dan pulang malam" jelas Raiya


dan disini bangtan baru tau tentang yang dialami Ayara, tapi tak lama Ayara keluar dari kamarnya


"Rai" panggilnya


"oh, onni" sapa Raiya kaget, dan langsung berlari menghampiri kakaknya


"tadi aku dengar bangtan, kemana mereka" kata Ayara


"Aya.. kami disini" kata Seokjin

__ADS_1


__ADS_2