
"karna Do memberikan bukti rekaman ucapan kamu kepada nya jika kamu emang ada hubungan dengannya" jawab Jimin
"iya" jawab Seokjin dengan pelan lalu menunduk
"iya?" jawab enam member lainnya
"astagaaaa hyuuung, kamu tidak mikir memang siapa Aya? Aya yang membuat kita dibenci, kita banyak hujatan, hinaan" kata Jimin
"kamu tau kan bagaimana ia membenci kami? apa kamu lupa?" tanya Jungkook
"bahkan aku rasa termasuk kamu yang dibenci" kata Yoongi
"apa tidak kamu berpikir hyung, dia memanfaatkan kamu?" tanya Hoseok
"cukup" jawab Seokjin dengan tegas
"cukup? apa maksudmu? kamu membela hatters itu? yang bahkan dia kepala hatters nya?" tanya Jungkook
"aku pilih dia kan hak ku? aku memilih dia atas tanggung jawab besar dengan segala resikonya, aku tau semua itu"
"iya, tapi berpikir tidak kalau Aya-" ucap Jungkook terpotong
"sudah sudah, bukankah aku berhak atas pilihanku? aku punya jalan ku sendiri untuk ini, urusan Aya, kalian tenang saja, aku tidak akan diam begitu saja, aku membantunya dan membantu kalian" jelas Seokjin
"bagaimana kamu membantu kami? yang ada hanya membantu dia membenci kami" kata Taehyung
"kalian tau kan bagaimana Aya, dia dengan cara baik, lembut, pertemanan, semuanya tidak bisa membuatnya berubah, apalagi dengan kasar juga, kalau kita kasar kan sama saja dengan dia, aku bisa bantu pakai cara cinta, cinta akan mampu merubah segala nya, percaya kepadaku" kata Seokjin
mendengar jawaban Seokjin, keenam nya merasa yakin, Seokjin tidak akan pernah berubah demi siapapun, ia tipikal yang begitu memegang ucapannya
apalagi apa yang dia katakan tadi, semuanya benar, jadi mereka percaya semua urusan Ayara kepada Seokjin untuk itu, tapi mereka belum bisa, melupakan kekejaman dan kekecewaan yang ada pada hati masing masing terhadap Ayara apalagi atas hubungan nya dengan Seokjin
"apa kamu benar?" tanya Namjoon
"yaa.. aku serius, aku benar benar serius soal ini, aku tidak mempermainkan persahabatan kita, aku juga tidak bisa mempermainkan perasaan Aya"
"apa kamu akan tetap bisa fokus dengan bangtan? atas hubunganmu dengan Aya?" tanya Hoseok
__ADS_1
"yaa, aku akan berikan ke-profesionalitas kerjaan, aku bukan tipe yang seburuk aku tidak fokus hanya karna masalah gadis"
"bagaimana kalau Aya memintamu untuk menghancurkan bangtan?" tanya Yoongi
"tidak akan mungkin Aya melakukan itu, kalau pun dia mau, dia tidak ceroboh melakukannya"
"tapi ada kemungkinan loh hyung" kata Jimin
"yaa, aku tau, kemungkinan yang besar bukan? tapi percaya, Ayara sebelum melakukan itu, aku akan bisa membuatnya berubah"
"tapi sekarang saja, dia mengambil hatimu, memiliki kamu, sementara dia masih membenci idol, itu sudah termasuk menghancurkan idol itu" kata Namjoon
"gini saja, aku tanya deh, semisal, Aya datang nih, lalu meminta mu memilih antara bangtan atau dirinya, mana kamu pilih?" tanya Jungkook
"dalam urusan apa dulu?"
"ya tidak ada urusan apa apa tapi berdasarkan hatimu" jawab Jungkook
ketika ini pula, betapa terkejutnya bangtan ketika Seokjin melakukan apa yang dilakukan oleh Do, ketika ditanyai mereka pertanyaan yang sama tapi dengan menjawab ekspresi yang sama
dimana kedua duanya diam, menunduk, dan tanpa berkata yang sudah mereka pastikan jika jawaban dari Seokjin itu adalah "ya" yang berarti Seokjin memilih Ayara dibandingkan bangtan
"apa? aku jawab apa?"
"sudah, dia tidak akan mau menjawab, artinya jawabannya itu memilih Aya dibandingkan kita" jawab Yoongi
"kamu dari mana menyimpulkan itu?"
"karna memang dimana mana kalau ada pertanyaan tapi tidak dijawab, artinya iya, semuanya kebanyakan kan" kata Yoongi
"bukan soal itu hyung, tapi jujur saja, kemarin saat Do datang, Yoongi hyung memberikan pertanyaan sama, tapi jawabannya sama denganmu, diam dan menunduk" jelas Hoseok
"lalu dia memang menjawab apa?" tanya Seokjin
"menjawab memilih Aya" jawab Hoseok
"oh ya?"
__ADS_1
"iya, jadi aku yakin kamu sama dengan Do" jawab Jungkook
"yaa mungkin sama, karna Do bisa menjawab itu, kenapa aku tidak? Aya lebih memilihku, bukan Do" kata Seokjin
semua merasa yakin dengan itu, tapi entah ketika Seokjin menjawab nya, mereka jadi kecewa, karna kemungkinan besar kan Seokjin bisa saja memilih Ayara dibandingkan bangtan
Seokjin pergi kekamarnya untuk istirahat dan bangtan berenam disana membahas jika mereka akan menemui Ayara untuk meminta melepaskan Seokjin
bahkan saking egoisnya mereka karna situasi ini, mereka berencana malah akan memberikan masukan untuk Ayara bersama Do saja, sampai mereka sama sama tidak peduli jika nanti yang terjadi pepecahan itu kepada Exo
siangnya mereka ada syuting untuk RUN EPS, lalu sorenya balik ke dorm, dan malamnya jam santai, disinilah enam member bangtan masuk ke grup chatnya bersama Raiya, adik Ayara
untuk meminta Raiya membantu mereka mempertemukan mereka berenam dengan Ayara
"ya oppa, aku akan membantu, tapi aku titip buat tidak kasar kepada unnie" kata Raiya
"jelas, kalau itu kami pun tidak akan berani melakukan, reputasi juga akan buruk" kata Namjoon
semua diatur, sedemikian rupa oleh kedua belah pihak, pihak bangtan kecuali Seokjin dan pihak Raiya adik Ayara
ketika Raiya mengajak Ayara dengan berbagai alasan di hari berbeda tiap ajakan, Ayara selalu menolak, entah pekerjaan nya, entah karna urusan nya yang lain, dan ketika Ayara tidak ada kerjaan atau urusan lain, hanya jam kosong dan santai, ia tetap nolak ajakan adiknya untuk pergi berdua
Ayara paham kemarin soal Exo menemuinya, ada andil adiknya dalam pertemuan itu sampai ia bertemu Exo dan di labrak oleh mereka, terlihat ketika dimana Raiya tanpa berat hati meninggalkan Ayara
apalagi ketika Do malah memutuskan mengantarkan Raiya ketimbang bersama member lain karna takutnya Do malah tidak tega melihatnya, jadilah Ayara sudah membaca semuanya
hingga di hari yang tepat, ketika Ayara lah yang malah mengajak Raiya untuk pergi
"dek, hari ini klien minta ketemuan" kata Ayara
"klien apa kak? kok aku gak tau? memang ada klien?"
"ada, kan mau beli buat sofa di ruangan tunggu, sama sekalian aku mau ajak kamu nyari earphone buat mc radio"
"oh iya udah, aku siap siap"
mereka pun pergi, sesampainya di tempat janjian, ketemuan sama klien mereka untuk urusan pembelian sofa karna kemarin juga sudah diukur, sudah pesan dan pembuatan selesai jadi ketemuan untuk kiriman kapan dan untuk pembayaran kurangnya pas pemesanan itu
__ADS_1
tak lama klien datang, karna Raiya melihat kakaknya sibuk dengan urusan kerjaan, ia diam diam mengirimi pesan kepada bangtan, hari ini untuk datang
beruntungnya tidak ada jadwal karna jadwal hari yang sama itu juga bangtan cancel karna beberapa masalah