I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
82


__ADS_3

"benar, ini tanda terimakasih, jadi kami ajak kamu (Ayara) untuk ikut dengan kami sebagai liburan, semua tanggungan dengan biaya kami" kata Kwan


"ooh serius pak?"


"iya serius, kamu boleh bawa adik kamu, kami dengar kamu disini tinggal bersama adik kamu kan" kata Kwan


"iya pak, boleh pak ajak adik saya?"


"boleh, saya tanggung juga semua kebutuhan"


"lalu 2 podcast yang tersisa?" tanya Ayara


"itu bisa kamu lakukan selepas liburan kami ke canada" kata Kwan


"ohh jangan lupa Aya, kami juga mengundangmu untuk membahas itu, jadi kita rangkap untuk sesi 2 tema, untuk jadi 1 semalaman, bagaimana?" tanya Ceo


"iya benar, hampir saya lupa"


"oh bisa pak, jadi nanti untuk siarannya digabung kan?"


"iya"


Ayara menerima tawaran itu, lalu ia pulang dan memberitahu adiknya, Raiya mendengar semua penjelasan kakaknya pun senang bukan main, dan ia menerimanya


hari berlalu, dimana Ayara dan Raiya siap, mereka pun pergi ke dorm bangtan, sesampainya, Kwan menyapa Raiya juga disana


mereka pun pergi bersama dan terbang ke canada, setelah perjalanan yang panjang karna jarak dari Seoul ke Canada butuh waktu hingga 10 jam, mereka akhirnya sampai..


tapi siapa sangka ternyata di Canada sedang musim dingin, Ayara tidak tau jika musim dingin disana, dan sejak turun dari pesawat, Ayara tidak berhenti bersin


"kamu sakit?" tanya Yuski


"emm tidak tau tiba tiba flu" kata Ayara


tapi Raiya menyadari jika ternyata di Canada sedang musim dingin


yaa di Canada baru akan dimulai musim dingin, tapi karna cuaca sudah cukup dingin, itu membuat Ayara menjadi lemas


"bangtan" ucap Raiya sedikit dengan nada kerasnya


seketika saat bangtan menoleh kearah Raiya dan mereka kaget karna Ayara sudah terjatuh lemas disana


"Aya?" ucap bangtan


mereka membawa Ayara ke hotel penginapan, setelah sampai dan mereka beristirahat dikamar yang sudah ditentukan, Ayara dan Raiya dalam satu kamar hotel yang sama dan mereka beristirahat


"kalian sengaja ya mengajak onni kesini?" tanya Raiya


"kami juga lupa ternyata di Canada juga sama dengan musim di korea" kata Namjoon

__ADS_1


semua panik karna Ayara disana lemas, sekali lagi Ayara hanya lemas, ia bisa merasakan seperti biasanya tapi semua tulangnya hanya merasakan sakit saja, itu adalah kelainan Ayara sejak kecil


hari berlalu, bangtan bangun, mereka mulai shooting untuk Run bts nya dan Ayara masih tidur dengan adiknya, Raiya sudah bangun tapi karna kakaknya sakit jadi ia menemani saja Ayara tidur lagi


selepas bangtan shooting, mereka memberikan perhatian dengan Ayara dengan melihat Ayara dikamarnya


"bangtan, kalian sudah shootingnya?" sapa Ayara


"sudah nuna, kamu baik baik saja?" tanya Jimin


"iyaa baik kok"


"bagaimana baik, lihatlah kondisimu? beristirahat lah saja" kata Taehyung


"nuna, saya mewakili semua nya meminta maaf kepada kamu jika kami mengajakmu" kata Namjoon


"iya Namjoon. gak papa, kalian happy fun dong, naaf ya aku gak bisa menemani kalian senang senang" kata Ayara


disini seketika Seokjin merasa bersalah..


hari berlalu, dimana Ayara tidak mau terus merasakan lemas, ia bangun dan mandi air hangat, setelah mandi, ia bersiap siap, ingin ikut berkumpul dengan bangtan


"onni, kamu mau pergi?" tanya Raiya


"aku mau ikut berkumpul dan melihat bangtan shooting" kata Ayara


"kamu kuat?"


"aku temani, aku siap siap dulu"


Ayara pergi bersama Raiya disana, lalu melihat bangtan shooting, saat bangtan istirahat, mereka menyapa Ayara dan menanyakan kondisinya. meminta agar beristirahat saja


"nuna kamu baik baik saja?" sapa Jungkook


"iya nuna, tidak sebaiknya kamu istirahat saja?" tanya Hoseok


"aku kan kesini buat senang senang, masak harus tidur terus" kata Ayara


semua mengatakan jika mereka kuatir tapi Ayara meyakinkan mereka jika ia kuat, dan Ayara pun melihat shooting Run bts pertama kali dalam hidupnya


Raiya memang pernah melihat Run bts tapi ini adalah kali pertamanya melihat secara live atau langsung


beberapa jam kemudian, saat semua member bangtan berkumpul di salah satu ruangan dimana bangtan melakukan shootingnya, karna masih berada di wilayah hotel mereka tinggali, setelah semua pergi..


Ayara meminta untuk Raiya juga kembali saja


"tapi onni?" kata Raiya


"Rai, gakpapa, sana, istirahatlah, kakak ingin sendirian menikmati waktu"

__ADS_1


Raiya akhirnya pun pergi, dan tinggallah Ayara sendirian disana, Ayara yang memakai jaket super tebal pun mengingat masa masa ia bersama dengan Jun ah, dimana musim dingin awal Ayara tinggal di Seoul lagi sejak dari jeju, hanya ada Jun ah menemaninya dimusim dingin menjaga nya 24 jam


tapi tak lama, Jungkook datang, ia mengambil jaket yang ia tinggal di ruangan itu, karna itu milik Taehyung jadi ia harus mengambilnya


"nuna" sapa Jungkook


"hai" sapa Jungkook


"kenapa masih disini?" tanyanya


"iya, aiu hanya ingin menikmati kesendirian saja"


"kamu kuat?"


"iyaa"


Jungkook memutuskan untuk duduk disana menemani Ayara, sebagai tanda balasan untuk Ayara yang pernah menemaninya tidur bahkan rela menjaganya


"kamu kenapa disini?" tanya Ayara


"aku diam disini saja menemani mu, aku ingin meluap kan kesendirian juga"


"hemm"


keduanya diam disana sambil menatap kearah jauh, mereka bercerita tentang masa masa sulit mereka, tapi saat mereka selesai cerita dan memutuskan akan kembali ke kamarnya


Jungkook tau jika Ayara menahan rasa dingin nya dan akhirnya Jungkook menahan tangan Ayara, ia membuka seleting jaketnya dan memeluk Ayara lalu memasang seletingnya lagi, dan kini Ayara berada dalam pelukan Jungkook


Ayara tidak menolak, karna ia benar benar merasakan kedinginan tapi malah tidak disangka Raiya melihat semuanya


Raiya yang balik untuk melihat Ayara karna tidak tenang malah mendapatkan itu seketika kaget


"onni" ucap Raiya


seketika Ayara melepaskan pelukan Jungkook


"kamu jangan salah paham" ucap Ayara


"kami bisa jelaskan kok, tadi nuna kedinginan, aku hanya ingin memberikannya pelukan agar hangat" jelas Jungkook


Raiya membantu Jungkoook yang membawa Ayara kearah kamar Ayara dan setelah sampai, Jungkook keluar dam tinggallah Raiya dan Ayara


tapi Raiya tidak tega jika harus mengatakan pada saat itu juga karna melihat kondisi kakaknya sedang kesakitan


seminggu berlalu, dimana akhirnya mereka kembali ke Seoul, yang namanya Seoul dengan Canada memiliki musim yang sama saat dingin, jadi Ayara masih saja lemas, tapi setidaknya ada dinegaranya sendiri kan lebih bebas


Ayara langsung pulang dan tidur..


beberapa hari berlalu, selama musim dingin, Ayara benar benar menolak untuk keluar dan menerima tamu, termasuk saat Suho datang

__ADS_1


yap, Suho datang karna ia tidak sama sekali mendapatkan kabar Ayara dan ia mendapatkan kabar dari D.O jika musim dingin, Ayara sakit..


__ADS_2