
karna Ayara sudah menargetkan ia akan merencanakan untuk melakukan hal yang sama yang ia lakukan kepada EXO
"kamu tau dari mana semuanya?" tanya Ayara
"aku mengikutimu, sejak aku melihat kamu keluar dari apartemen bersama Sehun" kata Raiya
"hemm" ucap Ayara
"okeh, aku tau kalau EXO, kamu ada masalah dengan D.O oppa, tapi kenapa kamu juga mendekati bangtan, kalau kmu membenci bangtan? jangan bilang kalau kamu akan melakukan hal yang sama yang kamu lakukan kepada EXO" kata Raiya
"kamu pintar" kata Ayara
"kenapa melakukan kepada bangtan? memang apa yang mereka lakukan sampai membencimu?"
"aku membenci bangtan sejak salah satu dari mereka memberikan snack milikmu kepada member lain dan tidak ada yang mau jadi diberikan kepada fans" kata Ayara
"onni? karna itu? karna hal sepeleh itu kamu membenci mereka?" tanya Raiya
"bagi kamu sepeleh, bagiku tidak, karna itu aku membenci mereka sejak itu"
"onni, yang mengalaminya itu aku, bukan kamu, aku memaafkan itu, dan bahkan aku melupakannya, kenapa kamu malah melakukan itu?" tanya Raiya
"sudah Rai, jangan halangi aku, kebencianku masih berdarah daging"
"kalau benci kenapa kamu dekat dengan mereka"
"karna begitu cara kerja hatter terbaik"
Ayara berdiri dan akan meninggalkan Raiya tapi Raiya malah berteriak
"hentikan semua onni, aku tidak mau kamu celaka, maafkan aku membuat mu menjadi membenci mereka" ucap Raiya
"Rai, onni minta tolong, jangan lagi pernah ikuti campur urusan apapun onni, onni tidak akan menyeret siapapun termasuk kamu dalam masalah onni" ucap ayara
Ayara pergi tidak peduli lagi mau berkata apa Raiya, ia tetap pergi dan masuk kamarnya, disini Raiya merasa bersalah, karna apa yang dilakukan Ayara saat ini adalah karna nya
"harusnya aku tidak mengajakmu onni pada waktu itu" gerutu Raiya menangis
Raiya sedih karna ia harusnya ingat jika kakak nya memiliki masalah sebelumnya dengan D.O dan beberapa member salah satu idol terkenal itu
harusnya ia tidak membawa Ayara ke fansign sampai akhirnya Ayara melihat apa yang dilakukan Jungkook dan bangtan membuatnya membenci mereka
ia merasa bersalah, karna dirinya lah Ayara membela mati matian sampai sejauh ini hanya untuk membalaskan sakit hati Raiya yang pernah sakit hati karna sikap Jungkook itu
hari berlalu, saat pagi nya Ayara akan pergi ke kantor Ayrai masih siang nanti, ia mendapatkan telfon jika mendapatkan undangan makan malam bersama keluarga Seokjin
__ADS_1
"halo, Aya?"
"iya paman? ini Aya"
"Aya bisa malam nanti kita undang makan malam? saya harap kamu bisa ya"
"malam ini? emm bisa kok paman, Aya akan datang, memang ada acara apa?"
"bibi dan paman mau meresmikan hubungan Seokjun dengan pacarnya, jadi saya ingin kamu ikut datang untuk jadi saksi, kamu kan sudah seperti anak paman dan bibi"
"waah sungguh kehormatan tiada taranya, baik paman saya datang"
"ah kamu bisa saja, benar ya, paman tunggu"
setelah menelfon Ayara memastikan Ayara datang, ayah Seokjin malah menelfon Seokjin
"halo, appa?" sapa Seokjin
"gimana kamu bisa kan datang malam ini?"
"ini sudah siap siap kok, mau pergi"
"pagi ini? nanti saja deh, sekalian jemput Aya, ya, bisa kan?"
"appa mengundang Aya?"
Seokjin sudah terlanjur meminta izin pulang pagi itu, jadinya ia tetap pergi tapi menuju rumah Ayara, setelah sampai..
"oppa?" sapa Ayara kaget
"kau jadi kan ikut kerumah buat makan malam?"
"loh sekarang? alu belum siap, kan aku janjinya sore"
"iya aku sudah terlanjur pamit dari dorm jadi sekalian kesini"
"tapi aku masih nanti oppa, masih ada jadwal siaran malah, kamu duluan deh, nanti aku pergi sendiri"
"ahh tidak, aku banyak waktu senggang hari ini jadi menemani kamu saja" kata Seokjin
"emm"
Ayara dan Seokjin duduk di depan rumah Ayara sambil mengobrol santai disana, bahkan hingga siangnya dimana Ayara akan pergi ke kantor radio, Seokjin juga ikut
kedatangan Ayara dengan Seokjin memang tidak asing bagi staff di kantor Ayrai, saat sampai di ruangan kerja, ada Raiya disana..
__ADS_1
"hai Rai" sapa Seokjin
"wooh hai oppa, ada apa oppa kesini?"
"lagi bosan tidak ada kerjaan dirumah, jadi ikut sama Aya"
"oh ya Rai nanti malam onni pergi undangan makan malam bareng ayah ibu Seokjin, kalau kamu mau tidur, dikunci saja, aku bawa kunci cadangannya nanti" kata Ayara
"oh baik onni" jawab Raiya
tak lama Sikyoung datang untuk mengurus beberapa pekerajaan nya dengan Raiya, Sikyoung menyapa juga Ayara dan Seokjin yang ada disana, baru Raiya keluar untuk beberapa urusan nya
saat beberapa menit berlalu, Ayara yang duduk dimeja kerjanya, Seokjin memerhatikan wajah Ayara sambil menatap nya tajam
"ada apa?" tanya Ayara
"tidak, aku hanya ingin melihatmu" kata Seokjin
"emm"
dalam hati Seokjin berkata, ia benar benar tidak bisa membenci Ayara, meskipun ia tau Ayara dibalik nama Kill Dark, meskipun ia tau Ayara musuh besar semua member nya di bangtan
rasa sayangnya mengalahkan rasa bencinya hingga membuat nya benar benar tidak tau bagaimana cara nya untuk ia bisa menjadi membenci Ayara yang ada setiap itu dilakukannya malah menjadi rasa suka
Ayara duduk di sofa yang ada diruangannya, Seokjin masih memerhatikan wajah Ayara sejak tadi, ia mengikuti Ayara duduk disamping Ayara
"apa sih?" tanya Ayara menatap balik Seokjin
Seokjin mendekati wajah Ayara dan mencium bibirnya beberapa menit, karna kepala Ayara tertahan senderan sofa, jadi ia tidak bisa melepaskan ciuman itu sampai Seokjin melepaskannya
tapi Seokjin masih menatap wajah Ayara dengan sangat dekat lalu berkata..
"berapa kamu kamu ciuman?" tanya Seokjin
"denganmu? sering, kamu sering memaksaku" kata Ayara
"dengan EXO yang kutanya"
seketika itu Ayara terdiam, karna ia canggung menjawab nya, tidak mungkin ia menjawab jika total 4 member yang berciuman dengannya disana yaitu Xiumin, Lay, Baekhyun dan Sehun
karna tidak menjawab apapun, Seokjin mencium lagi Ayara dan menggigit bibir Ayara dengan giginya, Ayara kesakitan dan memaksa melepaskannya
"jawab, aku akan berhenti mengigitmu" kata Seokjin
saat bersamaan, Yangju yang tidak tau didalam ada Ayara dengan Seokjin, ia melihat posisi Seokjin tepat dihadapan Ayara dan Yangju pun paham situasi itu, ia perlahan keluar dan menutup kembali pintunya
__ADS_1
tapi Ayara disana tidak mungkin menjawab jika ia sudah berciuman dengan siapa saja
"itu kan privasi ku oppa, kenapa kamu memaksaku menjawab, kalau aku tidak mau menjawab juga hak aku" ucap Ayara