I Hate My Heart For My Hatter

I Hate My Heart For My Hatter
59


__ADS_3

akhir bulan di tahun ini sudah didepan mata, Seokjin dan keluarganya sudah siap dan tinggal berangkat kerumah Ayara


Ayara sendiri yang sejak pagi buta sudah siap siap bersama Raiya, Raiya pamitan pergi duluan


"onni beneran aku tinggal ya" kata Raiya


"iya, sana dah, kalian duluan, aku juga nungguin Jin oppa" kata Ayara


"oya udah, nuna hati hati ya" kata Yangju


"iya, eh kabari kalau sudah sampai" kata Ayara


"siap" jawab Raiya


tinggallah Ayara, dan tak lama seokjin satu keluarga datang dan menyapa Ayara


"Aya, sudah siap?" sapa ibunya


"siap bi, langsung berangkat apa mau masuk dulu?" sapa Ayara


"jalan saja yuk"


"iya sudah"


selama perjalanan, Seokjun didepan bersama Ayahnya menyetir bergantian sementara pacar Seokjun duduk bersama ibu Seokjun di kursi tengahmya baru di kursi belakangnya ada Ayara dengan Seokjin


selama perjalanan, Ayara malah sibuk bermain hapenya, lalu Seokjin melihat ketika kesempatan Ayara tidak begitu sibuk dengan hapenya, ia menggenggam tangan Ayara


Ayara seketika menoleh kearah Seokjin yang menatap kearahnya sambil tersenyum lebar dan Ayara tidak melepaskannya


selama perjalanan, mereka mengobrol juga mengisi waktu dan menghilangkan kantuk perjalanan


"oh ya Aya, kamu bilang adikmu ikut?" tanya ayah Seokjin


"iya paman, sudah berangkat pagi sekali tadi"


"ahh pagi sekali? terburu atau karna kita kesiangan ya?" tanya ayahnya lagi


"memang sengaja saja kok paman, bukan masalah itu"


"sama siapa berangkatnya? kalau sendirian kasihan" kata ibunya


"sama pacarnya kok bi, gak sendirian"


"oh ada pacar dia? bagus dong" jawab ibunya


"hehe iya, ada dia"


setelah diam dan semua hening, akhirnya ibu Seokjin dan pacar dari hyung nya Seokjin juga tidur, Seokjun mengobrol dengan appa nya yang menyetir


sementara Seokjin menahan kepala Ayara yang juga tertidur di pundaknya sambil menggenggam tangan Ayara dan menciuminya


ayah Seokjin disana melihat dan menunjukkan kepada Seokjun disampingnya dan keduanya hanya tersenyum


setelah sampai..

__ADS_1


"nah, ini, ayo turun" sapa Ayara


"ini rumahnya?" tanya ibu Seokjin


"iya bibi, haha maafkan rumah nya kecil"


"ahh bukan masalah itu, ayo"


mereka masuk dan disambut keluarga Ayara disana, mereka mengobrol sampai sorenya untuk saling perkenalan


"jadi ada siapa saja dikeluarganya Aya?" tanya ibu Seokjin


"ahh ini bibi, ada amma saya, amma Heejin, appa Yonjin, ini adik saya" jelas Ayara


"ahh jadi ini adik kamu?"


"salam kenal bibi, saya Rai" sapa Rai


"iya saya sudah tau kamu dari Aya"


"ahah iya bibi"


"lalu pacarnya ini?" tanya ibu Seokjin menunjuk Yangju karna Yangju satu satunya pria disana


"iya, ini pacar adik saya" kata Ayara


tak lupa Seokjin juga mengenalkan keluarganya kepada ayah ibu Ayara, dengan lengkap juga


"terus Jin ini bawa siapa saja? saya mau tanya" kata Heejin


"ahh saya bawa amma, appa dan hyung saya, kebetulan hyung juga membawa pacarnya" kata Seokjin


"pak gak keberatan nih kami malah ikut bergabung liburannya?" tanya ayah Seokjin


"tidak lah pak, kami senang sekali malah bisa seramai ini" kata Yonjin


semua berkenalan dan cukup dekat, hingga makan malam disana dulu sebelum Raiya dan Ayara mengantarkan Seokjin dan keluarganya juga dengan Yangju juga untuk pergi ke resort nya nanti


"hem, jadi seperti pertemuan keluarga ya?" bisik Seokjin ditelinga Ayara


"apa sih oppa" ucap pelan Ayara


"lihat deh, ini pas momen nya buat melamar tapi aku harus sabar, kamu janji kan tidak akan pergi dari aku sampai aku melamar mu?" tanya Seokjin


"emm" jawab Ayara


malamnya Ayara dan Raiya mengantarkan mereka, Ayara ikut dengan mobil keluarga Seokjin tapi bergantian, jadi Seokjin didepan


bersama Ayara mengarahkan jalan lalu dikursi tengah ada ayah ibu Seokjin dan terakhir ada Seokjun dan pacarnya


sementara Raiya tentu bersama Yangju


setelah sampai, mereka reservasi, lalu mengambil kunci dan ternyata memesan 4 kamar


"onni, selamat malam" sapa Ayara

__ADS_1


"malam onni, selamat datang di resort kami, ada yang mau kami bantu?" tanya pelayan


"jadi mau pesan berapa kamar nya?" tanya Ayara


"aku dan pacarku sendirikan saja Aya" jawab Seokjun


"nuna, aku rasa aku mau sendirian saja, karna kan aku gak biasa juga dekat orang banyak" kata Yangju


"iya kalau Yangju harus sendirian onni, karna dia gak biasa sama orang lain sekamarnya" kata Raiya


"ahh, kalau sama Rai, biasa? memang Rai bukan orang lain?" jawab Seokjin menyindir


"ya kan biarin apa kata pacarku oppa, oppa ih" jawab Raiya meledek balik


"udah, udah, berarti Jun oppa sendiri, Yangju sendiri, dua kamar, sama paman bibi dan Jin oppa, berarti tiga?" tanya Ayara


"Aya, kami berdua sendiri saja, Jin sendiri, biar nanti kalau tidur sama kamu bisa aman" jawab ibu Seokjin


"wooh" ucap Ayara kaget


"iya biar saya sama bibi bisa pacaran juga lah, memang kalian?" jawab ayah Seokjin


"ahahah iya appa benar" jawab Seokjun


"jadi 4 kamar ya?" tanya Ayara


"iya"


Ayara menoleh kearah Seokjin yang mengedipkan matanya diam diam kearah Ayara, Ayara hanya diam tanpa membalasnya


setelah memesannya, mereka membawa kunci masing masing dan diantarkan oleh kereta khusus pengantar costumer kekamar nya karna kan itu resort yang per kamarnya terpisah pisah diluar, bukan macem apartemen tapi malah macam villa hanya saja itu resort, villa mini lah anggap saja


setelah sampai pertama dikamar Yangju, Raiya dan Yangju pun turun, lalu kedua kamar Seokjin, tadinya Ayara mau mengantarkan yang lainnya karna masih ada ayah ibu Seokjin


tapi mereka melarangnya, dan malah meminta Ayara turun saja mengantarkan Seokjin, baru yang lainnya jalan


Ayara pun mau tidak mau turun, masuk kekamar Seokjin..


Seokjin masuk dan mengunci pintu kamarnya..


"aku mau pulang kan, aku hanya mengantarkan saja" jawab Ayara


"emm, tau, tapi biar Raiya sampai datang menjemputmu. aku bilang tadi sama Raiya kalau pulang biar mampir kekamar ku dulu" kata Seokjin


"hemm"


Ayara membersihkan meja disana mengurus beberapa barang bawaan Seokjin, Seokjin duduk di kursi yang be-roda pun menjalankan kursinya dan memeluk Ayara dari belakang memaksanya duduk dipangkuannya


"oppa?" ucap Ayara


"aku saayaaaang banget sama kamu" kata Seokjin


"apasih tiba tiba gini deh"


"janji beneran, jangan pernah sama laki laki lain, aku janji secepatnya selesai dari bangtan, aku akan mengurus usaha ku dan menikahi kamu, karna kamu tidak suka pria berprofesi idol kan?" jawab Seokjin

__ADS_1


"emm, iya, iyaa, terserah kamu saja"


Seokjin memberikan kode ciuman kearah Ayara dengan memanyunkan bibirnya tapi Ayara malah menarik bibir Seokjin dengan jari nya


__ADS_2