
Monica melahirkan bayi perempuan yang cantik di beri nama Zoe Putriana. Tia ikut merasakan kebahagiaannya. ia mengelus perutnya yang belum terlalu kentara.
Tia berharap nanti ketika melahirkan smeua berjalan lancar dan di beri kemudahan.
Sore itu jadwal Tia untuk periksa kandungan. dojter sudah bisa melihat jenis kelamin dari bayi yang di kandung Tia. menurut prediksi dokter bayi itu berjenis kelamin laki-laki. Tia dan Yuda sangat senang. Yuda menyiapkan kamar untuk anak mereka lengkap dengan mainan. sementara Tia membeli beberapa perlengkapan bayi dan menyiapkan untuk lahiran nanti.
Tia tidak mengalami mual muntah yang eksteim hanya melaluinya di bulan pertama dan selanjutnya berjalan lancar. ia juga tidak merasakan ngidam.
Yuda memanjakannya dengan makanan kesukaan Tia. dan Yuda membatasi pergerakan Tia di rumah. ia tidak boleh kelelahan.
Hari, bulan terlewati dengan bahagia selama Tia menganding anaknya. kini usia kandungannya sudah mencapai 9 bula lebih lima hari. Tia sudah merasakan mulas dan sakit pinggang yang amat sangat.
__ADS_1
Keringat dingin muncul di dahinya. Yuda yang panik segera membawanya ke dokter. ia melihat Tia kesakitan, Yuda membelai rambit Tia.
"Sabar sayang sebentar lagi kita sampai rumah sakit". Kata Yuda.
Yida membelokan mobilnya di parkiran eumah sakit. lalu ia mwmbawa Tia dengan kurai roda menuju ruang perawatan. setelah di check Tia sudah mengalami pembukaan enam. dan sebentar lagi akan melahirkan.
Tia di beri suntikan untuk merangsang kontraksi. setiap lima menit sekali sakit menjalari seluruh tubuhnya. Tia meneteskan air matanya sembari pelemasan. lima jam di lalui pembukaan baru bertambah satu menjadi tujuh. rasanya tenaga Tia susah habis menahan kesakitan yang dialaminya. Yuda selalu mendampingi dan menguatka Tia. ia ikut menangis melihat Tia berjuang. berjuang untuk hamil dan berjuang untuk melahirkan anak mereka.
Dua jam kemuadian pembukaan bertambah jadi sembilan. dokter dan perawat sudah bersiap di ruang rawat Tia. Tia di pindahkan ke ruangan khusus untuk melahirkan. setelah pembukaan sudah cukup Tia mulai mengejan sekuat tenaga. Yida mengelus keningnya sambil mennagis haru. ia menggenggam tangan Tia.
Tia mengejan ketika ia rasakan bayinya bergerak di dalam. sakit yang ia rasakan tak ia pedulikan lagi. rasa rindu bertemu dengan anaknya jauh lebih besar lagi. Tia mengejan dengan sisa tenanganya sembari di arahkan oleh perawat yang mendampingi. dan tak berapa lama terdengar suara tangisan bayi laki-laki yang sehat dan kuat.
__ADS_1
Dokter Faiz memperlihatkan bayi itu pada Tia dan Yuda. keduanya terharu dan terlihat bahagia. Tia membaringkan bayinya di dadanya.
Kini ia telah menjadi seorang ibu. usaha dan do'a nya telah dikabulkan oleh Allah. Tia mencium anaknya dan mengelusnya penuh kasih sayang. Yuda menggendong bayinya dan mengumandangkan adzan di telinga sang anak.
Semua terharu dan bahagia termasuk ibu dan Monica. ibu menggendong cucunya ia nampak senang.
"Siapa namanya?". Tanya ibu sambil memandang wajah cucu baru nya.
"Namanya Rizky Armando Putrawan". Putrawan di ambilkan dari nama keluarga Yuda.
Nama itu yang sudah disiapkan Tia dan Yuda jauh-jauh hari begitu tahu jenis kelamin anak nya.
__ADS_1
Tia mendekap Rizky ke dalam gendongannya di dampingi Yuda. keduanya tampak bahagia, penantian mereka berbuah manis.