Ibu Rumah Tangga

Ibu Rumah Tangga
Rasa Kecewa Seorang Ibu


__ADS_3

"Bunda kemana saja sih?!, kita nyari sampai bingung". Kata Pramadya yang lansung marah begitu bunda sampai di rumah.


"Bunda cuma rindu dengan rumah lama bunda di Jogja buda pergi kesana karena kalian juga sedang tidak di rumah".


"Bund kalau mau pergi bilang dulu, bunda pergi dua hari nggak ada kabar kita semua panik".


Pramadya jengkel dan pergi dengan mobilnya. air mata bunda menetes deras. rasa kecewa menyusup dalam hatinya. anak-anak yang selalu ia banggakan tega melukai hatinya. bunda merasa sukses mendidik anaknya karena sudah menjadi sarjana dan sudah mapan kehidupan mereka. tapi sekarang bunda merasa gagal mendidik mereka.


Pekerjaan terberat ibu rumah tangga adalah mendidik anak-anaknya. seorang ibu akan menjadi panutan untuk anak-anaknya nanti dalam berumah tangga.


Bunda merasa sedih dan kecewa. bunda terdiam di kamarnya. dan memutuskan pergi dari rumah Pramadya.


Bunda menaiki taxi dan menuju stasiun. bunda ingin kembali ke Jogja, ke rumahnya yang dahulu.


Sore itu Mahendra datang dengan istrinya ke rumah Pramadya. disana ia tidak menjumpai bunda.


"Lalu dimana bunda?, kenapa sampai kalian tidak tahu?!". Mahendra naik pitam ia marah pada saudaranya.

__ADS_1


"Hen kalau aku tahu bunda dimana pasti aku menyusul. bunda kemarin pulang ke Jogja sendirian tanpa sepengetahuan kami".


"Kalian keterlaluan!".


"Kalau begitu kamu cari bunda dan ajak bunda tinggal bersama mu!". Kata istri Pramadya.


"Baik aku akan bawa bunda tinggal dengan kami, kalian jangan menyesal suatu hari nanti!".


Mahendra pergi meninggalkan rumah Pramadya dengan marah. ia bergegas menuju Jogja dengan pesawat. sesampainya di Jogja Mahendra segera menuju rumah bunda yang dulu. ia menemui penjaga rumah.


"Pak apa kemarin bunda pulang kemari?". Tanya Mahendra pada penjaga itu.


"Apa bunda masuk ke dalam rumah?".


"Benar pak, beliau minta izin untuk melihat-lihat rumah ini jadi saya biarkan masuk".


Mahendra telah diam-diam membeli rumah bunda beserta kostnya. ia tidak tega jika rumah bunda jatuh ke tangan orang lain. bahkan Mahemdra menggeratiskan uang kos selama satu tahun untuk para mahasiswa itu agar mereka tetap tinggal di kost bunda. dan ketika bunda kembali ke rumahnya semua masih sama.

__ADS_1


Mahendra dan istrinya keliling Jogja mencari bunda. dari rumah saudara sampai ia memasang pengumuman di group alumni kost bunda. semua bersedia membantu mencari bunda sampai ketemu.


Malam itu ada yang menghubungi Mahendra dan bilang sudah menemukan bunda. Mahendra bergegas menyusul bunda bersama istrinya.


Mahendra menjemput bunda di rumah salah satu alumni kos bunda dulu.


"Ayo bunda kita pulang". Bujuk Mahendra. bunda hanya diam dan menangis.


"Bunda cuma ingin pulang ke rumah bunda Hen, seperti dulu".


"Iya bunda, bunda percayakan sama saya?".


Akhirnya bunda luluh dan ikut pulang bersama Mahendra. bunda di bawa kembali ke rumah lamanya. suasana masih sama tidak ada yang berubah. anak-anak kost bunda juga masih ada dan tetap ramai seperti biasa.


Bunda bingung kenapa Mahendra membawanya kembali ke rumah itu.


"Iya bund saya yang membeli rumah ini dulu dari mas Raya. saya meminta sekretaris saya yang melakukannya jadi tidak ada yang tahu jika saya yang membeli rumah ini".

__ADS_1


Bunda terharu, ia senang bisa kembali ke rumahnya. ke tempatnya tanpa harus merasa canggung atau tidak enak.


Bunda bisa kembali memasak untuk anak-anak kostnya. bisa melihat rumahnya ramai lagi dengan kunjungan para alumni kost.


__ADS_2