
Bunda wanita berusia 58 tahun, ia seorang janda dengan 4 orang anak lelaki dan seorang anak adopsi yang juga laki-laki.
Bunda pemilik kos-kosan legendaris bagi para mahasiswa di Universitas di Jogja. semua penghuni kost selalu tergila-gila dengan masakan bunda. setiap tahun para alumni itu datang berkunjung untuk menengok bunda tapi tujuannya adalah memuaskan perut mereka dengan masakan lezat bunda.
Ke empat anak bunda kuliah di luar negeri. darimana bunda dapat biayanya, banyak yang bertanya. karena selain usaha kost bunda tak memiliki sanpingan lain selain membuat pesanan makanan.
Suami bunda Nugroho Armand dulu adalah pengusaha sukses. beliau meninggal di usia 50 tahun karena sakit. bunda dan anak-anak di tinggali harta yang tentu jumlahnya tidak sedikit.
Raya Armand adalah anak pertama bunda. ia sudah lulus kuliah S2 nya dan sekarang sudah menikah, memiliki seorang anak dan menetap di Jakarta.
__ADS_1
Pramadya Armand anak kedua bunda, ia juga sudah lulus kuliah kedokteran dan menjadi dokter spesialis dalam, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta. ia menikah dengan anak politikus dan sudah memiliki dua orang anak.
Alex Armand anak ketiga bunda tinggal di luar negeri dengan istri dan anaknya. saat ini Alex masih meneruskan pendidikan doktoralnya.
Nicolas Armand anak ke empat bunda masih kuliah menyelesaikan pendidikan sarjananya di luar negeri bersama kakak nomor tiganya Alex.
Mahendra ia anak angkat bunda dan suaminya. Mahendra tidak menyandang nama Armand. tapi bunda dan suaminya membesarkan Mahendra dengan penuh kasih sayang dan tidak membedakan ia dengan ke empat anaknya. Mahendra seusia dengan Pramadya anak kedua bunda. ia sekarang sudah bekerja dan menikah. Mahendra tinggal di Jakarta bersama istrinya. ia bekerja sebagai CEO di sebuah perusahan besar.
Bunda adalah ibu rumah tangga yang telaten merawat anak-anaknya. ia tidak pernah mengeluh membesarkan ke lima anaknya yang selisih usia mereka tidak begitu jauh.
__ADS_1
Pagi itu kost sudah sepi, para mahasiswa itu sudah berangkat ke kampus. bunda membersihkan ruang tamu rumahnya sambil mengelap satu persatu foto wisuda anaknya. ada kebanggaan menyusup di relung hati bunda ketika menyaksikan anak-anaknya sukses.
Ia menyeka air matanya karena rindu dengan anak-anaknya yang sudah lama tidak pulang dan jarang berkabar pada bunda.
Mahendra yang sering menelpon dan menanyakan kabar bunda. bunda mengelap foto Mahendra sambil tersenyum. ia mengingat waktu pertama kali suaminya membawa anak itu pulang. usianya lima tahun ia sudah di tinggal kedua orangtuanya sehingga suami bunda bersimpati dan membawanya pulang. mulai saat itu Mahendra menjadi anak bunda.
Bunda memandang foto Raya Armand. ia anak sulung yang yang paling jarang pulang dan jarang berkabar. mungkin karena kesibukannya. lalu bunda menatap foto Pramadya, Alex dan Nicolas lalu mendekap foto-foto itu.
Bunda duduk di ruang tamu yang sepi menikmati secangkir teh hangat dan biskuit buatannya sendiri. bunda membuka kotak besar berisi alat merajut. ada berbagai warna benang dan ada jarum untuk merajut.
__ADS_1
bunda membuat lima buah syal untuk anak-anaknya dan akan memberikannya nanti ketika mereka datang berkunjung. lima syal itu bunda buat dengan warna berbeda dan ada ukiran nama masing-masing anak disana.